Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Fasilitasi Edukasi Literasi Keuangan untuk Anak, HSBC dan PJI Sosialisasikan Edutech “Anak Cerdas”

Bali Tribune/ Suasana literasi keuangan untuk anak yang diadakan HSBC bekerjasama dengan PJI.
balitribune.co.id | Denpasar - Pengunjung Car Free Day Kawasan Renon berkesempatan mengenal dan mencoba secara langsung edutech literasi keuangan Anak Cerdas dalam kegiatan Fun-ancial Day, yang digelar Bank HSBC Indonesia bersama Prestasi Junior Indonesia di Lapangan Monumen Perjuangan Rakyat Bali, Minggu (24/11).
 
Kehadiran program pembelajaran berbasis teknologi ini diharapkan dapat memfasilitasi orang tua dalam mengenalkan konsep dasar keuangan kepada anak dan membangun budaya pengelolaan uang yang bijak sejak dini di rumah.
 
Inovasi pendidikan yang dirancang untuk anak-anak usia sekolah dasar ini dapat diakses secara daring di www.anakcerdas.prestasijunior.org melalui komputer dan laptop. Dalam tiga segmen edutech Anak Cerdas, anak-anak belajar membuat pilihan pribadi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan; menyadari pentingnya menabung serta berbagi kepada komunitas sekitar; memahami bahwa seseorang harus bekerja atau berbisnis untuk memperoleh uang sehingga pengelolaan yang bijak perlu dilakukan; serta memahami peran pajak dan institusi keuangan untuk menggerakkan ekonomi dalam kota.
 
Co-Founder and Academic Advisor Prestasi Junior Indonesia, Robert Gardiner mengatakan, pemberian uang saku oleh orang tua kerap kali tidak disertai dengan tuntunan dan dorongan kepada anak untuk mengelola uang yang dimiliki. Selain faktor kebiasaan, terbatasnya media edukasi anak mengenai keterampilan ini juga menjadi penyebabnya.
 
“Edutech Anak Cerdas yang dapat dinikmati dengan mudah kini dapat menjadi opsi bagi orang tua untuk mulai menanamkan nilai-nilai finansial kepada anak. Pendekatan teknologi digital yang interaktif, aman, dan menyenangkan membuat pembelajaran pengelolaan uang yang komprehensif menjadi efektif dan mudah dipahami oleh anak-anak,”ucapnya.
 
Sebelum dikembangkan dalam versi daring tahun lalu, Bank HSBC Indonesia dan PJI telah menginisiasi program Anak Cerdas digital versi luring di 67 sekolah dasar di 15 kota di Indonesia dengan proses pembelajaran menggunakan tablet. Sejak tahun 2015 hingga 2018, program Anak Cerdas dengan konten dan desain yang mampu menggugah semangat berdiskusi di kelas ini berhasil meningkatkan pemahaman keuangan 15.000 anak dari kisaran 40 persen hingga 50 persen menjadi sekitar 80 persen.
 
Otoritas Jasa Keuangan juga baru merilis Survei Nasional Literasi Keuangan awal bulan ini yang menunjukkan peningkatan indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia dari angka 29,7 persen pada tahun 2016 menjadi 38,03 persen tahun 2019.
 
Head of Corporate Sustainability Bank HSBC Indonesia, Nuni Sutyoko menuturkan, dengan akses tanpa batas, pihaknya ingin manfaat edutech Anak Cerdas dapat menjangkau lebih banyak anak-anak Indonesia. Hal ini merupakan wujud komitmen dan kontribusi aktif Bank HSBC Indonesia untuk turut meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia secara berkelanjutan.
 
“Kami meyakini literasi keuangan adalah salah satu keterampilan masa depan yang perlu dipupuk sejak dini agar anak-anak dapat menjadi generasi cerdas finansial yang mampu membuat keputusan keuangan dengan tepat saat dewasa nanti,” tuturnya.
 
Hanya dengan proses registrasi menggunakan alamat email, orang tua dapat memanfaatkan 15 sesi pembelajaran pengelolaan uang yang terbagi dalam tiga segmen, yaitu JA Ourselves, JA Our Community, dan JA Our City.
wartawan
Djoko Purnomo
Category

Inflasi Bali Perlu Diwaspadai, Rantai Pasokan dan Logistik Harus Diperkuat

balitribune.co.id | Denpasar - Tekanan inflasi di Bali memasuki fase yang perlu mendapat perhatian serius menjelang akhir tahun. Pemerintah daerah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Bali diminta memperkuat pengawasan terhadap pasokan pangan, kelancaran distribusi, hingga perkembangan biaya transportasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.