Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gede Suralaga Dilantik Jadi Sekwan

Bali Tribune/MENYALAMI - Gubernur Bali Wayan Koster menyalami Gede Suralaga, usai pelantikan.

balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster akhirnya melantik 11 pejabat Eselon II hasil proses lelang (seleksi terbuka) oleh Tim Seleksi (Timsel) yang dipimpin langsung Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, Rabu (10/4) pagi ini. Dari 11 pejabat yang dilantik tersebut, satu di antaranya adalah Gede Suralaga, SIP, MSi, yang dilantik menjadi Sekretaris DPRD (Sekwan) Provinsi Bali.

Kepada wartawan usai pelantikan, Suralaga mengatakan, dirinya akan melanjutkan program pendahulunya di Sekretariat DPRD Provinsi Bali. Ia mengaku tidak akan kesulitan untuk melaksanakan tugas - tugas barunya, karena selama satu tahun terakhir bertugas di Sekretariat DPRD Provinsi Bali sebagai Kabag Umum.

"Astungkara, kebetulan hampir satu tahun ini sudah ditempatkan di Sekretariat DPRD, sebagai Kabag Umum, semoga bisa mengemban amanat ini dengan baik. Prinsipnya, tugas utama kita kan memfasilitasi dewan," tutur Suralaga.

Seperti diketahui, Suralaga duduk sebagai Kabag Umum Setwan Bali tahun 2018-2019. Pria kelahiran 25 Mei 1970 itu pernah menjabat sebagai Kasubag Aspirasi Masyarakat Sekretariat DPRD Provinsi Bali tahun 2009 - 2012.

Selanjutnya lulusan APDN Mataram 1991 ini dipercaya sebagai Kepala Kantor Perwakilan Bali tahun 2012 - 2017. Lulusan Fisipol UGM tahun 1998 dan MEP UGM tahun 2001 itu kemudian ditempatkan sebagai Kabid Pajak pada Bapenda Provinsi Bali tahun 2017-2018

Selain Suralaga, pejabat Eselon II lainnya yang turut dilantik adalah I Wayan Adnyana (Kadis Kebudayaan Provinsi Bali), Dewa Nyoman Rai Dharmadi (Kasat Pol PP Provinsi Bali), danAA Ngurah Sutha Diana (Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali). 

Selain itu, Ida Bagus Gede Sudarsana (Karo Hukum dan HAM Setda Provinsi Bali), I Ketut Sukra Negara (Karo Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Bali), Made Sudarsana (Kadis Perikanan & Kelautan Provinsi Bali) I Wayan Jarta (Kadis Ketahanan Pangan Provinsi Bali), Putu Anom Agustina (Kadis PMD Provinsi Bali), I Gede Samsi Gunartha (Kadis Perhubungan Provinsi Bali), dan Gede Pramana (Kadis Perumahan Rakyat & Kawasan Pemukiman) Provinsi Bali. son

wartawan
Edison
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Tanamkan Kesadaran Safety Riding pada 150 Siswa SMKN 2 Kuta Selatan

balitribune.co.id | Kuta – Astra Motor Bali terus berkomitmen mengedukasi generasi muda tentang pentingnya keselamatan berkendara melalui program Safety Riding Education. Kali ini, edukasi diberikan kepada 150 siswa SMKN 2 Kuta Selatan pada Selasa (16/9), dengan fokus pada kebiasaan menggunakan helm saat mengendarai sepeda motor, baik untuk jarak jauh maupun dekat.

Baca Selengkapnya icon click

Kemiskinan di Badung Turun, Triwulan I 2025 Catat Tren Positif

balitribune.co.id | Mangupura - Kabupaten Badung mencatat tren positif dalam penurunan angka kemiskinan. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), pada Triwulan I tahun 2025 angka kemiskinan di Badung turun menjadi 1,9 persen, atau berkurang 0,4 persen dari posisi 2024 sebesar 2,3 persen. Capaian ini menempatkan Badung sebagai daerah dengan tingkat kemiskinan terendah di tingkat provinsi maupun nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lindungi Biota Laut, PLTGU Pemaron Lakukan Peremajaan Jaringan Pipa Bawah Laut

balitribune.co.id | Singaraja – PT PLN Indonesia Power (PLN IP) saat ini tengah mengerjakan proyek perbaikan jaringan di terminal khusus (tersus) lepas pantai kawasan perairan Lovina. Sejumlah proyek itu diantaranya pekerjaan perbaikan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP), Mooring Buoy dan pemasangan pipa Bahan Bakar Minyak (BBM) bawah laut. 

Baca Selengkapnya icon click

Banyak Kera Nakal, Pengelola Obyek Wisata Uluwatu dan Sangeh Minta Pemerintah Cek Rabies Secara Berkala

balitribune.co.id | Mangupura - Pengelola obyek wisata Uluwatu di Pecatu, Kuta Selatan dan obyek wisata Sangeh di Abiansemal, Badung, mendorong pemerintah daerah setempat melakukan pengecekan rabies secara berkala.

Pasalnya, kedua obyek wisata ini "menjual" hewan kera sebagai daya tarik utama. Sementara itu kera masuk hewan penular rabies (HPR) seperti anjing dan kucing. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.