Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gerindra Badung Soroti Krisis Air, Kemacetan hingga Banjir, APBD 2027 Diminta Tepat Sasaran

DPRD
Bali Tribune / Ketua Fraksi Gerindra I Wayan Puspa Negara menyerahkan PU Fraksi Gerindra pada rapat paripurna

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Badung menyoroti sejumlah persoalan strategis daerah, mulai dari krisis air bersih di Badung Selatan, kemacetan, banjir, hingga keamanan kawasan pariwisata. Berbagai catatan tersebut disampaikan dalam Pandangan Umum (PU) Fraksi terhadap empat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) pada Rapat Paripurna DPRD Badung, Kamis (5/11/2026). Pandangan fraksi dibacakan Ketua Fraksi Gerindra, I Wayan Puspa Negara.

Puspa Negara mengatakan, Fraksi Gerindra menyetujui Ranperda APBD Badung 2027 dengan sejumlah catatan. Dalam rancangan tersebut, pendapatan daerah ditargetkan Rp11,643 triliun dan belanja daerah Rp13,379 triliun. "APBD harus dikelola secara hati-hati, transparan, dan tepat sasaran. Besarnya anggaran harus berbanding lurus dengan penyelesaian persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat," tegasnya.

Salah satu perhatian utama adalah krisis air bersih di Kuta Selatan, khususnya Pecatu, Kutuh, Ungasan, Jimbaran, dan Sawangan. Penyertaan modal Rp150 miliar kepada Perumda Air Minum Tirta Mangutama diminta menjadi solusi konkret. Gerindra juga mendorong peningkatan kapasitas debit air dari sekitar 800 liter per detik menjadi 2.000 liter per detik, perluasan jaringan distribusi, serta pemanfaatan teknologi desalinasi SWRO. "Jangan sampai penyertaan modal hanya menjadi penambahan modal perusahaan tanpa manfaat nyata yang dirasakan masyarakat," ujarnya.

Di sektor infrastruktur, Gerindra mendukung anggaran pembangunan breakwater sebesar Rp1,002 triliun lebih untuk penanganan abrasi Pantai Kuta. Fraksi ini juga menyoroti rencana pembiayaan utang daerah Rp1,673 triliun yang ditunda ke 2028 untuk pengadaan lahan di Kuta Utara dan Mengwi serta pembangunan tunnel. "Jangan sampai pemerintah menanggung beban bunga pinjaman, sementara pekerjaan fisik belum berjalan. Kesiapan teknis dan perencanaan harus dipastikan terlebih dahulu," kata Puspa Negara.

Persoalan lalu lintas turut menjadi sorotan, terutama tanjakan ekstrem Jalan Goa Gong, Jimbaran, yang membutuhkan penyesuaian elevasi, perbaikan geometris, pemasangan portal pembatas kendaraan dan guardrail, serta jalan alternatif. Gerindra juga meminta akses Jalan Pratama, Tanjung Benoa, segera diperbaiki. "Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas. Penanganan kemacetan tidak cukup hanya dengan pelebaran jalan, tetapi membutuhkan rekayasa lalu lintas dan akses alternatif," tegasnya.

Terkait banjir, Gerindra meminta percepatan proyek drainase senilai Rp48,2 miliar lebih di kawasan Samigita, khususnya Jalan Dewi Sri, Kuta. Pemerintah juga didorong menambah ekskavator amfibi untuk pengerukan sedimentasi Tukad Mati sepanjang sekitar lima kilometer dari Seminyak, Legian hingga muara Pantai Pata Sari Kuta. "Penanganan banjir harus menyeluruh dari hulu hingga hilir. Normalisasi sungai dan pembenahan drainase harus berjalan beriringan," ungkapnya.

Dalam bidang keamanan pariwisata, Gerindra meminta peningkatan patroli gabungan bersama kepolisian dan Imigrasi untuk mengantisipasi pencopetan, penjambretan, penipuan, parkir semrawut, dan gangguan ketertiban lainnya. Fraksi ini juga mendorong pengoperasian Satpol PP Pariwisata selama 24 jam serta penambahan penerangan jalan di sejumlah titik rawan. Selain itu, Gerindra mengusulkan UMK Badung 2027 naik menjadi Rp5,3 juta hingga Rp5,4 juta dengan mempertimbangkan kebutuhan hidup layak pekerja dan keberlangsungan adat budaya Bali.

Sementara itu, Gerindra menyetujui penyertaan modal Rp10 miliar kepada PT Jamkrida Bali Mandara pada 2027 untuk memperkuat akses penjaminan kredit UMKM. Fraksi ini juga menyetujui pencabutan Perda Nomor 10 Tahun 2010 tentang Administrasi Kependudukan agar disesuaikan dengan regulasi nasional. Pemerintah turut diminta mengevaluasi kawasan rawan bencana, terutama menyusul kejadian longsor di Desa Plaga.

Secara keseluruhan, Fraksi Gerindra menerima empat Ranperda untuk dibahas lebih lanjut dengan sejumlah catatan strategis. Puspa Negara berharap seluruh masukan tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah dalam penyempurnaan kebijakan dan pengalokasian APBD 2027 agar pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjawab kebutuhan pelayanan dasar, keselamatan, serta kesejahteraan masyarakat.

wartawan
ANA
Category

Samsat “Drive Thru” Ubung Siap Diluncurkan

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar segera menghadirkan layanan Samsat “Drive Thru” di kawasan Terminal Ubung yang ditargetkan meluncur pada akhir Desember 2026. Inovasi ini disiapkan untuk mempermudah masyarakat membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dengan cepat tanpa perlu mengantre di dalam kantor pelayanan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jaya Negara Pastikan Proyek RKB Tepat Waktu

balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, memimpin langsung Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pembangunan Fisik Tahun Anggaran 2026 di SMP Negeri 5 Denpasar, Kamis (5/11/2026). Monev kali ini difokuskan untuk meninjau langsung progres pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) serta sarana prasarana utilitas sekolah.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Gerindra Badung Soroti Krisis Air, Kemacetan hingga Banjir, APBD 2027 Diminta Tepat Sasaran

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Badung menyoroti sejumlah persoalan strategis daerah, mulai dari krisis air bersih di Badung Selatan, kemacetan, banjir, hingga keamanan kawasan pariwisata. Berbagai catatan tersebut disampaikan dalam Pandangan Umum (PU) Fraksi terhadap empat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) pada Rapat Paripurna DPRD Badung, Kamis (5/11/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Fraksi Golkar Badung Soroti Defisit RAPBD 2027, Minta Pinjaman Rp1,67 Triliun Tidak Ditampung

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Badung menyoroti struktur anggaran dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2027, khususnya terkait rencana pembiayaan utang daerah sebesar Rp1,67 triliun. Fraksi Golkar meminta agar rencana pinjaman baru tersebut tidak ditampung dalam kesepakatan RAPBD 2027.

Baca Selengkapnya icon click

Bangkitkan Geliat Seni Daerah, Badung Gelar Festival Seni dan Budaya Selama 13 Hari

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menggelar Festival Seni dan Budaya XV selama 13 hari mulai, 4-16 November 2026 di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, kegiatan ini menjadi momentum untuk membangkitkan kembali geliat seni daerah sekaligus memperkuat upaya pelestarian budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.