Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gigitan HPR di Karangasem Capai 5.756 Kasus, Satu Orang Meninggal Dunia Terpapar Rabies

Vaksinasi
Bali Tribune / VAKSINASI - Petugas saat melakukan vaksinasi rabies di Karangasem.

balitribune.co.id | Amlapura - Kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di Kabupaten Karangasem di Tahun 2026 ini masih cukup tinggi, berdasarkan data yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Karangasem, rata-rata terjadi sebanyak 500 kasus gigitan HPR perbulan. 

Kepala Dinas Kesehatan Karangasem, dr. I Gusti Bagus Putra Pertama, Senin (14/9/2026), menyebutkan pada Januari 2026 terjadi sebanyak 958 kasus gigitan HPR. “Pada bulan Januari 2026 saat itu terjadi satu kasus orang meninggal dunia akibat terjangkit Rabies setelah korban sempat tergigit anjing yang positif Rabies,” ungkap I Gusti Bagus Putra Pertama.

Pada Februari 2026 terjadi sebanyak 782 kasus gigitan HPR, sementara pada Bulan Maret kasus gigutan HPR mengalami peningkatan hingga mencapai 882 kasus gigitan. Pada Bulan April tercatat telah terjadi sebanyak 758 kasus gigitan HPR, Mei sebanyak 717 kasus. “Pada bulan Juni 2026 kemarin kasus gigitan HPR kembali mengalami lonjakan hingga mencapai 907 kasus dan bulan Juli tercatat ada sebanyak 754 kasus gigitan HPR. Sementara untuk kasus gigitan HPR Bulan Agustus dan September pihaknya masih menunggu rekapan data dari seluruh Posko Rabies Centre di Karangasem, " ujarnya.

Jika dibandingkan dengan Tahun 2025 lalu yang terjadi sebanyak 3 kasus warga korban gigitan HPR yang meninggal dunia akibat positif terpapar Rabies, kasus kematian akibat rabies pada tahun 2026 ini mengalami penurunan. Dan pihaknya berharap tidak ada lagi terjadi kasus warga meninggal dunia akibat Rabies. “Kami terus berkoordinasi dengan teman-teman di Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan, diketahui masih banyak anjing yang menggigit warga dinyatakan positif dari hasil Laboratorium Veteriner,” bebernya.

Menyikapi tingginya kasus gigitan HPR yang terjadi dalam rentang beberapa bulan terakhir ini, pihaknya pada saat Rapat Koordinasi Tingkat Provinsi di Denpasar beberapa waktu lalu Kabupaten Karangasem dan Buleleng mengusulkan kepada Dinas Kesehatan Provinsi Bali supaya mendapatkan prioritas untuk pengadaan Vaksin Anti Rabies (VAR) untuk manusia. Dan usulan tersebut disambut baik oleh Dinas Kesehatan Provinsi dimana Karangasem terus mendapatkan suplay VAR sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan. “Saat ini kami pastikan ketersediaan VAR di seluruh Posko Rabies Centre yang ada di Seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit di Karangasem tersedia VAR untuk manusia. Jadi jika ada warga yang terkena gigitan HPR bisa segera menuju ke Posko Rabies Centre untuk mendapatkan suntikan VAR,” tandasnya. 

wartawan
AGS
Category

Rilis Album Perjaka Kasmaran I Bandit Kembali Warnai Musik Bali

balitribune.co.id I Gianyar - Musisi Bali Staryon kembali hadir meramaikan industri musik daerah dengan menghidupkan kembali nama I Bandit melalui album perdana bertajuk Perjaka Kasmaran. Album tersebut menjadi penanda kembalinya musisi asal Banjar Kutuh, Desa Sayan, Kecamatan Ubud, setelah vakumnya grup Boy n Bandit yang sempat populer pada awal tahun 2000-an.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Tradisi Ngelawang dan Pasar Dadakan Meriahkan Alas Kedaton

balitribune.co.id I Tabanan - Pelaksanaan tradisi Ngelawang dan keberadaan pasar dadakan memeriahkan suasana libur Umanis Galungan di objek wisata Alas Kedaton, Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Kamis (18/6/2026). Kehadiran atraksi budaya serta puluhan pedagang tersebut sukses memicu lonjakan kunjungan wisatawan ke daya tarik wisata (DTW) tersebut dibandingkan hari biasanya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angkat Pesan Kesucian Atma, Calonarang “Geseng Waringin” Duta Badung Memukau PKB XLVIII 2026

balitribune.co.id I Mangupura - Rekasadana (Pergelaran) Calonarang bertajuk Geseng Waringin yang dibawakan Sanggar Seni Majalangu, Banjar Padang, Desa Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, memukau penonton di Kalangan Ayodya, Art Centre Denpasar, Selasa (16/6/2026).

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wanita asal Kendari Diduga Dianiaya dan Diperkosa

balitribune.co.id I Denpasar - Seorang wanita asal Kendari, Sulawesi Tenggara berinisial DAK (32) diduga menjadi korban penganiayaan brutal sekaligus kekerasan seksual di Denpasar, Bali. Peristiwa memilukan ini terjadi di sebuah penginapan di Jalan Tukad Badung XVIII B, Senin (15/6/2026) pukul 04.30 Wita. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.