Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Giriasa Bakal Lawan Kotak Kosong?

Bali Tribune/ Nyoman Giri Prasta dan Ketut Suiasa
Balitribune.co.id | Mangupura - Badung merupakan salah satu kabupaten di Bali yang akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 nanti. Sejauh ini pasangan petahana Bupati-Wakil Bupati Nyoman Giri Prasta dan Ketut Suiasa (Giriasa) belum punya pesaing, sehingga bisa saja melawan kotak kosong nantinya. 
 
Kekhawatiran ini muncul karena PDI Perjuangan yang dikabarkan kembali mengusung pasangan patahana ternyata sampai saat ini belum punya lawan. Sementara itu sejumlah parpol yang pada Pileg lalu mampu meloloskan kadernya ke parlemen Badung, seperti Partai Golkar, Partai Demokrat, Gerindra dan Nasdem juga belum mau berkomentar banyak soal Pilkada Badung. Alasannya, selain raihan kursi minim, partai-partai ini juga masih menunggu keputusan caleg lolos dari KPU Badung.
 
Untuk diketahui, pada Pileg April lalu, PDI Perjuangan menguasai raihan kursi dengan total 28 kursi. Kemudian, disusul oleh Golkar 7 kursi, Demokrat 2 kursi, Gerindra 2 kursi dan Nasdem 1 kursi. Dari hitung-hitungan jumlah kursi, bila ingin melawan Giriasa yang diusung moncong putih, maka partai-partai diluar PDI Perjuangan harus membangun koalisi. 
 
Nah, untuk membangun koalisi inilah yang kemungkinan sulit. Pasalnya, sejumlah partai saat ini dikabarkan lebih memilih ‘aman’ dengan merapat ke PDI Perjuangan untuk mendukung calon petahana. 
 
Jika benar sampai tahapan Pilkada 2020 tidak ada parpol yang berani melawan Giriasa, maka pasangan ‘nyegara-gunung” ini dipastikan akan bertarung dengan kotak kosong.  
 
Made Sunarta selaku Ketua DPC Partai Demokrat Badung yang dikonfirmasi mengenai sikap Demokrat dalam Pilkada Badung bahkan memilih enggan berkomentar. Politisi asal Abianbase, Mengwi ini, mengaku masih fokus menunggu pengumuman KPU Badung terkait hasil Pileg 2019.
 
“Kami belum membahas Pilkada serentak tahun 2020. Kami masih fokus dulu terhadap pengumuman dari KPU secara resmi terkait penetapan caleg yang lolos ke kursi DPRD Badung. Setelah itu baru menginjak ke hal-hal lainnya,” terangnya, Jumat (21/6). 
 
Apa akan berkoalisi dengan Partai Golkar mengusung calon sendiri? Ditanya begitu, Sunarta kembali enggan menjawab. Menurutnya, keputusan partai daerah harus sejalan dengan instruksi pusat. “Kita melihat dulu seperti apa keputusan pusat dan daerah,” kata Sunarta.
 
Sikap serupa juga disampaikan Plt Ketua DPD Golkar Badung, Wayan Suyasa. Saat ini pihaknya mengaku belum mau mengomentari Pilkada Badung. “Belum sejauh itu,” tegasnya.
 
Menurut Ketua Komisi I DPRD Badung ini, Partai Golkar Badung saat ini masih fokus untuk melakukan pembenahan ke dalaman.  “Kami akan melakukan konsolidasi dulu dengan internal partai kami,” katanya.
 
Sementara di pihak PDI Perjuangan justru optimis dalam Pilkada Badung 2020 akan kembali berkuasa. Sejumlah kader banteng bahkan sudah mulai turun untuk ‘memproklamirkan’ pasangan Giriasa kembali memimpin Badung untuk lima tahun ke depan. Dalam beberapa kesempatan deklarasi Giriasa 2 periode bahkan sudah menggema.
 
wartawan
I Made Darna
Category

Tandatangani Prasasti Karya di Bualu, Bupati Adi Arnawa: Budaya Adalah Garda Pariwisata Bali

balitribune.co.id I Mangupura - Kebudayaan dan spiritualitas Bali bukan sekadar warisan leluhur, melainkan modal sosial yang menopang keberlanjutan pariwisata. Atas dasar itu, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan bahwa pembangunan ekonomi di Kabupaten Badung tidak dapat dipisahkan dari upaya menjaga eksistensi adat, tradisi, dan tempat ibadah sebagai fondasi identitas daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Imbas Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pergerakan Wisatawan Domestik Terganggu

balitribune.co.id I Badung - Sehubungan dengan peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, berdampak pada pergerakan wisatawan domestik dari sejumlah daerah di Indonesia ke Bali. Pasalnya, sejak Minggu (6/9/2026), operasional penerbangan sejumlah bandara di Tanah Air ditutup sementara imbas sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Inflasi Bali Perlu Diwaspadai, Rantai Pasokan dan Logistik Harus Diperkuat

balitribune.co.id | Denpasar - Tekanan inflasi di Bali memasuki fase yang perlu mendapat perhatian serius menjelang akhir tahun. Pemerintah daerah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Bali diminta memperkuat pengawasan terhadap pasokan pangan, kelancaran distribusi, hingga perkembangan biaya transportasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.