Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Golkar Belum Tentukan Kandidat Wakil Ketua DPRD Bali

Bali Tribune/ Gde Sumarjaya Linggih
balitribune.co.id | Denpasar - Anggota DPRD Provinsi Bali hasil Pemilu Legislatif (Pileg) 2019, dijadwalkan akan dilantik tanggal 2 September mendatang. Jelang pelantikan tersebut, publik menunggu keputusan partai politik tentang nama-nama yang dipercaya duduk sebagai Pimpinan DPRD Provinsi Bali periode 2019-2024.
 
Untuk DPRD Provinsi Bali, komposisi Pimpinan Dewan berdasarkan hasil perolehan kursi masing-masing menjadi milik PDIP (Ketua), Partai Golkar (Wakil Ketua I), Partai Gerindra (Wakil Ketua II) dan Partai Demokrat (Wakil Ketua III). Khusus untuk posisi Ketua DPRD Provinsi Bali, konon PDIP berdasarkan keputusan rapat beberapa waktu lalu masih mempertahankan nama Nyoman Adi Wiryatama.
 
Untuk kursi wakil ketua, ketiga partai politik belum mengambil keputusan. Partai Golkar misalnya, belum menggelar rapat untuk menentukan tiga nama nominasi sebagai wakil ketua DPRD Provinsi Bali. “Ketiga nama itu selanjutnya kami serahkan ke DPP untuk diputuskan siapa yang duduk sebagai wakil ketua DPRD Bali,” jelas Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Gde Sumarjaya Linggih, Minggu (28/7).
 
Demer, sapaan akrabnya, bahkan enggan berspekulasi tentang ketiga nama yang akan dikirim ke DPP Partai Golkar. Begitu juga ketika disentil soal nama Nyoman Sugawa Korry yang duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali periode 2014-2019, apakah dipertahankan, ia tak mau berkomentar. “Saya tidak mau mendahului. Soal nama diputuskan melalui rapat DPD Partai Golkar Provinsi Bali,” katanya.
 
Jadi, kata dia, tunggu saja hasil rapatnya seperti apa. Hal serupa juga berlaku untuk pimpinan dewan di kabupaten dan kota se-Bali. Menurut Demer, pihaknya sudah menginstruksikan DPD II Partai Golkar Kabupaten/ Kota se-Bali, untuk menggelar rapat sekaligus menentukan tiga nama yang disiapkan sebagai Pimpinan Dewan. “DPD II juga mengusulkan tiga nama. Pusat yang menentukan,” ujarnya.
 
Sementara itu, dari informasi yang beredar, ada dua nama yang didominasikan duduk sebagai wakil ketua DPRD Provinsi Bali periode 2019-2024 dari Partai Golkar. Mereka adalah Nyoman Sugawa Korry dan IGK Kresna Budi. Dari sisi jabatan di struktur partai dan pengalaman di lembaga dewan, nama Sugawa Korry konon lebih diunggulkan untuk kembali menduduki jabatan sebagai wakil ketua dewan.
 
Maklum, saat ini Sugawa Korry duduk sebagai sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Bali. Selain itu, dia juga kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali. Sementara itu, Kresna Budi meski ada di struktur partai, namun masih di bawah Sugawa Korry. Dia juga tidak duduk di alat kelengkapan dewan Namun kabarnya, secara emosional Kresna Budi lebih dekat dengan Demer. (u)
wartawan
San Edison
Category

Kabel Sanur Resmi di Bawah Tanah

balitribune.co.id I Denpasar - Proyek fisik Sarana Jaringan Utilitas Terpadu Infrastruktur Pasif Telekomunikasi (SJUT-IPT) di Jalan Danau Tamblingan, Sanur, resmi rampung 100 persen pada Senin (20/4/2026). Saat ini, Pemerintah Kota Denpasar tengah menunggu tuntasnya Peraturan Wali Kota (Perwali) terkait tarif yang ditargetkan rampung awal Mei 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Populasi Anjing Capai 95 Ribu Ekor, Badung Siapkan 115 Ribu Dosis Vaksin Rabies

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan terus mempercepat program vaksinasi rabies pada hewan penular rabies (HPR), terutama anjing. Dari total 115 ribu dosis vaksin yang disiapkan, hingga kini baru sekitar 10 ribu dosis yang telah terealisasi di lapangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dikukuhkan sebagai Bunda Literasi, Bunda Rai Wahyuni Sanjaya Dorong Generasi Tabanan Gemar Membaca

balitribune.co.id | Tabanan - Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai resmi mengemban tugas sebagai Bunda Literasi Kabupaten Tabanan periode 2026–2029. Pengukuhan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian Festival Literasi di Gedung Kesenian I Ketut Marya Tabanan, Senin (20/4/2026), yang dipadati ratusan siswa dan guru.

Baca Selengkapnya icon click

Gumi Keris "Sesak", Penduduk 500 Ribu, Kendaraan Tembus 1 Juta

balitribune.co.id | Mangupura - Kepadatan lalu lintas di Kabupaten Badung kian sulit diurai. Salah satu penyebab utamanya adalah ketimpangan antara jumlah kendaraan bermotor dan jumlah penduduk. Data Dinas Perhubungan (Dishub) Badung mencatat, jumlah kendaraan bermotor di Gumi Keris telah melampaui 1 juta unit. Sementara itu, jumlah penduduk hanya berkisar 500 ribu jiwa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.