Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gubernur Bali Inginkan "Pinandita" Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Bali Tribune/ LOKASABHA - Gubernur Bali Wayan Koster saat membuka Lokasabha III Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Korwil Bali di Gedung Wiswasabha Utama di Denpasar, Minggu (12/12).



balitribune.co.id | Denpasar Ditandai dengan pemukulan gong, Gubernur Bali Wayan Koster secara resmi membuka Lokasabha III Pinandita Sanggraha Nusantara (PSN) Korwil Bali yang berlangsung di Ruang Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur, Minggu (12/12). Dalam sambutannya, Gubernur Wayan Koster menyinggung tugas mulia seorang pinandita yang menjadi perantara saat Umat Hindu melaksanakan ritual keagamaan.

Lebih jauh ia menyampaikan bahwa sejak masih muda dirinya banyak bergaul dengan para pinandita, sulinggih dan rahaniawan dari semua agama. Karena menurutnya, para pemuka agama ini adalah orang-orang terpilih yang relatif punya pikiran yang bersih. “Kalau tidak bersih, tentu tidak bisa menjadi perantara untuk mempersembahkan sebuah upakara. Saya kalau keliling sembahyang ke pura-pura, selalu disertai oleh pinandita atau pemangku,” ucapnya. Mengingat pentingnya peran yang dimiliki seorang pinandita, ia menyambut baik keberadaan organisasi yang mewadahi para pinandita ini. Lebih dari itu, ia berencana memberi perhatian khusus terhadap pinandita dan sulinggih dalam bentuk BPJS Ketenagakerjaan. “Ini sedang kita urus, semoga dalam waktu tak lama lagi bisa terealisasi. Kita akan lakukan pendataan dulu,” ungkapnya sembari menambahkan bahwa pinandita adalah sosok yang patut dimuliakan dan dihormati.

Pada bagian lain, mantan anggota DPR RI tiga periode ini juga menyinggung besarnya tantangan yang dihadapi dalam menjaga cara-cara beragama yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh para leluhur (Hindu dresta Bali). Menurutnya, keberadaan Hindu dresta Bali saat ini tidak dalam poisisi aman. Keberadaannya sedang menghadapi tantangan dari internal maupun eksternal. Oleh sebab itu, ia meminta para pinandita tetap konsisten menjalankan ajaran-ajaran yang diwariskan secara turun temurun. “Jangan ikut-ikutan yang lain, jalankan yang sudah kita punya dan itu sudah terbukti baik. Tak usah lari kesana kemari lagi,” ajaknya.  

Lebih jauh ia menyebut, apa yang diwariskan secara turun-temurun itulah yang selama ini menjaga taksu Bali hingga menjadi keunggulan dan keunikan yang menarik orang untuk datang ke Pulau Dewata. “Kita tak punya hasil tambang seperti emas, batubara, gas alam dan sejenisnya. Yang kita punya hanya keunikan dan keunggulan yang berakar dari tradisi dan budaya. Ini yang harus kita jaga,” urainya.

Sebagai putra daerah yang mengemban kepercayaan sebagai seorang gubernur, ia pun menceritakan bagaimana kekuatan taksu Bali menuntun langkahnya sejak awal. Diceritakan olehnya, visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali mulai disusunnya pada tahun 2016. Dengan membaca begitu banyak referensi, ia ingin visi ini bisa memberi gambaran tentang Bali secara holistik. Pada saat penyusunan, ia merasakan begitu banyak keajaiban, dimana beberapa orang yang tiba-tiba datang membawa buku yang dibutuhkan. Menurutnya itu bukanlah sebuah kebetulan, tapi merupakan restu dari alam Bali karena ia menyusun visi tersebut dengan niat yang tulus. Itulah sebabnya ia mengajak semua pihak tidak pernah meragukan kekuatan taksu Bali.

Masih terkait dengan taksu, Gubernur yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDIP Bali ini juga mengingatkan bahwa panataan Bali dilakukan oleh orang-orang suci sehingga tatanan yang diwariskan begitu lengkap dan menjadikannya begitu sakral. “Coba renungkan, di mana-mana ada payogan. Posisinya seperti telah diatur sedemikian rupa, ada di Besakih, Uluwatu dan lainnya. Padahal waktu itu pastinya belum ada jalan dan masih berupa hutan. Sudah pasti, keberadaan payogan Ida Betara itu adalah hasil komunikasi orang suci dengan alam, maka hasilnya pasti suci,” terangnya. Oleh sebab itu, ia mengajak generasi penerus memahami secara utuh tentang kearifan lokal yang diwariskan secara turun temurun sehingga taka da niat untuk berpaling.

Sependapat dengan Gubernur Wayan Koster, Ketua PSN Pusat I Gede Pastika mengingatkan anggotanya agar tidak terpapar aliran atau ajaran yang belum tentu lebih baik. Ia mengajak para pinandita melestarikan dresta, budaya leluhur dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun temurun. Menurutnya, seorang pinandita punya posisi yang sangat strategis karena langsung berinteraksi dengan umat di lapangan. “Kalau pinandita terpapar, umat akan bingung,” cetusnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Lokasabha III PSN Korwil Bali I Wayan Dodi Arianta menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk memilih kepengurusan baru dan penyusunan program strategis sebagai penjabaran visi dan misi PSN lima tahun ke depan.

wartawan
YUE
Category

Pemkab Tabanan Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1448 Hijriah Tahun 2026

balitribune.co.id | Tabanan – Suasana kemenangan dan kebahagiaan Hari Raya Idul Fitri 1448 Hijriah disambut hangat oleh Pemerintah Kabupaten Tabanan sebagai momentum mempererat persaudaraan dan memperkokoh harmoni di tengah keberagaman masyarakat. Atas nama Pemerintah Kabupaten Tabanan dan atas nama pribadi, Bupati Tabanan Dr.

Baca Selengkapnya icon click

Vietjet Luncurkan Penerbangan Langsung Jakarta-Da Nang, Vietnam

ba;itribune.co.id | Jakarta - Maskapai penerbangan generasi baru asal Vietnam, Vietjet, terus memperluas jaringan penerbangannya di Asia Tenggara dengan meluncurkan rute internasional baru yang menghubungkan Jakarta dan Da Nang, salah satu destinasi pesisir paling populer di Vietnam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD dan Ketua Komisi IV DPRD Badung Hadiri Pembukaan FSB XIV Desa Adat Kuta Tahun 2026

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti bersama Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Badung I Nyoman Graha Wicaksana menghadiri acara Pembukaan Festival Seni Budaya (FSB) XIV Desa Adat Kuta Tahun 2026 yang merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Raya Nyepi Caka 1948 (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Pawai Ogoh-Ogoh Desa Adat Kota Tabanan Gaungkan Nyepi Damai dan Tabanan Bersih

balitribune.co.id | Tabanan – Menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Çaka 1948, Pemerintah Kabupaten Tabanan menggelar persembahyangan Tawur Agung Kesanga di Catus Pata Kota Singasana, Rabu (18/3/2026). Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan Pawai Ogoh-Ogoh se-Desa Adat Kota Tabanan yang berlangsung meriah di depan jaba Pura Dalem Prajapati Desa Adat Kota Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Tabanan Ucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 Tahun 2026

balitribune.co.id | Tabanan – Menyambut Tahun Baru Saka 1948, momen suci Hari Raya Nyepi kembali hadir sebagai pengingat pentingnya menjaga keseimbangan hidup melalui keheningan, introspeksi, dan penyucian diri. Nilai-nilai spiritual yang terkandung dalam Nyepi diharapkan mampu memperkuat harmoni kehidupan masyarakat di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click

Walikota Jaya Negara dan Wawali Arya Wibawa Ucapkan Selamat Hari Suci Nyepi Caka 1948 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah

balitribune.co.id | Denpasar - Umat Hindu akan segera memperingati Hari Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1948 Tahun 2026, seluruh rangkaian akan dimulai dari Pemelastian, Tawur Agung Kesanga, Nyepi dan Ngembak Geni yang sarat akan makna. Hari Suci Nyepi yang diperingati setiap tahun sekali, pada tahun ini jatuh pada 19 Maret mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.