Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gubernur Jabarkan 6 Pilar Kepariwisataan Bali di International Tourism Leaders Summit 2022

Bali Tribune / MEMBUKA - Gubernur Bali Wayan Koster membuka International Tourism Leaders Summit (ITLS) 2022 pada, Senin (Soma Kliwon, Wayang) 26 September 2022 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Denpasar.

balitribune.co.id | DenpasarGubernur Bali Wayan Koster secara resmi membuka International Tourism Leaders Summit (ITLS) 2022 pada, Senin (Soma Kliwon, Wayang) 26 September 2022 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Denpasar.

Gubernur Bali mengajak seluruh akademisi dan pelaku pengusaha pariwisata untuk bergotong royong menata pariwisata Bali secara monumental dan komprehensif dengan melihat keseluruhan aspek, bidang, dan sektor yang berkaitan antar pariwisata melalui 6 Pilar Kepariwisataan Bali.

Keenam Pilar Kepariwisataan Bali tersebut, kata Gubernur Bali yaitu, 1) Kekayaan, keunikan dan keunggulan budaya Bali serta keindahan alam yang harus dijaga serius dan konsisten; 2) Destinasi dan daya tarik pariwisata baru; 3) Ekosistem alam yang bersih; 4) Memiliki infrastruktur darat, laut, dan udara secara terkoneksi dan terintegrasi dengan transportasi yang memadai; 5) Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing; dan 6) Tata kelola yang berdaya saing dan berpihak pada sumber daya lokal Bali.

Pilar pertama mengenai kekayaan, keunikan dan keunggulan budaya yang dimiliki Bali sangat luar biasa, serta tidak dimiliki oleh daerah maupun negara lain di dunia. Sehingga warisan yang dibangun oleh leluhur Bali harus dijaga, dipertanggungjawabkan secara bersama tatanannya yang meliputi Adat Istiadat, Tradisi, Seni Budaya, dan Kearifan Lokal Bali.

Pilar kedua, destinasi dan daya tarik pariwisata baru ini harus dibangun agar wisatawan yang ke Bali tidak bosan dan menoton dengan destinasi yang ada sebelumnya. Untuk mewujudkannya, "aat ini sedang bangun : 1) Kawasan Pusat Kebudayaan Bali di Gunaksa, Klungkung; 2) Bali Maritime Tourism Hub di Benoa, Denpasar; 3) Turyapada Tower KBS 6.0 Kerthi Bali di Pegayaman, Buleleng; 4) Taman Wisata Baru di Pekutatan, Jembrana; 5) Pariwisata Berbasis Kesehatan Bali Internasional Hospital di Sanur, Denpasar; 6) Pengembangan Layanan Kesehatan Tradisional Bali yang sangat digemari turis; dan 7) Wisata Berbasis Pendidikan kerjasama Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan Tsinghua University di BTID, Serangan, Denpasar.

Pilar ketiga, Bali harus memiliki ekosistem alam yang bersih. “Jadi semua ekosistem alam ini harus terawat dengan baik dan bersih, supaya wisatawannya nyaman, karena yang berwisata ke Bali bawa uang, dan menjadi devisa hingga sumber Pendapatan Asli Daerah di Bali," ujarnya.

Pilar keempat, Bali harus memiliki infrastruktur darat, laut, udara terkoneksi dan terintegrasi dengan transportasi yang memadai. “Sekarang Saya gencar membangun infrastruktur seperti : 1) Shortcut Mengwitani - Singaraja; 2) Jalan Tol Jagat Kerthi Bali Gilimanuk - Mengwi; 3) Pelabuhan Sanur di Denpasar, Pelabuhan Sampalan Nusa Penida, dan Pelabuhan Bias Munjul Nusa Ceningan di Klungkung; 4) Kereta Api Perkotaan yang saat ini sedang feasibility study; hingga infrastruktur pendukung pariwisata untuk memenuhi kebutuhan air yaitu, 5) Bendungan Sidan di Badung; dan 6) Bendungan Tamblang di Buleleng,” kata mantan Anggota DPR RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini.

Pilar kelima, Bali harus memiliki SDM yang berkualitas dan berdaya saing yang disiapkan posisinya sebagai guide, spa, paramusaji di hotel, hingga manager hotel kalau bisa orang Bali, karena orang Bali itu memiliki kemampuan dalam mengelola pariwisata Bali.

Pilar keenam, tata kelola yang berdaya saing dan berpihak pada sumberdaya lokal Bali. “Untuk mewujudkannya, Saya mengeluarkan Peraturan Daerah Provinsi Bali Nomor 5 Tahun 2020 tentang Standar Penyelenggaraan Kepariwisataan Budaya Bali, Peraturan Gubernur Bali Nomor 28 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Pariwisata Bali. Ini landasan hukum pariwisata Bali yang harus dijalankan agar pulih bersama, tumbuh bersama, hidup bersama, berkembang bersama, kuat bersama, manfaat bersama. Kalau Bapak senyum, maka petani, perajin, nelayan juga harus ikut senyum. Caranya gunakan produk lokal Bali, mulai dari salak Bali, jeruk Bali, manggis Bali, ayam Bali, beras Bali, babi Bali, sapi Bali, kopi Bali, arak Bali, garam Bali, busana adat Bali, dan endek Bali,” pungkas orang nomor satu di Pemprov Bali ini yang disambut apresiasi tepuk tangan.

wartawan
YUE
Category

Chitato & Chitato Lite Gandeng TREASURE Ajak Gen Z Bikin Gebrakan dengan Gaya Sendiri

balitribune.co.id | Jakarta - Ada yang suka tampil bold dan selalu siap jadi pusat perhatian. Ada juga yang lebih chill, bergerak penuh perhitungan, tapi tetap konsisten menuju tujuan. Setiap orang punya karakter, ritme, dan caranya sendiri untuk berkembang. 

Baca Selengkapnya icon click

Sedot Anggaran Miliaran Rupiah, Jalan Bayung Gede - Batur Kembali Rusak

balitribune.co.id I Bangli - Kondisi Jalan Bayung Gede–Batur di Kecamatan Kintamani, Bangli, kembali rusak. Padahal jalan tersebut di tahun 2025 sempat diperbaiki  dengan menyedot anggaran miliaran rupiah. 

Kondisi ini mendapat  sorotan DPRD Bangli. Anggota Komisi III DPRD Bangli, Ida Bagus Made Santosa, mendesak Dinas Pekerjaan Umum (PU) segera melakukan kajian menyeluruh untuk mengungkap penyebab jalan tersebut cepat rusak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bangli Kekurangan 1.049 Guru, Sejumlah Sekolah Terpaksa Andalkan Tenaga Pengabdi

balitribune.co.id I Bangli - Persoalan kekurangan guru atau  tenaga pendidik masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah  Kabupaten Bangli. Hingga kini, kebutuhan guru yang belum terpenuhi mencapai 1.049 orang. Menyiasati agar proses pembelajaran bisa berjalan, sejumlah sekolah terpaksa masih bergantung pada keberadaan guru pengabdi. 

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Kebakaran Hutan, Camat Kintamani : Jangan Buang Puntung Rokok Sembarangan

balitribune.co.id I Bangli - Mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Camat Kintamani, Ketut Erry Soena Putra, menghimbau agar masyarakat dan wisatawan  tidak membuang puntung rokok sembarangan terutama saat musim kemarau. Himbauan  ini disampaikan menyusul kondisi kawasan Kintamani yang mulai kering dan rawan terjadi kebakaran. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pengujian Kapasitas Mesin RDF di TPST Mengwitani, Bupati Pastikan Pengolahan Sampah di Badung Berjalan Optimal

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung terus memperkuat upaya pengelolaan sampah berbasis teknologi sebagai bagian dari komitmen mewujudkan sistem persampahan yang lebih efektif dan berkelanjutan. 

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah melalui pengujian kapasitas mesin Refuse Derived Fuel (RDF) di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Mengwitani, pada Selasa (18/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.