Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gubernur Optimis Kawasan Suci Besakih Terealisasi Tepat Waktu

Bali Tribune / MENINJAU - Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Kapolda Bali Irjen. Pol. Putu Jayan Danu Putra meninjau langsung pengerjaan proyek, Sabtu (Saniscara Umanis, Medangkungan) 13 Agustus 2022.

balitribune.co.id | Amlapura - Harapan masyarakat Bali khususnya krama Bali beragama Hindu untuk memiliki kawasan Pura Agung Besakih yang tertata akan segera terwujud. Pura Agung Besakih yang lebih dikenal sebagai Mother Temple, tak lama lagi akan jauh dari kesan semrawut, macet, penuh sesak, kotor, dan lalu lalang pedangang asongan sehingga umat Hindu akan lebih khusuk dan fokus dalam melaksanakan persembahyangan.

Hal tersebut terlihat langsung dilokasi Pengembangan Kawasan Suci Pura Besakih, saat Gubernur Bali Wayan Koster yang turut didampingi Kapolda Bali Irjen. Pol. Putu Jayan Danu Putra meninjau langsung pengerjaan proyek, Sabtu (Saniscara Umanis, Medangkungan) 13 Agustus 2022.

Berkat kegigihan Gubernur asal desa Sembiran Buleleng yang juga menjabat Ketua DPD PDIP Provinsi Bali ini, dalam memperjuangkan Pengembangan Kawasan Suci Besakih, sehingga berhasil mendapatkan pembiayaan pembangunan infrastruktur, salah satu dari sekian proyek yang bersumber dari APBN oleh Pemerintah Pusat. Pengembangan dan perlindungan ini bertujuan membangun Akses Jalan dan Sirkulasi pergerakan yang  efisien di dalam Kawasan dan Menyediakan Fasilitas Penunjang Kegiatan Spiritual, Pariwisata dan Kegiatan Ekonomi masyarakat lokal yang berkualitas, menyediakan Tempat Parkir, Kios, Toilet yang cukup dan nyaman bagi masyarakat.

“Saya harap kita bisa bekerja penuh komitmen dan tanggungjawab, Saya yakin Bapak – bapak bisa merealisasikan pekerjaan tepat waktu sesuai target. Kami siap mendukung, saling dukung, demi kepentingan umat kita di Bali. Mungkin sedikit yang perlu diperhatikan yakni pengerjaan proyek yang bertepatan dengan musim penghujan, agar bisa diantisipasi,” cetus Gubernur Bali menyampaikan harapan singkatnya dihadapan jajaran konsultan dan kontraktor.

Adapun pengembangan yang diajukan oleh Gubernur jebolan ITB yang sangat concern terhadap pelestarian Alam, Adat, Budaya dan seni warisan leluhur Bali, dibagi kedalam 2 jenis pekerjaan yakni Proyek Infrastruktur Perlindungan Kawasan Suci Besakih oleh Cipta Karya dan Proyek Overview Penataan Kawasan Pura Besakih oleh PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk.

Seperti dipaparkan oleh pihak Cipta Karya, Pengerjaan Proyek Infrastruktur dengan nilai sekitar 201 miliar ini dan waktu pelaksanaan 501 hari, meliputi pengembangan di kawasan Manik Mas, Bencingah dan Margi Agung.

Untuk kawasan Manik Mas dibangun areal parkir bertingkat tiga yang dklaim mampu menampung sekitar 1.400 kendaraan roda 2 dan 88 unit kendaraan roda empat, serta terdapat kios, ruang tunggu dengan kapasitas 215 unit kursi, Kantor Desa, pelataran Pura Manik Mas, bahkan dilengkapi fasilitas Puskemas dan Sekolah Dasar. Sementara areal Bencingah yang tidak hanya menata pelataran pura dan kawasannya, namun juga dibangun areal khusus UMKM sekitar 75 unit guna memfasilitasi para pedagang, sehingga transaksi jual beli tidak mengganggu perjalanan para pemedek menuju pura. Para pemedek yang berminat pun seusai bersembahyang bisa berbelanja dengan leluasa.

Disisi lain, penataan area Margi Agung difokuskan pada penataan ruas jalan sepanjang Margi Agung dan penataan Candi Bentar serta Pesucian Manik Mas.

“Dari total pekerjaan dengan rencana target per hari ini sekitar 73%, telah terealisasi 78,9%, jadi terdapat deviasi sekitar 5,9%. Waktu yang tersisa sekitar 120 hari, kami optimis bisa selesai. Bahkan ada beberapa bangunan yang ditarget usai bulan Agustus ini,” ujar pihak Cipta Karya mengamini harapan Gubernur Bali.

Sementara untuk pengerjaan Proyek Overview Penataan Kawasan Pura Besakih, berdasarkan paparan pihak PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk pengerjaan seluruh proyek overview seluruh kawasan tersebut diatas telah terealisasi 46% lebih, dari target sekitar 37% per tanggal 13 Agustus 2022. Proyek ini menelan anggaran sekitar 378 miliar lebih.

Dari progress pengerjaan yang sudah terlaksana, penataan kawasan yang sangat disakralkan disucikan oleh masyarakat Bali ini pun optimis bisa selesai tepat waktu. Dilokasi terlihat, keindahan, kemegahan dan keagungan Pura Suci Besakih semakin terlihat. Semoga, harapan kesucian Pura Besakih yang lebih terjaga oleh masyarakat Bali bisa terwujud nyata tanpa harus merugikan keberadaan masyarakat sekitarnya yang menggantungkan hidupnya dari ramainya para pemedek yang tangkil.

Tidak semata – mata mendengarkan paparan dari pelaksana, Gubernur Bali bersama rombongan pun langsung meninjau dengan berjalan kaki, mengelilingi setiap area pengembangan.

Seusai meninjau Pengembangan Kawasan Suci Pura Besakih, Gubernur Bali dan masih didampingi Kapolda Bali melanjutkan perjalanan untuk meninjau penataan Daerah Aliran Sungai (DAS) rencana Pembangunan Pusat Kebudayaan Bali di Gunaksa, Klungkung.

Gubernur Bali pada kesempatan itu meninjau rencana pembangunan jembatan penghubung antara sisi barat dan sisi timur sungai, serta direncanakan dengan disain yang ikonik sehingga menambah kesan indah kawasan tersebut. Pada rencana awal, jembatan tersebut tidak masuk dalam perencanaan. Namun karena kebutuhan, akhirnya kembali direncanakan ulang, dan saat ini sudah pada tahap pengerjaan tiang pancang.

Gubernur Bali bersama Kapolda Bali pun berkesempatan mulang sarana upacara yang telah disiapkan pihak Manajemen Konsultan ke area DAS, guna memohon keselamatan bagi para pekerja dan kelancaran pembangunan yang telah direncanakan. 

Tampak pula hadir mendampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman Provinsi Bali Nusakti Yasa Wedha dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Provinsi Bali Dewa Tagel Wirasa.

wartawan
YUE
Category

Ny. Rai Wahyuni Sanjaya Dampingi TP Pembina Posyandu Prov. Bali Lakukan Aksi Nyata dari Desa untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Tabanan - Energi kolaborasi kembali digaungkan dari pelosok desa. Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny. Rai Wahyuni Sanjaya atau yang akrab disapa Bunda Rai, mengawal langsung pelaksanaan Aksi Sosial “Membina dan Berbagi” ke-9 tahun 2026 Tim Pembina Posyandu Provinsi Bali yang digelar secara roadshow di dua desa di Kabupaten Tabanan, Senin (11/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wawali Arya Wibawa Lepas Jalan Sehat Serangkaian HUT ke-26 SMK PGRI 4 Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, melepas kegiatan Jalan Sehat serangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 SMK PGRI 4 Denpasar, Minggu (10/5/2026) pagi.

Turut hadir saat itu, Anggota DPD RI, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya, Ketua GOW Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, tokoh pengusaha Bali, Ajik Krisna dan tamu undangan lainnya.

Baca Selengkapnya icon click

Kresna Budi Dukung Pengembangan Pelabuhan Celukan Bawang, Syaratkan Pakai APBN

balitribune.co.id I Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali IGK Kresna Budi menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pengembangan Pelabuhan Celukan Bawang, Gerokgak, Buleleng, Bali. Namun, ia menegaskan agar proyek infrastruktur tersebut dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), bukan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Satria Luncurkan Proyek Jalan Sampalan-Toyapakeh Senilai Rp50,6 Miliar

balitribune.co.id I Semarapura - Komitmen Pemerintah Kabupaten Klungkung dalam menuntaskan persoalan infrastruktur jalan di Nusa Penida terus dikebut. Hal ini terlihat saat Bupati Klungkung I Made Satria bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Klungkung secara resmi meluncurkan (launching) dimulainya paket pekerjaan Peningkatan Jalan Sampalan-Toyapakeh, Kecamatan Nusa Penida, Senin (11/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Terkait Virus Hanta, Dinas Kesehatan Buleleng Minta Warga Tidak Panik

balitribune.co.id I Singaraja - Kendati Kementerian Kesehatan RI memastikan dua kasus suspek terbaru di Jakarta dan Yogyakarta dinyatakan negatif virus hanta dan pasien telah sembuh, namun Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran hanta virus dengan menjaga kebersihan lingkungan serta menghindari kontak langsung dengan tikus maupun kotorannya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.