Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Gurihnya Bisnis Kuliner Malam di Denpasar, Untung Melimpah, Pajak Masih Dipertanyakan

makanan
Bali Tribune / ILUSTRASI (ist)

balitribune.co.id | Denpasar - Kuliner malam kini jadi sesuatu yang ramai dimanfaatkan sejumlah pengusaha makanan dan minuman. Selain buka lapak lesehan juga rombong kaki lima yang menyewa lapak untuk tempat makan. Terutama di jalur keramain seperti wilayah Teuku Umar, omzet yang diraup dari usaha makan dan minuman dalam semalam mencapai puluhan juta rupiah.

Pantauan Bali Tribune, kuliner di wilayah Teuku Umar Denpasar, beberapa dagang lalapan sekali buka untuk sehari mengabiskan sedikitnya 10 kantung beras isi 10 kg. Serta Ayam 120 kg. Untuk kedua pokok utama ini, harga ayam 1 kg (isi 5 potong lalapan) kisaran harga Rp.40 ribuan. 

Jadi modal untuk 120 kg ayam sebanyak Rp 4,8 juta. Satu porsi lalapan seharga Rp.15 ribu + Nasi Rp.5000 totalnya 20 ribu rupiah (bungkus tanpa minum). Untuk 1 kg ayam lalapan keuntungannya bersih 35 ribu rupiah. Jadi untuk 120 kg keuntungan bersihnya habis terjual dalam semalam sebesar Rp.4.200.000,- 

Sedangkan untuk beras dalam sehari habis terjual 100 kg, dimana untuk 1kg mencapai 15 porsi nasi. Harga 1 porsi nasi dihitung 5000 rupiah. Berati untuk 1 kg beras terjual Rp.75 ribu.

Sedangkan untuk 100 kg beras, terjual sebanyak 1500 porsi nasi, dengan nominal uang yang dihasilkan sebesar Rp.7,5 juta. Keuntungan yang diperoleh kisaran Rp.5,7 juta, dimana harga beras isi 10 kg mencapai Rp.180 ribuan. Jadi untuk 100 kg beras modal Rp.1,8 juta.

Hanya untuk Ayam lalapan dan Beras saja, sudah meraup keuntungan sebesar Rp.5,7 juta (dari beras) ditambah Rp.4,2 juta (dari ayam lalapan). Jadi total bersihnya Rp.9,9 juta, belum termasuk keuntungan lainnya seperti telur, sayuran dan minuman.

Bahkan salah satu pedagang lalapan biasa, menyebut jumlah tersebut masih hitungan untuk rata-rata jumlah minum yang dihasilkan dari berjualan hanya lalapan dan nasi goreng. "Ya, kisarannya kurang lebih dari buka sampai tutup untung bersihnya saja seharinya kurang lebih mencapai minimal 15 juta an. Tapi belum dipotong biaya operasional, seperti uang keamanan dan sewa tempat," aku Agus salah satu penjual Lalapan di wilayah Teuku Umar Denpasar.

Seperti usaha dagang lalapan yang berada di Timur bundaran Teuku Umar, mengaku dalam sebulannya keuntungan yang diperoleh mencapai rata-rata 90 - 120 juta rupiah. Tentu jumlah tersebut belum dipotong rincian untuk karyawan dan sewa lapak atau tempat.

Dengan omzet penghasilan yang begitu besar, apakah tersentuh pajak usaha.?

wartawan
JRO
Category

Pemkab Badung Bagi Wilayah Pengolahan Sampah, Kuta ke TPST Padang Sumbu dan Mengwi ke Mengwitani

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung membagi pengelolaan sampah berdasarkan wilayah untuk mengantisipasi penutupan permanen TPA Suwung mulai 1 Agustus 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Badung I Made Agus Aryawan, mengatakan saat ini pengelolaan sampah di Badung dilakukan melalui dua skema utama.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Komisi IV DPRD Badung Evaluasi LKPJ 2025, Soroti Fasilitas Kesehatan dan Kabupaten Layak Anak

balitribune.co.id I Mangupura - Komisi IV DPRD Kabupaten Badung menggelar rapat kerja (Raker) bersama delapan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengevaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Badung Tahun Anggaran 2025, Senin (13/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Masih Ada Kawasan Kumuh di Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Kabupaten Badung sebagai destinasi pariwisata kelas dunia ternyata masih memiliki kawasan kumuh. Pemerintah berlambang keris ini bahkan sampai merogoh kocek bermiliar-miliar rupiah untuk menangani masalah kekumuhan wilayah ini.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Badung menyebut keberadaan kawasan kumuh sebagian besar tersebar di wilayah persewaan yang berkembang seiring pesatnya sektor pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kolaborasi Bali Bangun PSEL Denpasar Raya, Solusi Jangka Panjang Atasi Sampah

balitribune.co.id | Mangupura - Gubernur Bali Wayan Koster bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menandatangani perjanjian kerjasama pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Denpasar Raya. Penandatanganan tersebut berlangsung di Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Senin (13/4).

Baca Selengkapnya icon click

Seniman Fokus Berkarya, Bupati Badung Pastikan Hak Diterima Utuh Tanpa Potongan

balitribune.co.id | Mangupura - Di tengah tingginya ekspektasi terhadap kualitas seni daerah, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa mengambil langkah tegas untuk menjamin transparansi distribusi dukungan bagi para seniman. Langkah ini diambil guna menghapus kekhawatiran adanya intervensi, potongan dana, hingga praktik tidak sehat yang kerap membayangi ruang kreatif pelaku seni di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.