Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hadapi Ancaman Kepunahan, TNI AL Tingkatkan Binpotmar

TUKIK -- Didampingi sang istri Ny Wenny Edwin beserta Pengurus Jalasenastri Korcab V dan Jalasenastri Cabang 10, Danlantamal V Laksma TNI Edwin, SH., mengunjungi kawasan konservasi penyu di Pantai Saba, Kabupaten Gianyar, akhir pekan lalu.

BALI TRIBUNE - Salah satu tugas prajurit TNI, termasuk jajaran TNI Angkatan Laut (AL) adalah pemberdayaan wilayah pertahanan dalam rangka melaksanakan tugas pembinaan potensi maritim (binpotmar). Yaitu, membina sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA) yang berhubungan dengan pelestarian lingkungan dan sekitarnya yang perlu dipertahankan dalam menghadapi ancaman kepunahan. “Saya mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk tetap peduli kepada lingkungan guna mempertahankan kelestariannya, terutama di desa pengembangan penyu hijau yang semakin lama semakin langka,” ujar Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) V Laksamana Pertama TNI Edwin, SH., di sela kunjungan kerja (kunker) ke kawasan konservasi penyu di Saba Asri (Bali Sea Turtles Conservation/BSTC) di Pantai Saba, Kabupaten Gianyar, akhir pekan lalu. Kunker Danlantamal V kali ini bersamaan dengan kunjungan perwakilan Provinsi Jawa Timur (Jatim) serta sejumlah mahasiswa Universitas Sebelas Maret Solo yang sedang melaksanakan kuliah kerja lapangan (KKL) di Kabupaten Gianyar dan warga masyarakat Pantai Saba, saat melaksanakan pelepas-liarkan tukik dalam rangka pelestarian Penyu Hijau di wilayah Pantai Saba, Gianyar. Kedatangan Danlantamal V beserta rombongan disambut hangat Ketua Kelompok Penangkaran Saba Asri Made Kikik beserta para pengurus BSTC, sekaligus mendapat penjelasan tentang bagaimana cara tukik dikembang-biakkan. “Mulai awal tahun ini sudah banyak penyu bertelur. Kekhawatiran kami tentang abrasi yang semakin keras dan penanaman batu atau tembok proteksi di sisi pantai yang menghalangi penyu mencapai pasir kering untuk bertelur,” kata Made Kikik, seraya berharap kepada semua pihak terkait agar ikut terlibat dan peduli menjaga kelestarian penyu dan lingkungan secara umum, Didampingi Paspotmar Lanal Denpasar Mayor Laut (KH) Dewa Ketut Dana Susila, Laksma Edwin menambahkan, kegiatan ini dilaksanakan dikarenakan kepedulian dari TNI AL atas biota laut Penyu Hijau yang semakin lama semakin berkurang. “Mari kita lestarikan keberadaan Penyu Hijau ini di wilayah Indonesia dan Bali khususnya. Semoga dengan adanya kegiatan ini populasi penyu dapat bertambah dan masyarakat luas semakin sadar akan pentingnya perlindungan terhadap satwa yang dilindungi,” harap perwira tinggi (Pati) TNI AL berbintang satu itu. Di samping itu katanya, kebersihan lingkungan sekitar menjadi point utama untuk selalu dan tetap dijaga, karena dengan demikian secara tidak langsung ikut terlibat dalam menjaga kelestarian alam yang ada, serta mendukung pertumbuhan penyu di laut lepas. 

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.