Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hadiri Tradisi Megibung Warga Sambirenteng, Wabup Sutjidra Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya

Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna bersama Wabup dr.I Nyoman Sutjidra saat mengikuti tradisi megibung yang dilaksanakan warga Desa Sambirenteng Kecamatan Tejakula kemarin.

 BALI TRIBUNE - Wakil Bupati (Wabup) Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG, mengajak masyarakat untuk mempertahankan budaya leluhur agar tetap lestari. Karena, dalam setiap budaya terkandung makna bagi keharmonisan warga. Hal itu disampaikan Sutjidra usai menghadiri acara megibung (tradisi makan bersama,red) yang dilaksanakan warga Desa Sambirenteng Kecamatan Tejakula, Senin (7/1) kemarin. Turut hadir dalam tradisi itu,Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna,Dirut PDAM I Made Lestariana, SE, Kabag Humas dan Protokol  Ketut Suwarmawan serta Camat Tejakula Drs. Nyoman Widiartha. Menurut Sutjidra,  megibung merupakan tradisi warisan leluhur yang sangat unik sehingga sangatlah patut untuk dipertahankan. “ Banyak keunikan yang diperlihatkan di acara megibung ini, salah satunya adalah, seluruh masyarakat yang hadir bisa duduk bersama untuk menikmati hidangan bersama-sama dalam suasana yang  harmonis,”kata Sutjidra. Ditambahkan, selain mampu mempersatukan dan mempererat tali persaudaraan, tradisi megibung ini berbeda dengan tradisi megibung yang ada di Bali pada umumnya. “Uniknya, setiap warga membawa nasi dari rumah dan dihidangkan bersama-sama dengan lauknya adalah olahan ayam aduan dari acara sabung ayam yang dilaksanakan oleh warga Desa Sambirenteng,”imbuhnya.Pada kesempatan yang sama,Kelian Desa Pakraman Sambirenteng Jro Nengah Mas mengatakan, dilaksanakannya tradisi megibung adalah untuk melanjutkan serta mempertahankan warisan budaya leluhur yang sudah berlangsung secara turun temurun. Nengah Mas menuturkan,dahulu saat akan memasuki rahina Tilem Kapitu ada hal-hal aneh yang terjadi di Desa Sambirenteng. Mengatasi hal tersebut, para tetua desa kemudian melaksanakan ritual khusus. Hasilnya, warga kemudian menggelar ritual pecaruan. “Diawali dengan ritual mapiuning di Pura Desa kemudian dilaksanakan tabuh rah dengan ketentuan, ayam yang kalah dalam aduan diolah sebagai lauk untuk selanjutnya disantap secara bersama-sama melalui acara megibung,”terangnya. Lebih lanjut Nengah Mas mengatakan, tujuan dari tradisi ini tiada lain untuk mengumpulkan masyarakat agar dapat menjalin hubungan yang baik antara satu dengan yang lainnya, sehingga tidak terjadihal-hal yang tidak diinginkan. “ Dan aturannya, satu pegibungan ini terdiri dari delapan orang karena diambil dari pemahaman Asta Dala dalam ajaran Agama Hindu,”pungkas. 

wartawan
Khairil Anwar
Category

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pascaledakan Trotoar di Darmasaba, Aroma Bensin Masih Tercium

balitribune.co.id I Mangupura - Kondisi pascaledakan trotoar di kawasan Jalan Darmasaba, Banjar Menesa, Kecamatan Abiansemal, Badung, masih menyisakan kekhawatiran bagi warga sekitar. Hingga Rabu (22/4/2026), bau bensin dilaporkan masih tercium cukup menyengat, terutama di area saluran drainase.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Adi Arnawa Teken Kerja Sama PSEL, Ubah Sampah Menjadi Listrik

balitribune.co.id I Mangupura - Kabupaten Badung mengambil langkah besar dalam menangani volume sampah di kawasan pariwisata dengan beralih ke teknologi modern. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Abrasi Kian Parah, Warga Pesisir Monggalan Terdampak Dibantu Bedah Rumah

balitribune.co.id I Semarapura - Makin parahnya abrasi di pesisir pantai Monggalan, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, dikhawatirkan menggerus kawasan itu makin jauh ke daratan. Sejumlah warga yang masih tinggal di kawasan itu terpaksa harus bertahan diselimuti rasa cemas, sembari berharap pemerintah segera turun tangan membuat tanggul. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.