Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Haluan 100 Tahun Bali Era Baru, Capaian Pembangunan Manusia & Kebudayaan Bali

Bali Tribune / PELUNCURAN - Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan Pidato Peluncuran Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125 di Panggung Ardha Candra, Jumat (Sukra Kliwon, Sungsang), 28 Juli 2023.

balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster didampingi Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, Ny. Putri Suastini Koster dan Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra menyampaikan Pidato Peluncuran Haluan Pembangunan Bali Masa Depan, 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125 di Panggung Ardha Candra, Taman Provinsi Bali tepat pada, Rahina Sugihan Bali, Jumat (Sukra Kliwon, Sungsang), 28 Juli 2023.

Pidato Murdaning Jagat Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini disaksikan para Sulinggih, Anggota DPR RI Dapil Bali, Pimpinan dan Aggota DPRD Provinsi Bali, Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Bali, Bupati/Walikota dan Wakil Bupati/Wakil Walikota se-Bali, Ketua DPRD Kota/Kabupaten se-Bali Pimpinan Instansi Vertikal di Bali, Para Tokoh Adat, Tokoh Masyarakat di Bali, serta generasi muda Bali.

Gubernur Wayan Koster menyampaikan pencapaian pembangunan Manusia Bali dalam berbagai aspek, yakni Periode tahun 2022 – 2023 (Data BPS), dengan menjelaskan, Ekonomi Bali mulai pulih dan bangkit kembali, tumbuh positif sebesar 4,84%, Tingkat partisipasi angkatan kerja mencapai 76,86%, Jumlah penduduk produktif mencapai 70,27%, yaitu sebanyak 3,14 Juta Jiwa dari jumlah penduduk Bali sebanyak 4,47 Juta Jiwa, Data ini mencerminkan Bali berada dalam masa bonus demografi, karena lebih dari 70% penduduk Bali merupakan usia produktif (15-65 tahun), Rasio ketergantungan penduduk Bali mencapai sekitar 42%; artinya, setiap 100 penduduk usia produktif di Bali menanggung 42 orang penduduk usia tidak produktif. Bali berada dalam masa bonus demografi, Tingkat kepadatan penduduk di Bali mencapai 773 jiwa per km2, Tingkat pengangguran terbuka mencapai 4,80%, Persentase penduduk miskin sebesar 4,53%, jauh di bawah rata-rata nasional sebesar 9,57%, paling rendah dari 34 provinsi di Indonesia, Menurut kriteria Bank Dunia, tingkat ketimpangan pendapatan di Provinsi Bali termasuk dalam kategori rendah, Indeks Pembangunan Manusia atau IPM Bali mencapai sebesar 76,44, lebih tinggi dari IPM nasional, sebesar 72,91, peringkat ke-4 dari 34 provinsi di Indonesia, Angka stunting sebesar 8,0%, paling rendah dari 34 provinsi di Indonesia, angka stunting nasional sebesar 21,6%, Fasilitas dan tenaga kesehatan tersedia dalam jumlah dan kualitas relatif memadai, Jaminan kesehatan telah mencapai Universal Health Coverage atau UHC sebesar 98%, tertinggi di Indonesia, Ketersediaan air minum dari berbagai sumber air untuk kebutuhan rumah tangga sudah cukup memadai, Elektrifikasi rumah tangga sudah mencapai 100%, Persentase rumah tangga yang memiliki layanan sanitasi layak secara mandiri sebesar 86%, Bali memiliki sawah seluas 71.836 ha, yang sudah organik seluas 54.931 ha atau 77%, serta hortikultura dan perkebunan yang secara keseluruhan sudah organik, Bali dianugrahi plasma nuftah yang sangat produktif yakni sapi Bali, babi Bali, kerbau lokal Bali, kambing lokal Bali, ayam lokal Bali, dan bebek lokal Bali, Bali dianugrahi potensi perikanan yang sangat kaya dan unggul, terdiri atas: perikanan tangkap di laut, perikanan tangkap di perairan umum, perikanan budidaya; seperti ikan tuna, ikan kerapu, ikan kakap, ikan bawal, ikan tongkol, ikan hias, udang, dan kepiting serta budidaya rumput laut, Pemerintah Provinsi Bali menerapkan kebijakan Bali Mandiri Energi dengan Energi Bersih; dan Bali mampu memenuhi kebutuhan energi, dengan daya mampu sebesar 1.322 MW, sedangkan kebutuhan beban puncak sebesar 980 MW. Namun, Bali belum mandiri energi karena sebesar 370 MW masih disuplai dari luar Bali.

Lebih lanjut, Gubernur Wayan Koster juga menyampaikan pencapaian pembangunan Kebudayaan Bali, melalui penguatan dan pemajuan Kebudayaan Bali yang meliputi berbagai unsur, yaitu: Penguatan Kedudukan, Kewenangan, dan Fungsi Desa Adat. Kebijakan ini merupakan pemuliaan Desa Adat, yang merupakan warisan monumental dan adiluhung sejak tempo dulu (abad ke-11). Saat ini terdapat 1.493 Desa Adat.  Penguatan kelembagaan dan fungsi Subak. Kebijakan ini merupakan pemuliaan Subak, yang merupakan warisan monumental dan adiluhung sejak tempo dulu (abad ke-8). Saat ini terdapat 1.596 Subak. Pada tahun 2012, Subak ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda Dunia oleh UNESCO, Penggunaan Busana Adat Bali, Pelindungan Pura, Pratima, dan Simbol Keagamaan, Tata-Titi Kehidupan Masyarakat Bali Berbasis Kearifan Lokal Sad Kerthi, Pemuliaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali; g) Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali; h) Pembaharuan Pesta Kesenian Bali; dan i) Penyelenggaraan Festival Seni Bali Jani. 

wartawan
YUE
Category

Sambut HUT RI ke-81, Pemkab Buleleng Bagikan 15 Ribu Bendera

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mulai menggencarkan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Gerakan tersebut ditandai dengan pembagian ribuan bendera kepada masyarakat oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Sekretaris Daerah Gede Suyasa di kawasan Titik Nol Singaraja, Selasa (28/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ribuan Botol Miras Berpita Cukai Palsu Disita di Bali, Negara Selamatkan Potensi Kerugian Rp2,14 Miliar

balitribune.co.id I Badung - Sinergi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bersama Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI berhasil menggagalkan peredaran minuman mengandung etil alkohol (MMEA) atau minuman keras (miras) ilegal yang diduga menggunakan pita cukai palsu di Bali. Dalam operasi gabungan tersebut, petugas menyita sebanyak 19.142 botol atau setara 14.400,36 liter MMEA dengan nilai barang mencapai Rp12,55 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Pamedek Iringi Pacepukan Patapakan di Catus Pata Gianyar, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

balitribune.co.id I Gianyar - Ribuan pamedek menyemut di areal Catus Pata Kota Gianyar, mengiringi prosesi sakral 'pamendak agung' dan 'pacepukan patapakan barong' dalam rangkaian piodalan di Pura Dalem Serongga, Gianyar. Banyaknya warga yang mengikuti prosesi ini sempat membuat arus lalu lintas di Kota Gianyar lumpuh, Selasa (28/7/2026) pagi. 

Baca Selengkapnya icon click

Pemilihan Bendesa Adat Pejarakan Gunakan Sistem Voting, Wayan Sudana Raih Suara Terbanyak

balitribune.co.id I Singaraja - Proses pemilihan Bendesa Adat (Kelian Desa Adat) Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, masa ayahan 2026–2031 berlangsung lancar dan kondusif meski menggunakan mekanisme pemungutan suara langsung (pasuaran krama). Mekanisme tersebut dipilih berdasarkan aspirasi mayoritas krama desa, meski sebelumnya terdapat pedoman dari Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali yang lebih mengedepankan musyawarah mufakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kontingen Karangasem Raih Juara II Lomba Senam, Ny. Mas Parwata Hadiri Puncak HKG PKK ke-54 Provinsi Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Kontingen TP PKK Kabupaten Karangasem kembali menorehkan prestasi membanggakan pada Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Provinsi Bali. Tim Lomba Senam perwakilan Kabupaten Karangasem dari SMAN 2 Amlapura berhasil meraih Juara II pada ajang yang digelar di Panggung Terbuka Ardha Candra, UPTD Taman Budaya Provinsi Bali, Denpasar, Jumat (24/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.