Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Harga BBM Tak Pengaruhi Aktivitas Nelayan di Gianyar

Bali Tribune / Aktivitas nelayan di Gianyar tetap berjalan normal.

balitribune.co.id | Gianyar - Kenaikan BBM yang direncanakan mulai awal April ini, melengkapi kegundahan masyarakat yang masih diselimuti harga minyak goreng yang meroket.

Syukurnya, nelayan di Gianyar yang sangat bergantung pada BBM dalam aktivitasnya, tidak gundah sudah mengantongi Kartu Nelayan dan beragam kemudahannya, termasuk akses mendapatkan BBM. Kalaupun tarif BBM naik, tentunya akan menyertai harga ikan.

Ketua Kelompok Nelayan Desa Lebih, Made Ada, Kamis (31/3) menyebut nelayan beraktivitas normal.  Tidak hanya nelayan di Pantai Lebih, nelayan  di seluruh pesisir Gianyar disebutkan sudah terbiasa mengikuti dinamika yang ada termasuk perubahan harga BBM.

"Sampai saat ini masih melaut dengan normal dan nampaknya belum mendapat dampak saat akan dinaikkannya harga BBM. Kalaupun nanti naik, kita kan siasati juga. Mungkin harga ikan naik serta selektif melaut," ungkapnya.

Dijelaskan Made Ana, nelayan Lebih berjumlah 198 orang. Sedangkan nelayan yang aktif melaut sekitar 60%, yang memang mengandalkan sehari-hari dengan menjadi nelayan. Sedangkan yang 40% sisanya baru melaut saat ikan tangkapan melimpah guna mengurangi kerugian BBM.

Made Ada menjelaskan setiap nelayan memiliki kartu anggota, sehingga setiap pembelian bensin dengan menunjukkan kartu anggota sehingga dilayani di SPBU. "Gianyar belum ada SPBU khusus nelayan, kalau di Kusamba, Klungkung sudah ada SPBU melayani khusus nelayan," jelasnya.

Khusus untuk nelayan Lebih, pembelian BBM jenis bensin dilayani di SPBU Lebih rata-rata 10 liter untuk satu nelayan per hari. "Lebih dari 10 liter tidak dilayani, nanti kena pasal penimbunan," terangnya lagi.

 Saat ini tangkapan ikan rata-rata 5 kg, dengan tangkapan ikan Lemuru, Languan, Jangkindan Tongkol. Dengan hasil tangkapan tersebut, kondisi perekonomian nelayan masih stabil. "Ya, sampai saat ini Gianyar belum ada SPBU khusus nelayan. Tapi investasinya besar, belum ada yang mau," terangnya.

wartawan
ATA
Category

HMI, Sampah, dan Mulai dari Dapur

balitribune.co.id | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Teknik, MIPA, Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana menggelar diskusi dengan tema "Bersama Peduli, Bersama Menginspirasi". Diskusi yang menghadirkan kalangan akademisi dan praktisi sebagai pembicara itu membahas isu yang sedang menjadi perhatian publik, yakni masalah sampah.

Baca Selengkapnya icon click

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkot Denpasar Gelar Aksi Kebersihan dan Penanaman Pohon Serentak

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar menggelar aksi kebersihan dan penanaman pohon serentak  yang dipusatkan di Pantai Padanggalak, Denpasar pada Sabtu (6/6/2026). Selain merupakan kegiatan rutin, aksi tersebut juga dilaksanakan serangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nelayan dan Relawan Amankan 182 Butir Telur Penyu Hijau di Pantai Camplung Buleleng

balitribune.co.id | Singaraja - Upaya pelestarian penyu hijau kembali dilakukan di pesisir utara Bali. Sebanyak 182 butir telur penyu berhasil diamankan oleh nelayan dan relawan konservasi setelah ditemukan di kawasan Pantai Camplung, Desa Banyuasri, Kecamatan Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Klinik Sudirman Medical Centre Tawarkan Solusi Atasi Stres dan Gangguan Tidur dengan Exomind

balitribune.co.id | Denpasar - Klinik Sudirman Medical Centre (SMC) Denpasar kini menghadirkan teknologi atau alat Exomind untuk pasien yang mengalami gangguan kesehatan mental. Saat ini sudah waktunya untuk lebih memerhatikan kesehatan mental ditengah kehidupan era modern. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konsultan Psikiater Beberkan Dampak Kelebihan Beban Digital dan Solusinya

balitribune.co.id | Denpasar - Beberapa tahun terakhir, dunia menghadapi peningkatan signifikan dalam tingkat stres, burnout, gangguan tidur, kelelahan mental, serta penurunan fokus akibat gaya hidup modern yang semakin cepat dan penuh tekanan. Hal itu salah satunya disebabkan karena tekanan di dunia kerja, persaingan, kecanduan judi online, kelebihan beban dari informasi digital serta persoalan lainnya. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.