Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

HPN 2026: Saatnya Pers Profesional Mengawal Demokrasi dan Ekonomi

wartawan
Bali Tribune / Arief Wibisono, S.I.Kom., M.I.Kom., CT BNSP - Wakil Ketua Bidang Pendidikan PWI Bali dan Wartawan Bali Tribune

balitribune.co.id | Hari Pers Nasional (HPN) 2026 kembali menjadi penanda penting perjalanan dunia jurnalistik Indonesia. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, peringatan ini menghadirkan ruang refleksi tentang bagaimana Pers menjalankan perannya sebagai pilar demokrasi, penjaga akal sehat publik di tengah gempuran media sosial, sekaligus pengawal arah pembangunan bangsa.

Dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, posisi Pers sesungguhnya sudah sangat jelas. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 menegaskan bahwa kemerdekaan Pers adalah wujud kedaulatan rakyat. Artinya, kerja jurnalistik bukan sekadar aktivitas menyampaikan berita, melainkan bagian dari mekanisme publik untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, dan kontrol sosial terhadap kekuasaan.

Pada tahun ini, HPN mengangkat tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat.” Tema tersebut mengandung pesan kuat - kualitas demokrasi dan ketahanan ekonomi tidak bisa dilepaskan dari kesehatan ekosistem Pers.

Pers yang sehat berarti Pers yang bekerja dengan integritas moral, profesional dalam metode, serta teguh menghadirkan informasi yang jujur dan berimbang. Di tengah derasnya hoaks, arus disinformasi, klikbait, dan polarisasi opini, tuntutan terhadap kualitas Pers terasa semakin relevan.

Di era banjir data dan algoritma, ancaman terhadap Pers bukan lagi semata sensor, melainkan erosi kepercayaan. Ketika publik mulai ragu, ketika berita dianggap sekadar opini berkepentingan, saat itulah fondasi Pers sebenarnya sedang retak.

Tugas berat Pers di tengah disrupsi media, menghadirkan informasi yang akurat dan disampaikan secara bertanggung jawab akan melahirkan kepercayaan publik. Dan kepercayaan, dalam konteks apa pun, adalah modal sosial yang amat mahal. Dari sanalah lahir optimisme, partisipasi warga, hingga dukungan terhadap kebijakan pembangunan.

Korelasi inilah yang membuat tema HPN 2026 menjadi strategis. Ketika publik percaya pada informasi, maka fondasi ekonomi pun menjadi lebih kokoh. Dunia usaha bergerak dengan kepastian, investor membaca situasi dengan lebih jernih, dan masyarakat mampu mengambil keputusan berbasis data, bukan kabar burung atau katanya.

Dengan kata lain, kerja jurnalistik yang berkualitas berkontribusi langsung pada kedaulatan ekonomi.

HPN 2026 juga menjadi pengingat bahwa tugas Pers tidak berhenti pada fungsi kritik. Pers adalah mitra pembangunan. Ia menerangi capaian, mengingatkan kekurangan, serta membuka ruang dialog agar arah kebijakan tetap berpihak pada kepentingan publik.

Karena itu, peringatan tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi pesta bagi para pewarta, tetapi momentum evaluasi bersama - sudah sejauh mana Pers menjaga denyut nadi demokrasi, dan seberapa besar ia ikut menegakkan fondasi bangsa.

Puncak peringatan Hari Pers Nasional 2026 yang digelar di Provinsi Banten. Seluruh insan pers serta masyarakat luas diajak untuk hadir dan meramaikan perhelatan tersebut sebagai simbol kolaborasi antara media dan publik.

Semangatnya sederhana namun mendalam - tanpa Pers yang sehat, sulit membayangkan ekonomi yang berdaulat. Dan tanpa keduanya, bangsa yang kuat hanya akan menjadi slogan.

"Selamat Hari Pers Nasional 2026. Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat". 

wartawan
RED
Category

Bendungan Sangsang Jebol, Puluhan Hekta Sawah dan Tambak Terancam

balitribune.co.id | Gianyar - Untuk kesekian kalinya, Bendungan Sangsang di Desa Lebih, Gianyar, kembali jebol. Akibatnya, tidak ada aliran air di Sungai Pakerisan yang menjadi sumber air irigasi  puluhan hektare sawah dan tambak. Kondisi ini membuat resah para petani, larena terancam gagal tanam. Terlebih, tanaman padi di wilayah itu, rata-rata baru berumur sekitar satu pekan terancam mengalami kekeringan akibat terhentinya suplai air. 

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Sanjaya Hadiri Karya Agung di Pura Manik Toya, Batannyuh, Marga

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Uleman Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah ring Pura Manik Toya, Banjar Adat Umadiwang, Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Kamis (5/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sebut Pansus TRAP DPRD Bali 'Lucu', Perbekel Pancasari Tegaskan Desa Tak Punya Kewenangan Backing Bali Handara

balitribune.co.id | Singaraja - Kepala Desa (Perbekel) Desa Pancasari, Sukasada, Buleleng, Wayan Komiarsa, mengaku kecewa terhadap proses Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, pada Rabu (4/2/2026) lalu. Ia menilai aspirasi dan data riil dari pihak desa terkait persoalan banjir di wilayahnya tidak diberikan ruang yang cukup untuk dipaparkan.

Baca Selengkapnya icon click

Pesan Gubernur Bali di Rakor P4GN 2026, Penanganan Narkoba Harus Serius dan Terpadu

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmen serius dalam pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika (P4GN) melalui Rapat Koordinasi P4GN Provinsi Bali Tahun 2026 yang digelar di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (5/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.