Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ida Rsi Putra Manuaba Perkenalkan Konsep Tri Hita Karana di Vrindavan

Yoga
Bali Tribune/ YOGA - Tokoh spiritual asal Bali, Ida Rsi Putra Manuaba, hadir sebagai Chief Guest pada pembukaan International Yoga Festival Vrindavan 2026 yang diselenggarakan pada 27 Februari 2026 di Vrindavan.

balitribune.co.id I Denpasar - Tokoh spiritual asal Bali, Ida Rsi Putra Manuaba, yang juga dikenal secara internasional sebagai Agus Indra Udayana, hadir sebagai Chief Guest dan menyampaikan sambutan utama pada pembukaan International Yoga Festival Vrindavan 2026 yang diselenggarakan pada 27 Februari 2026 di Vrindavan.

Festival ini mempertemukan para guru yoga, praktisi, pencari kebenaran, serta komunitas spiritual dari berbagai negara untuk merayakan yoga sebagai jalan kesadaran dan harmoni global.

Dalam pidatonya yang berjudul “Balinese Spiritual Wisdom: Living Harmony in a Modern World,” Ida Rsi Putra Manuaba menegaskan bahwa yoga bukan sekadar praktik di atas matras, melainkan cara hidup yang menyatukan manusia dengan Tuhan, sesama, dan alam.

Beliau memperkenalkan filosofi luhur Bali, Tri Hita Karana yakni Tiga Penyebab Kebahagiaan dan Kesejahteraan yang meliputi Harmoni dengan Tuhan, Harmoni antar sesama manusia, serta Harmoni dengan alam semesta. "Yoga bukan hanya tentang postur tubuh. Yoga adalah kesatuan yang dijalani dalam doa, dalam kebersamaan, dan dalam cara kita menjaga bumi,” ungkap Ida Rsi dikomfirmasi melalui saluran telephone dari Denpasar, Selasa (3/3/2026).

Ida Rsi menjelaskan bahwa dalam kehidupan masyarakat Bali, spiritualitas tidak terpisah dari keseharian. Sejak matahari terbit, doa dan persembahan menjadi wujud kesadaran bahwa hidup adalah anugerah. Setiap canang dan dupa yang dihaturkan bukan sekadar ritual, melainkan latihan kehadiran dan rasa syukur. Nilai ini sejalan dengan ajaran Karma Yoga dalam Bhagavad Gita yakni bekerja dengan tulus tanpa keterikatan pada hasil. "Ketika hidup menjadi persembahan, kecemasan berkurang. Ketika tindakan menjadi doa, ego melembut,” tuturnya.

Dalam konteks krisis lingkungan global, beliau menyoroti sistem irigasi tradisional Bali, Subak, sebagai contoh nyata ekologi spiritual, di mana air dipandang sebagai berkah suci yang dibagikan secara adil. "Jika prana mengalir dalam tubuh kita, maka sungai adalah prana bagi bumi. Tidak mungkin kita memurnikan napas melalui pranayama namun mencemari sungai,” tegasnya.

Ida Rsi juga mengangkat konsep Bali tentang Taksu, yaitu pancaran spiritual yang lahir dari ketulusan, disiplin, dan keselarasan dengan kehendak Ilahi.

“Taksu hadir ketika praktik menjadi tulus, pelayanan menjadi murni, dan ego menjadi bening,” jelasnya, sembari mengajak komunitas yoga global untuk tidak hanya mengejar teknik, tetapi juga penyelarasan batin.

wartawan
RED
Category

59 Anak Ikuti Khitanan Massal di Masjid Keramat Kuna

balitribune.co.id I Singaraja - Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna mengapresiasi pelaksanaan Khitanan Ceria yang digelar di Masjid Keramat Kuna Kampung Kajanan, Minggu (23/8/2026). Kegiatan tersebut dinilai menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus memberikan manfaat kesehatan bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Hadirkan Fitur Test Ride di Aplikasi Motorku X

balitribune.co.id | Denpasar - Di tengah tren konsumen muda yang menginginkan layanan cepat dan serba digital, Astra Motor menghadirkan solusi inovatif melalui aplikasi Motorku X yang kini dilengkapi fitur Test Ride. Fitur ini dirancang khusus untuk mengakomodasi kebutuhan generasi milenial dan Gen Z yang ingin merasakan sensasi berkendara sepeda motor Honda impian secara langsung sebelum membeli, tanpa proses yang rumit.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sudamala Dialogues 2026 Mempertemukan Lima Perempuan Inspiratif dari Berbagai Bidang

balitribune.co.id | Denpasar - Salah seorang seniman perempuan yang merupakan maestro tari Bali, Cokorda Istri Ratih Iryani menyadari sebagai seniman tidak bisa menjadi kaya. "Tapi sejalan dengan waktu penghasilan saya selalu dari seniman.

Baca Selengkapnya icon click

Petani Kopi di Kintamani Memenuhi Syarat Proyek Perdagangan Karbon Kebun Kopi

balitribune.co.id | Bangli - Ibu-ibu petani kopi di Kintamani Kabupaten Bangli bersiap melakukan perdagangan karbon. Mengingat, petani kopi setempat telah mengimplementasikan pertanian dengan menggunakan pupuk organik yang menjadi salah satu syarat untuk perdagangan karbon kebun kopi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.