Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Istri Bupati Bangli Berpulang

Ni Luh Putu Erik Wiriyani (alm)

BALI TRIBUNE - Ni Luh Putu Erik Wiriyani (Nyonya Erik Gianyar), istri Bupati Bangli I Made Gianyar meninggal akibat sakit komplikasi yang diderita cukup lama. Nyonya Erik (55) meninggal dalam perawatan di RSUP sanglah Denpasar, Kamis (6/9) sekitar pukul 05.00 Wita.

Awalnya almarhumah yang dikaruniai satu orang putri yakni Sintya Wulandari Wirindya (21), dan satu orang putra Ananta Wicaksana Wirindya (22) didiagnosa menderita kanker payudara. Kemudian sel kanker semakin menyebar dan merusak organ tubuh lainnya.

Menurut I Made Subrata yang juga adik Bupati Made Gianyar, jenazah dipulangkan dari RSUP sanglah Denpasar ke Desa Bunutin, Kintamani sekitar pukul 05.00 Wita. Dilanjutkan dengan proses memandikan jenazah sekitar pukul 12.00 Wita dan penguburan dilakukan pukul 17.00 Wita. "Pada tanggal 19 September mendatang baru akan dilaksanakan upacara Ngurug, sekarang istilahnya mekinsan," imbuh Subrata.

Di Desa Bunutin sendiri sedang mempersiapkan upacara piodalan di Pura Dalem Pingit Melambo. Dikarenakan bersamaan dengan persiapan upacara yang kena sebelan pengapit. "Meski begitu warga yang lain tetap melayat karena memang di sini ada kepercayaan bahwa pada Tilem semua dilebur sehingga krama tidak sebel lagi, yang sebel hanya pemilik kematian. Untuk puncak karya di Dalem Pingit sendiri pada 12 September," terangnya.

 Disampaikan pula, jenazah tidak langsung diaben karena nantinya akan dilakukan upacara ngaben massal di Desa Adat Bunutin. Made Subrata yang juga Perbekel Desa Bunutin ini menceritakan, Nyonya Erik menderita kanker payudara sudah empat tahun lalu.

Upaya pengobatan baik operasi, kemoterapi sudah dijalani, namun sakit kanker menyebar dan terjadi komplikasi bahkan kedua ginjal, hati dan parunya pun tidak berfungsi dengan baik. "Karena ginjal sudah rusak niatnya cangkok ginjal, dan saya sendiri sudah siap memberikan ginjal saya. Namun dokter mengatakan kerusakan juga terjadi pada hati dan paru. Bila cangkok ginjal saja dirasa tidak memberikan perubahan, karena memang organ lain pun sudah rusak," ujarnya.

Nyonya Erik masuk rumah sakit pada Sabtu (1/9) lalu dan kondisinya semakin menurun. Selama dirawat di rumah, sedikitnya ada 5 perawat yang mengawasi. Upaya pengobatan tidak pernah putus, hanya saja diakui bila Nyonya Erik kurang mampu menjaga asupan makanan. "Makan kurang dikontrol, kemungkinan ini yang menyebabkan sel kanker cepat menyebar," ujarnya.

wartawan
Agung Samudra
Category

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click

Pura-pura Bisu Saat Ditegur Pecalang, Bule Keluyuran Saat Nyepi Diamankan Polisi

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana hening pelaksanaan hari  Raya di Sukawati sempat terusik ulah seorang warga negara asing (WNA), Kamis (19/3/2026). Bule ini didapati dengan santai jalan- jalan di Jalan Raya Sukwati dan mengabaikan teguran para pecalang adat yang mencoba memperingatkan. Hingga akhirnya, WNA ini diarahkan ke Mapolsek Sukawati, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.