Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Izin Penlok Bandara Buleleng Gabeng, Tirtawan Desak Presiden Copot Menhub

Nyoman Tirtawan

BALI TRIBUNE -  Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi hingga saat ini tak kunjung menerbitkan izin penentuan lokasi (Penlok) bandara di Buleleng. Beberapa kali dijanjikan izin Penlok ini turun, bahkan sejak pertengahan 2018, namun hingga kini tak kunjung terealisasi.  Kondisi ini membuat kalangan DPRD Bali gerah. Bahkan Anggota Komisi I DPRD Bali, Nyoman Tirtawan, mendesak Menhub agar paling lambat satu (1) bulan ke depan, izin Penlok ini sudah turun.  "Kalau dalam satu bulan izin Penlok tidak turun, kami minta Presiden copot saja Menhub. Apa saja kerjanya? Ngurus Penlok bandara saja tidak becus. Kita sudah di-PHP cukup lama," ujar Tirtawan, di Denpasar, Selasa (8/1). Menurut dia, izin Penlok ini hanya sebatas janji-janji dan bahkan cenderung tarik ulur. Bahkan izin Penlok ini terus saja menjadi sebatas "kabar burung." Ia pun meminta Presiden Jokowi menginstruksikan dan memberikan tekanan kepada Menhub agar bekerja ikhlas, cepat dan tuntas. "Ini kan sudah lima tahun. Kok tidak ada gebrakan? Bikin Penlok saja sampai berepisode. Jangan ada pamrih sehingga semua hitungan-hitungannya harus ada keuntungan pribadi. Ini tidak benar. Kita ingin membangun bandara untuk kepentingan publik, bukan untuk mengutamakan kepentingan pribadi," tandas Tirtawan. Politikus vokal asal Buleleng ini mengaku tidak habis pikir, apa sebenarnya kendala utama sehingga izin Penlok belum juga turun. "Apa susahnya menurunkan Penlok secepatnya? Apa kita disuruh nunggu lagi bertahun-tahun? Presiden kerjanya cepat, tapi kok menterinya kerjanya di bawah standar? Menteri ini perlu diganti," kritik Tirtawan. Ia berpandangan, keberadaan bandara di Buleleng merupakan kebutuhan mendesak. Bukan hanya dalam konteks pemerataan pembangunan dan pemerataan ekonomi. "Namun ada hal yang lebih besar yakni sebagai kontigensi plan (rencana alternatif) bagi perekonomian atau pariwisata Bali ketika terjadi misalnya bencana alam di Bali Selatan atau di seputar Bandara Internasional Ngurah Rai," tutur Tirtawan. Ia menambahkan, berdasarkan kajian sejumlah lembaga dan ahli, kawasan Bali Selatan sangat rawan bencana seperti potensi likuifaksi, gempa bumi hingga tsunami.  Hal ini sesuai hasil kajian ilmiah Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI), yang menyebutkan kawasan Bali Selatan rawan likuifaksi tinggi seperti Pedungan, Serangan, Pelabuhan Benoa, dan Tanjung Benoa. Kawasan tersebut sangat dekat dengan Bandara Internasional Ngurah Rai. Sehingga jika terjadi bencana di kawasan itu, operasional bandara pasti lumpuh total dan ribuan penerbangan akan dibatalkan.

wartawan
San Edison
Category

Walk For Peace 2026: Simbol Toleransi dan Harmoni Bali

balitribune.o.id I Singaraja - Sebanyak 50 Bhikkhu dari berbagai negara di Asia Tenggara resmi memulai perjalanan suci lintas provinsi bertajuk Indonesia Walk For Peace 2026. Aksi jalan kaki ini dimulai dari Brahma Vihara Arama, Singaraja, Buleleng, Sabtu (9/5/2026), menuju Candi Borobudur, Magelang, untuk menyambut Hari Suci Waisak pada 31 Mei mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Okupansi Rendah, Subsidi Bus Trans Metro Dewata Dievaluasi

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar tengah melakukan evaluasi mendalam terkait kelanjutan anggaran operasional Bus Trans Metro Dewata (TMD). Langkah ini diambil menyusul masih rendahnya tingkat keterisian penumpang (load factor) yang hanya berkisar antara 30 hingga 40 persen.

Baca Selengkapnya icon click

Dukung Pariwisata Hijau, Pemkot Denpasar Perketat Audit Limbah

balitibune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar memperkuat sinergi dengan pelaku usaha sektor Hotel, Restoran, Kafe (Horeka), dan Daerah Tujuan Wisata (DTW) guna mengoptimalkan pengolahan sampah berbasis sumber. 

Langkah ini ditegaskan dalam pertemuan strategis di Dharma Negara Alaya (DNA), Jumat (8/5/2026), yang dihadiri langsung oleh Gubernur Bali Wayan Koster dan Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pastikan Horeka Pilah Sampah, Bupati Badung Turun Langsung ke Kuta

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin aksi Kurve Pengawasan dan Penegakan Hukum Lingkungan pada sektor Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka) serta sektor perdagangan di wilayah Kelurahan Kuta, Jumat (8/5/2026). Di saat yang sama, Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta juga memantau pelaksanaan kegiatan pengelolaan sampah di wilayah Kelurahan Tuban.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.