Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Galungan, Harga Bawang Putih di Tabanan Naik 36 Persen

pemantauan harga bahan pokok
Bali Tribune / PEMANTAUAN - Kegiatan pemantauan harga kebutuhan pokok menjelang hari raya Galungan oleh Disperindag Tabanan di salah satu pasar pada Senin (8/6/2026).

balitribune.co.id I Tabanan - Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Tabanan mulai mengalami fluktuasi harga menjelang hari raya Galungan. Kenaikan harga yang agak signifikan terjadi pada komoditas bawang putih yang naik hingga 36 persen.

Berdasarkan hasil pemantauan pasar oleh petugas dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tabanan pada Senin (8/6/2026), fluktuasi harga ini dipicu oleh meningkatnya permintaan. Selain itu, yang tidak kalah signifikan pengaruhnya adalah faktor eksternal terkait pelemahan nilai tukar rupiah untuk barang impor.

Saat ini, harga bawang putih di tingkat pasar meroket dari Rp 33.000 menjadi Rp 45.000 per kilogram. Tren kenaikan juga diikuti oleh bawang merah yang mengalami peningkatan sebesar 20 persen, yakni dari Rp 40.000 menjadi Rp 48.000 per kilogram.

Kepala Disperindag Tabanan, I Gede Sukanada, menjelaskan bahwa khusus untuk bawang putih, harga sangat bergantung pada kondisi perdagangan luar negeri. Hal ini disebabkan karena ketersediaan stok di pasar domestik masih mengandalkan jalur impor atau dengan kata lain harus didatangkan dari luar negeri. "Bawang putih merupakan komoditas impor, sehingga kenaikannya sangat dipengaruhi oleh pelemahan nilai rupiah," ujar Sukanada.

Selain kelompok bumbu dapur, harga tomat mencatatkan kenaikan tertinggi mencapai 40 persen, dari Rp 10.000 menjadi Rp 14.000 per kilogram. Sejumlah komoditas sayuran seperti kol, sawi putih, dan sayur hijau juga merangkak naik antara 17 hingga 25 persen akibat mulai menurunnya angka produksi di tingkat petani.

Kendati demikian, tidak semua komoditas mengalami kenaikan harga. Beberapa di antaranya justru ada yang mengalami penurunan. Misalnya kelapa, cabai merah keriting, kencur, dan udang segar. Penurunan harga yang berkisar antara delapan hingga 18 persen ini terjadi karena adanya peningkatan pasokan hasil produksi di pasaran.

Sukanada menambahkan, secara umum harga bahan pangan strategis lainnya seperti beras, gula pasir, minyak goreng, daging, serta telur ayam masih terpantau stabil. "Kami terus melakukan pemantauan untuk menjaga stabilitas harga serta memastikan pasokan tetap aman," tegasnya.

wartawan
JIN
Category

CCTV Strategis di Klungkung Tak Berfungsi, DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan Keamanan

balitribune.co.id | Semarapura - Keberadaan kamera pengawas (CCTV) milik Pemkab Klungkung mendapat sorotan tajam dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Klungkung. Sejumlah CCTV di titik strategis dilaporkan mati dan tidak berfungsi, sehingga menghambat pengawasan keamanan serta penanganan kasus kriminalitas di wilayah tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sengketa Tanah Subak Kerdung, Kuasa Hukum Sebut Putusan MA Bukan Soal Kepemilikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sengketa tanah di Subak Kerdung, Pedungan, Denpasar, kian memanas di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Tim Kuasa Hukum terdakwa Anak Agung Ngurah Darmawan menegaskan bahwa putusan perkara perdata hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung (MA) tidak dapat dijadikan acuan untuk menentukan pemilik sah atas objek tanah yang kini masuk dalam perkara pidana Nomor 845/Pid.B/2026/PN Dps.

Baca Selengkapnya icon click

New Honda Stylo 160 Semakin Fashionable dengan Pilihan Warna Baru

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) hadirkan pilihan warna terbaru pada skutik favorit premium fashionable, New Honda Stylo 160. Penyegaran pada skutik bergaya retro dan powerful ini hadir dengan pilihan warna baru Glam Grey serta Royal Violet yang siap mencuri perhatian saat menjalani mobilitas produktif harian dan bergaya di akhir pekan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Usai Curi Brankas Senilai Rp500 Juta, Pelaku Nekat Bakar Rumah Ipar

balitribune.co.id | Tabanan - Misteri kebakaran rumah di Gang Jambu, Banjar Taman Sari Anyar, Desa Banjar Anyar, Kediri, Rabu (16/9/2026) lalu akhirnya terungkap. Kebakaran tersebut sengaja dipicu oleh AR (45), pedagang yang juga merupakan adik ipar korban, demi menutupi aksi pencurian brankas senilai Rp500 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.