Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Pelaksanaan Annual Meeting IMF dan World Bank 2018, TNI AL Kerahkan KRI dan Heli Gelar Gladi Parsial

Pantai
EVAKUASI – Sejumlah personel tengah melakukan proses evakuasi menggunakan sebuah helikopter milik TNI AL di sela gelar Gladi Parsial dengan melibatkan KRI dr Soeharso-990 yang tengah lego jangkar di Pantai Mengiat, Nusa Dua, Kamis (12/4).

BALI TRIBUNE - JAJARAN TNI Angkatan Laut (AL) melakukan latihan untuk menguji kemampuan para personel dalam proses evakuasi masyarakat, termasuk para delegasi pertemuan Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia (world bank), apabila pada pelaksanaan sidang tahunan tersebut terjadi bencana alam. "Agar mendapatkan hasil optimal, kami perlu mengadakan latihan dari berbagai pihak untuk bersinergi mengisi kekurangan yang ada," kata Komandan Satuan Kapal Amfibi Komando Armada Timur (Dansatfibarmatim) Kolonel Laut (P) Sawa, selaku Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Lat Parsial di atas KRI dr Soeharso-990 yang tengah lego jangkar di Pantai Mengiat, Nusa Dua, Kamis (12/4). Latihan kali ini dilakukan secara parsial khusus menyangkut kesiapan evakuasi melalui jalur laut dengan skenario bencana alam yang terjadi saat pertemuan IMF dan Bank Dunia yang akan berlangsung di Nusa Dua, 8-14 Oktober 2018 mendtang. Dalam latihan yang melibatkan ratusan petugas dari TNI AL, BNPB, BPBD, Basarnas, dan instansi terkait lainnya itu dilakukan evakuasi menggunakan 2 kapal jenis Landing Craft Unit (LCU) yang bisa langsung mendarat di bibir pantai, beberapa perahu karet dan sebuah helikopter menuju KRI dr Soeharso-990 dengan target waktu kurang dari 20 menit. Tiga tempat mendarat helikopter juga disiapkan dengan jarak tempuh sekitar tiga menit dari KRI dr Soeharso-990 yang merupakan kapal bantu rumah sakit, yakni helipad di Peninsula, Lapangan Lagoon, dan Hotel St Regis dengan Pantai Mengiat sebagai lokasi untuk menjemput personel. Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Wisnu Widjaja menambahkan, kegiatan latihan ini untuk menunjukkan kepada dunia bahwa personel di Indonesia siap melakukan mitigasi bencana. "Ini akan menyakinkan dunia bahwa kami sudah ada mekanisme, sistem bagaimana evakuasi dilakukan. Ada rencana darurat dan latihan seperti ini," katanya. Latihan parsial itu juga dilakukan sebagai bentuk partisipasi Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) yang diinisiasi BNPB dalam membangun kesadaran masyarakat terkait pentingnya mempersiapkan diri menghadapi bencana. Wisnu menambahkan HKB pada 26 April 2018 akan digelar latihan penanggulangam serentak secara mandiri di seluruh Indonesia oleh semua lapisan masyarakat, khusus untuk di Bali, latihan tersebut diharapkan akan melibatkan sejumlah wisatawan, pelaku pariwisata, serta masyarakat dan instansi terkait lainnya. Pertemuan tahunan IMF dan Bank Dunia di Bali akan dihadiri lebih dari 15 ribu delegasi yang merupakan para kepala negara dan penentu kebijakan bidang keuangan dan moneter dari 189 negara. Untuk itu, momentum tersebut juga dijadikan wadah menunjukkan kepada dunia terkait kesiapsiagaan Indonesia dan khususnya Bali dalam menghadapi bencana.

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Petani Garam Karangdadi Kusamba Kembali ke Sistem Tradisional

balitribune.co.id | Semarapura - Petani garam tradisional di pesisir Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, resmi meninggalkan sistem pembuatan garam media tunnel. Metode yang diperkenalkan Kementerian Sosial (Kemensos) sejak tahun 2022 tersebut tidak lagi digunakan lantaran hasil produksinya ditolak oleh pasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kabur ke Badung, Terduga Pelaku Curanmor Dibekuk Polsek Blahbatuh

balitribune.co.id | Gianyar - Digiring ke Mapolsek Blahbatuh, menandai berakhirnya pelarian ANB (26 tahun). Terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ini berakhir di sebuah tempat kos di Banjar Selat Beringkit, Mengwitani, Badung. Setelah disanggong Tim Opsnal Reskrim Polsek Blahbatuh tanpa perlawanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terkait PWA, Dewan Bali Minta Pemerintah Provinsi Bali Terbuka

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali telah memberlakukan pungutan bagi wisatawan asing (PWA) yang datang ke Bali untuk tujuan wisata sebesar Rp 150 ribu sejak 14 Februari 2024 lalu. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali menegaskan kepada Pemerintah Provinsi Bali dalam hal ini Gubernur Bali untuk terbuka terhadap PWA tersebut. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.