Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Pementasan Tari Rejang Renteng Massal, Gladi, Ratusan Ibu-ibu Ngigel Di Lapangan Sangsit

Bali Tribune/ Ratusan ibu-ibu asal berbagai desa di Kecamatan Sawan menari Tari Rejang Renteng saat gladi bersih di Lapangan Sangsit,Kamis (27/3) kemarin. Tampak, para anggota PKK Desa Giri Emas saat gladi tersebut.
balitribune.co.id | Singaraja - Serangkaian puncak perayaan HUT Kota Singaraja ke-415 pada, 30 Maret 2019 nanti, dipentaskan tarian Rejang Renteng secara massal. Rencananya, pementasan tarian tersebut melibatkan 7.200 orang penari asal desa dan kelurahan se-Buleleng.
 
Jelang pementasan, Pemerintah Kecamatan Sawan melaksanakan gladi bersih di lapangan Desa Sangsit, Kamis (28/3) kemarin. Hadir pada kegiatan dimaksud, Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Aries Suradnyana didampingi Camat Sawan, I Gst.Ngr Suradnyana.
 
Dalam sambutannya, Ny. Aries Suradnyana menegaskan, pementasan Tari Rejang Renteng secara massal merupakan wujud persembahan kehadapan Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Ia menyebutkan, awalnya jumlah penari yang dilibatkan adalah 7.400 orang dengan rincian, masing-masing desa dan kelurahan di Buleleng menyertakan 50 orang perwakilannya.
 
Dikarenakan 4 dari 148 desa dan kelurahan di Buleleng tidak bisa menyertakan warganya maka, total penari yang dilibatkan saat pementasan Tari Rejang massal serangkaian Hut Kota Singaraja ke-415 adalah, 7.200 orang.
 
“Ada empat kelurahan yang tidak bisa ikut,” ucapnya sembari menyebutkan hal itu disebabkan minimnya umat Hindu di kelurahan dimaksud.
 
Sebagaimana penelusuran Koran ini, untuk kepentingan pementasan itu, masing-masing desa dan kelurahan di Buleleng menyertakan 50 orang penarinya. 
 
Demi keseragaman, semua penari mempergunakan busana berupa kebaya berwarna putih dengan selendang dan sarung berwarna kuning. Busana dimaksud diberikan kepada semua penari secara gratis.
 
Konon, pengadaan busana yang jika ditotal mencapai nilai ratusan juta tersebut bersumberkan APBD Buleleng.
wartawan
I Wayan Sudarma
Category

Ribuan Botol Miras Berpita Cukai Palsu Disita di Bali, Negara Selamatkan Potensi Kerugian Rp2,14 Miliar

balitribune.co.id I Badung - Sinergi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai bersama Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI berhasil menggagalkan peredaran minuman mengandung etil alkohol (MMEA) atau minuman keras (miras) ilegal yang diduga menggunakan pita cukai palsu di Bali. Dalam operasi gabungan tersebut, petugas menyita sebanyak 19.142 botol atau setara 14.400,36 liter MMEA dengan nilai barang mencapai Rp12,55 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Ribuan Pamedek Iringi Pacepukan Patapakan di Catus Pata Gianyar, Arus Lalu Lintas Sempat Lumpuh

balitribune.co.id I Gianyar - Ribuan pamedek menyemut di areal Catus Pata Kota Gianyar, mengiringi prosesi sakral 'pamendak agung' dan 'pacepukan patapakan barong' dalam rangkaian piodalan di Pura Dalem Serongga, Gianyar. Banyaknya warga yang mengikuti prosesi ini sempat membuat arus lalu lintas di Kota Gianyar lumpuh, Selasa (28/7/2026) pagi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemilihan Bendesa Adat Pejarakan Gunakan Sistem Voting, Wayan Sudana Raih Suara Terbanyak

balitribune.co.id I Singaraja - Proses pemilihan Bendesa Adat (Kelian Desa Adat) Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, masa ayahan 2026–2031 berlangsung lancar dan kondusif meski menggunakan mekanisme pemungutan suara langsung (pasuaran krama). Mekanisme tersebut dipilih berdasarkan aspirasi mayoritas krama desa, meski sebelumnya terdapat pedoman dari Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali yang lebih mengedepankan musyawarah mufakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kontingen Karangasem Raih Juara II Lomba Senam, Ny. Mas Parwata Hadiri Puncak HKG PKK ke-54 Provinsi Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Kontingen TP PKK Kabupaten Karangasem kembali menorehkan prestasi membanggakan pada Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Provinsi Bali. Tim Lomba Senam perwakilan Kabupaten Karangasem dari SMAN 2 Amlapura berhasil meraih Juara II pada ajang yang digelar di Panggung Terbuka Ardha Candra, UPTD Taman Budaya Provinsi Bali, Denpasar, Jumat (24/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harga Seekor Ayam dan Harga Sebuah Nyawa

balitribune.co.id | "Seekor ayam mungkin hanya bernilai ratusan ribu rupiah. Namun, ketika seekor ayam dibayar dengan hilangnya satu nyawa manusia, sesungguhnya yang paling mahal bukanlah ayam itu, melainkan lunturnya kemanusiaan, runtuhnya penghormatan terhadap hukum, dan pudarnya nilai Tat Twam Asi yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat Bali."

Ketika Amarah Mengalahkan Kebijaksanaan

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.