Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Peringatan Hari Lahirnya Pancasila, FKRH Jembrana Sebarkan Nilai-nilai Pancasila

Bali Tribune/ Anak muda di Jembrana menggelar aksi simpatik turun kejalan menyebarluaskan nilai-nilai Pancasila.
balitribune.co.id | Negara - Salah satu penyebab banyaknya persoalan dalam kehidupan bermasyarakat yang terjadi akhir-akhir ini dan tidak sedikit generasi yang terlibat didalamnya adalah masih minimnya pemahaman mengenai nilai-nilai Pancasila. 
 
Persoalan ini mengundang keperihatinan kalangan generasi muda di Jembrana. Untuk menyebarluaskan nilai-nilai Pancasila, puluhan remaja di Jembrana Kamis (20/5) turun ke jalan.
 
Pantauan Kamis sore tampak setelah berkumpul di Taman Pecangakan Jembrana, puluhan remaja dari sejumlah desa di Jembrana menggelar aksi turun kejalan. Dengan mengenakan pakaian adat, selain berorasi dengan menyebutkan butir-butir nilai Pancasila, para pelajar ini juga membagikan brosur Garuda Pancasila. 
 
Ratusan brosur dibagikan kepada pengguna jalan yang melintas. Aksi simpatik yang digelar beberapa jam ini, selain dilaksanakan di traffic light Simpang Sudirman, juga digelar diareal Gedung Kesenian Bung Karno Jembrana dengan menyasar anak muda. Bahkan sejumlah remaja sempat dintanya mengenai sila-sila Pancasila.
 
Kordinator Aksi Solidaritas, I Komang Wahyu Kurniawan mengatakan para remaja yang tergabung dalam Forum Komunikasi Remaja Hindu (FKRH) Jembrana ini merasa prihatin dengan berbagai permasalahan yang terjadi dikalangan generasi muda saat ini. 
 
Persoalan ini salah satunya dipicu karena pergeseran mentalitas generasi muda akibat tidak memahami nilai-nilai Pancasila.  “Banyak sekali masalah terjadi dan melibatkan pelajar dan anak-anak muda, kami melihat ini juga akibat minimnya pemahaman tentang nilai-nilai Pancasila. Jangankan mengaplikasikannya, yang tahu nilai-nilainya saja jarang” ujarnya.
 
Menurut pelajar SMA ini, menjelang peringatan Hari Kelahiran Pancasila Sabtu (1/6) besok dan serangkaian Bulan Pancasila, pihaknya berinisiatif bersama teman-temannya untuk  turun kejalan menggelar aksi simpatik untuk mensosialisasikan nilai-nilai Pancasila. 
 
“Kami menyasar masyarakat umum dan anak-anak muda. Kami berikan brosur Pancasila dan kami tanyakan sila-sila Pancasila, mereka memang banyak yang hafal walaupun ragu-ragu menyebutkannya, tapi saat ditanya mengenai butir-butir nilainya mereka banyak yang bingung” ungkapnya. Persoalan ini menurutnya ini harus menjadi perhatian serius semua pihak.
 
Dikatakannya, untuk menanamkan pada generasi muda tidak hanya menititik beratkan pada pendidikan di sekolah saja, “banyak sekali persoalan mulai dari kekerasan hingga intoleransi, tidak hanya dalam pergaulan sehari-hari, tapi juga didunia maya, kesopanan dan kedisiplinan juga semakin dilupakan, padahal selain dari pelajaran disekolah, juga seharunya ditanamkan dari lingkungan keluarga, pergaulan dan masyarakat” paparnya. 
 
Dengan menanamkan nilai-nilai Pancasila mulai dari hal-hal kecil dalah kehidupan sehari-hari, diyakininya dapat meminimalisir perilaku menyimpang hingga permasalahan sosial generasi muda. uni
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Gubernur: Hentikan Sementara Izin Toko Modern Berjejaring

balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Wayan Koster menginstruksikan Walikota/Bupati se-Bali untuk menghentikan sementara (moratorium) pemberian izin berupa Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) maupun izin usaha Toko Modern Berjejaring di seluruh wilayah kota/kabupaten di Bali. Hal ini tertuang dalam Instruksi Gubernur Bali Nomor 6 Tahun 2025 tentang Penghentian Sementara Pemberian Izin Toko Modern Berjejaring yang ditetapkan pada 2 Desember 2025. 

Baca Selengkapnya icon click

Sindikat Pembobol Kartu Kredit Internasional Diringkus di Ubud

balitribune.co.id | Gianyar - Setelah melalui proses yang marathon, Polres Gianyar akhirnya berhasil mengungkap sindikat pencurian kartu kredit jaringan internasional yang beraksi di kawasan wisata Ubud. Sasarannya turis mancanegara, sepuluh orang pelaku sudah diamankan.   Empat pelaku adalah warga negara Indonesia, dua warga negara China, dan empat warga negara Mongolia, dengan total kerugian korban mencapai ratusan juta rupiah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Warga Minta Pindahkan Tiang, PLN Kirim Rincian Biaya Jutaan Rupiah

balitribune.co.id | Singaraja - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menuai somasi setelah diminta menggeser tiang listrik justru mendapat jawaban rincian biaya berjumlah jutaan rupiah. Warga mengaku terpaksa melayangkan somasi setelah pihak PLN tidak mengindahkan permintaannya agar menggeser tiang listrik yang menghalangi aktivitasnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.