Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Pilkel Desa Besan, Calon Perbekel Adu Visi Misi

Calon Perbekel Desa Besan terlihat sedang adu visi misi di hadapan warga di Balai Banjar Kawan desa setempat, Selasa (16/10). Pilkel serentak di Kabupaten Klungkung akan berlangsung 21 Oktober 2018 nanti.

BALI TRIBUNE - Situasi politik di Klungkung kembali menghangat menyusul agenda Pemilihan Perbekel (pilkel)  serentak pada 21 Oktober 2018 mendatang.  Terlebih, ajang demokrasi langsung tingkat desa tersebut  kini memasuki tahapan kampanye yakni, penyampaian visi dan misi calon perbekel. Seperti di Desa Besan, Kecamatan Dawan, para calon perbekel beradu visi dan misi dihadapan panitia, masyarakat dan para pendukungnya. Penyampaian visi dan misi itu berlangsung di Banjar kawan, Desa Besan, Selasa (16/10) malam lalu. Ketua panitia Pilkel Desa Besan I Nengah Widiana mengatakan, penyampaian visi dan misi merupakan tahapan yang harus diikuti oleh para Calon Perbekel. Selain itu,  ajang ini juga untuk memberikan ruang bagi para calon untuk berkampanye dan mempromosikan dirinya. “Penyampaian visi misi merupakan tahapan yang harus diikuti para calon perbekel Desa Besan. Ini juga dijadikan wadah untuk menyampaikan program unggulan dari masing-masing kandidat untuk menarik simpati warga pada perhelatan pesta demokrasi di tingkat desa,” ungkapnya. Nengah Widiana juga menambahkan bahwa penyampaian visi dan misi ini dilakukan agar masyarakat bisa mengetahui SDM masing masing calon perbekel sehingga bisa dijadikan pegangan dalam menentukan pilihannya pada 21 Oktober 2018 mendatang. Pilkel di desa besan diikuti empat kandidat yakni I Nyoman Sumerta,  I Ketut Yasa,  I Ketut Sutanaya dan Made Suryata,  G. Puri. Penyampaian visi misi juga dihadiri panelis dari Tim ahli pendamping Desa Kabupaten Klungkung,  I Kadek Astawan, Unsur BPD (Badan Permusyawaratan Desa) Besan, Pj.  Perbekel Desa Besan,  Anak Agung Gede Anom Astika,  Bendesa Adat Besan,  Ketut Wardana dan tokoh masyarakat lainnya. Calon Perbekel nomor urut 1, I Nyoman Sumerta berjanji untuk mewujudkan Desa Besan yang ADIL (aman, Damai,  Indah,  lestari) dengan penataan lingkungan untuk mendukung desa wisata jika terpilih menjadi perbekel. Tak mau kalah, kandidat nomor 2 , I Ketut Yasa menawarkan visi, terwujudnya masyarakat Desa Besan yang maju,  mandiri,  sehat dan sejahtera dengan mengoptimalkan kinerja perangkat desa secara maksimal sesuai dengan tugas pokok dan fungsi perangkat desa, pemerintahan yang transparan, bebas KKN dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Besan dengan melibatkan masyarakat secara langsung dalam berbagai kegiatan seperti Padat karya tunai, mendukung Pokdarwis dengan mengembangkan wisata agro dan wisata religi. I Ketut Sutanaya calon perbekel dengan nomor urut 3 bertekad mewujudkan pembangunan yang berkesinambungan dan meningkatkan PAD desa melalui BUMDes dengan mengembangkan induk-induk usaha. Terakhir, calon perbekel nomor urut 4, Made Suryata,  G. Puri yang merupakan calon incumbent mengusung visi misi mewujudkan masyarakat desa besan yang sadar hukum,  kreatif,  inovatif dan berwawasan luas. Dibidang pendidikan ia juga mendukung pendidikan wajib 9 tahun dengan memberikan beasiswa bagi anak-anak yang berasal dari rumah tangga miskin. Layaknya calon kepala daerah saat berlangsungnya pilkada serentak, keempat calon perbekel ini pun menyampaikan visi dan misinya untuk pembangunan Desa Besan ke depan, jika kelak terpilih sebagai perbekel. Ajang penyampaian visi dan misi ini pun disambut antusian masyarakat Desa Besan.  Pilkel Desa besan akan dilaksanakan di empat TPS yang tersebar di tiga banjar dan jumlah suara pemilih yang diperebutkan sesuai DPT yakni, 2.021 pemilih.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Babak Baru Birokrasi Tabanan, Dinas PUPRPKP Dipecah, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Melebur

balitribune.co.id | Tabanan - Momentum rotasi, mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan pada Rabu (18/2/2026) menandai babak baru penataan birokrasi di awal tahun 2026. Selain penyegaran pejabat, kebijakan ini juga diiringi dengan pemekaran dan penggabungan sejumlah Perangkat Daerah sebagai bagian dari penyesuaian struktur organisasi.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Apresiasi Perangkat Daerah Raih WBBM dari KemenPAN-RB

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) melalui Deputi Bidang Reformasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan yang telah menetapkan tiga Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Badung sebagai Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

HUT ke-238 Kota Denpasar, Memperkuat Partisipasi Disabilitas dalam Pelestarian Budaya

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Sosial kembali menyelenggarakan Utsawa Dharma Gita Penyandang Disabilitas di Gedung Santi Graha Denpasar, Kamis (19/2).  Kegiatan yang mengusung tema “Widya Guna Sudha Paripurna” ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, didampingi Wakil Ketua K3S Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, yang ditandai dengan pemukulan gong.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Izin BPR Kamadana Dicabut, OJK: Nasabah Tenang, Simpanan Dijamin LPS

balitribune.co.id | Denpasar - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sesuai dengan Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-14/D.03/2026 tanggal 18 Februari 2026 tentang Pencabutan Izin Usaha PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Kamadana, mencabut izin usaha PT BPR Kamadana yang beralamat di Jalan Raya Batur Kintamani, Batur Utara, Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Tak Kunjung Cair, Paguyuban Nasabah LPD Bedulu Terjebak Janji Manis Pengurus dan Bendesa

balitribune.co.id | Gianyar - Setahun sudah perjanjian kesepakatan antara nasabah, Ketua LPD, dan Bendesa Adat Bedulu ditandatangani, namun hingga kini realisasinya masih nihil. Nasib dana nasabah pun semakin tidak pasti lantaran pihak Bendesa Adat maupun Ketua LPD terkesan saling lempar alasan. Kondisi ini membuat para nasabah bimbang, terutama terkait biaya tambahan jika harus menempuh upaya hukum.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.