Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jembatan Ambruk Dua Petani Subak Tewas Tertimbun Material

Bali Tribune/Petugas saat mengevakuasi jenazah korban I Wayan Budi

balitribune.co.id | Tabanan - Dua orang petani Subak Palian, Banjar Puseh, Desa Perean, Kecamatan Baturiti, tewas tertimbun material jembatan yang jebol saat melakukan kerja bakti pengurugan jembatan, selasa (7/5). Kedua korban berhasil dievakuasi pada waktu yang berbeda dengan kondisi meninggal dunia.

Berdasarkan informasi di lapangan, peristiwa itu bermula ketika sekitar pukuk 07.00 Wita, krama subak Palian tengah melakukan kerja bakti pengurugan jembatan Dayang yang menghubungkan Banjar Puseh dengan Banjar Bunyuh, Desa Perean, Kecamatan Baturiti, Tabanan.

Namun tiba-tiba badan jembatan jebol dan menggerus lima orang krama subak yang ada diatasnya yakni I Wayan Dampuk (60), I Wayan Topok (55), I Wayan Sider (58), I Ketut Sudana (50) alias Pak Aris dan I Wayan Budi (50). Beruntung I Wayan Dampuk yang juga Kelian Subak Palian berhasil selamat, begitu pun dengan Wayan Topok dan Wayan Sider. Sedangkan Sudana dan Budi tertimbun material jembatan.

Selanjutnya krama subak dan masyarakat mencoba mengevakuasi korban dan akhirnya berhasil mengevakuasi Sudana sekitar pukul 08.00 Wita. Sayangnya, nyawa Sudana tidak bisa diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia di RS Semara Ratih, Luwus. Sedangkan korban I Wayan Budi berhasil dievaluasi sekitar pukul 12.37 Wita dalam keadaan meninggal dunia.

Menurut salah satu saksi mata I Wayan Sumerta (53), anggota subak yang hadir dalam kerja bakti tersebut sekitar 40 anggota subak. Pada saat kejadian, kata Wayan Sumerta, dirinya bersama beberapa temannya sedang bekerja menarik tanah untuk menimbun jembatan. Karena, sebelumnya kondisi jembatan sedikit agak curam dan rencananya akan ditinggikan dengan mengurug badan jembatan untuk selanjutnya dicor kembali.

Namun di saat itu, ia mendengar ada suara seperti ada sesuatu yang patah dan bergetar. “Ternyata badan jembatan yang ambruk,” kata Wayan Sumerta.

Menurut Wayan Sumerta, pada saat kejadian, ada lima orang yang berada di atas jembatan, dari lima orang tersebut dua diantaranya berhasil menyelamatkan diri. Sedangkan tiga orang lainnya tertimbun reruntuhan jembatan dan tanah urug. Beruntung, kata Wayan Sumerta,  ketiga orang tersebut salah satu korban diantaranya hanya tertimbun sampai sebatas sepaha dan berhasil diselamatkan oleh warga.

Hal senada juga disampaikan oleh Kelian Dinas Banjar Puseh, Desa Perean, I Nyoman Suda, yang ditemui di lokasi. Menurutnya dari lima orang yang ada di atas jembatan, dua orang berhasil menyelamatkan diri yakni Wayan Topok dan Wayan Sider.

Sedangkan tiga orang lagi yakni I Wayan Dampuk, Ketut Sudana dan Wayan Budi langsung terjatuh dan tertimbun material. "Korban Wayan Dampuk sudah tertimbun tanah setinggi lutut orang dewasa tapi berhasil selamat. Sedangkan korban Ketut Sudana ini tertimbun tanahnya sangat dalam, dan Wayan Budi terhimpit beton jembatan," ujar I Nyoman Suda.

Pada saat kejadian warga subak hanya mampu mengevakuasi I Ketut Sudana sekitar pukul 08.00 Wita. Korban kemudian dilarikan ke RS Semara Ratih Luwus namun dinyatakan meninggal dunia. "Korban I Ketut Sudana tadi sempat dibawa ke RS Semara Ratih, namun korban dinyatakan sudah meninggal dunia, dan sekarang jenazahnya sudah dibawa ke rumah duka," tambahnya.

Ditambahkan Suda, pada saat kejadian warga subak hanya mampu mengevaluasi korban I Ketut Sudana, sedangkan korban I Wayan Budi masih tertimbun reruntuhan. Karena terbatas peralatan dan kondisi medan yang berat kemudian warga meminta bantuan kepada petugas untuk membantu melakukan evakuasi korban.

Atas laporan tersebut kemudian warga dibantu oleh pihak kepolisian Polsek Baturiti, TRC BPBD Tabanan, dan jajaran Muspika Baturiti pun langsung turun ke lokasi untuk melanjutkan pencarian terhadap Wayan Budi. I Wayan Budi kemudian berhasil dievakuasi sekitar pukul 12.30 Wita, dalam kondisi tidak bernyawa. Jazad korban langsung dibawa ke rumah duka.

Menurut Suda, Jembatan Dayang sendiri merupakan jembatan yang sudah ada sejak tahun 2012 lalu. Jembatan itu sendiri telah dibangun pada 2012 dari program PNPM Mandiri yang sumber dananya dari Dana Desa. Selain menghubungkan antar bankar, jembatan tersebut juga alternatif menuju SMAN 1 Baturiti. "Dulu jembatannya dari bambu kemudian sekitar 5 tahun lalu baru baru dibangun dengan dana Rp 150 juta bersumber dari dana desa," jelas Suda.

Untuk membangun jembatan baru lagi dibutuhkan anggaran besar. Itulah sebabnya, sejak seminggu yang lalu, warga Banjar Puseh pun mulai bergotong royong membersihkan jembatan. "Kemarin seluruh warga Banjar Puseh sudah kerja bakti, hari ini (kemarin,Red) hanya krama subak saja. Jadi biar jembatannya tidak menurun tajam makanya mau diurug, dan maunya mengecek, apakah beton penyangga jembatan masih dipakai atau tidak. Ternyata jembatannya jebol, dan tidak menyangka akan terjadi musibah begini," imbuhnya. Jin.

wartawan
Komang Arta Jingga

Wayan Sugita Putra Hadiri Pengukuhan Prajuru Desa Adat Tengkulung Masa Bhakti 2026–2031

balitribune.co.id | Mangupura - Anggota DPRD Kabupaten Badung, Wayan Sugita Putra, menghadiri sekaligus mendampingi Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa dalam acara pelantikan dan pengukuhan Prajuru Desa Adat Tengkulung masa ayahan 1947–1952 atau masa bhakti tahun 2026–2031. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Banjar Tengkulung, Kelurahan Tanjung Benoa, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (3/1/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Budiyoga Hadiri Panen Raya di Desa Taman

balitribune.co.id | Mangupura - Anggota DPRD Kabupaten Badung, Gede Budiyoga, menghadiri secara langsung kegiatan Panen Raya sekaligus Pengumuman Swasembada Pangan serta pemberian penghargaan dari Presiden Republik Indonesia atas dedikasi dan kontribusi dalam mendukung pencapaian Swasembada Pangan Tahun 2025. Dalam kesempatan tersebut, Gede Budiyoga hadir mewakili Ketua DPRD Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rekayasa Lalin di Kerobokan Kelod Efektif Kurangi Waktu Tempuh

balitribune.co.id | Mangupura - Rekayasa lalu lintas (lalin) yang diterapkan Pemerintah Kabupaten Badung di wilayah Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, terbukti efektif mengurai kemacetan dan mengurangi waktu tempuh. Penerapan Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) di sembilan persimpangan sejak Minggu (14/12) lalu mampu menekan antrean kendaraan, terutama pada jam-jam sibuk.

Baca Selengkapnya icon click

Ratusan Remaja di Buleleng Ajukan Dispensasi Nikah, PN Singaraja: Rata-rata Usia Sekolah

balitribune.co.id | Singaraja – Pengadilan Negeri (PN) Singaraja mengeluarkan ratusan surat rekomendasi berupa dispensasi untuk melangsungkan pernikahan. Pemberian disepensasi itu diberikan dengan berbagai alasan dan pertimbangan diantaranya karena pernikahan usia dini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Natal Nasional 2025 Astra Serahkan 35 Unit Ambulans

balitribune.co.id | Jakarta - Dalam rangkaian kegiatan Natal Nasional 2025, yang salah satunya adalah bantuan pelayanan medis dan respons darurat, PT Astra International Tbk turut berpartisipasi dengan menyerahkan 35 unit ambulans yang diharapkan dapat memperkuat layanan kesehatan di daerah, khususnya dalam menjangkau masyarakat di wilayah dengan keterbatasan akses. 

Baca Selengkapnya icon click

Lomba Ogoh-ogoh Nyepi 2026, Disbud Larang Undagi Luar Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Sekaa teruna (ST) dan yowana di Kabupaten Badung mulai menggeber pembuatan ogoh-ogoh untuk menyambut Hari Raya Nyepi tahun 2026. Untuk menambah semangat anak muda dalam berkreativitas, karya ogoh-ogoh ini akan dilombakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.