Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jembatan Reot Sepanjang 70 meter di Seminyak, Lima Tahun Jadi Akses Keluar Masuk Lahan Warga

Bali Tribune/ Akses jalan "titi ogalagil" yang timbulkan korban jiwa.





balitribune.co.id | Badung - Daerah Seminyak, Kuta yang selama ini terlihat hingar bingar ternyata masih ada akses jembatan "Titi Ogolagil". Bahkan sebuah jembatan yang reot terbuat dari papan lapuk ada di Jalan Arjuna Kelurahan Seminyak, diketahui ada sejak sudah 5 tahun.

Selama ini, diketahui warga setempat sering dilintasi oleh tiga pemuda NTT yang diketahui bernama Tarsisius Ketun (30) Benedektus Suni (34), dan Darius Ketun (22). Menurut penuturan Tarsisius Ketun, ia bersama Benedektus Suni dan Darius Ketun sudah 5 tahun melalui jembatan tersebut. Jembatan itu mereka buat karena ketiadaan jalan akses masuk menuju tempat mereka tinggal, yaitu di belakang sebuah hotel yang sedang pembangunan.

Mereka tinggal di tempat tersebut atas permintaan pemilik lahan yang tinggal di Jakarta. "Karena lahannya kosong sudah cukup lama, pemilik lahan meminta kami untuk menjaga lahan mereka. Diasana kami berkebun, seperti menanam sayur dan buah,"ujarnya.

Jembatan itu diakuinya terpaksa dibuat, karena kebutuhan akan akses keluar masuk dari lahan yang mereka tempati ke jalan raya. Melalui jembatan itu, mereka berjalan meniti menyusuri selokan dengan jarak 70 meter. Sebelum ada jembatan itu, mereka msngaku harus melalui selokan untuk dapat keluar ke jalan raya. "Hanya itu akses satu-satunya yang bisa kami lalui. Kalau dulu kami hanya bisa jalan kaki menyusuri selokan, tapi merepotkan karena lumpurnya seukuran lutut,"ungkapnya.

Diakuinya, jembatan tersebut memang cukup rawan dilalui. Ia bersama rekannya pernah nyemplung ke dalam selokan dibawahnya, yang memiliki kedalaman 2 meter dari permukaan jalan. Pada saat musim hujan, air selokan malah menggenangi jembatan dan masuk ke area lahan yang mereka huni.

Karena ketiadaan akses yang memadai, salah seorang rekan yang juga sempat tinggal bersamanya bahkan meregang nyawa karena lambat mendapatkan pertolongan. Saat itu rekan bersangkutan diketahui terkena serangan jantung mendadak. Karena sulitnya proses evakuasi melalui jembatan, korban akhirnya dinyatakan meninggal saat tiba di rumah sakit. "Kejadiannya itu ada dua bulan lalu. Saat itu kita gendong keluar saudara saya itu, untuk kemudian dibawa menggunakan ambulan. Saat di rumah sakit, sudara saya itu dinyatakan sudah meninggal karena lambat pertolongan. Kalau 10 menit sebelumnya ia sampai di RS, diperkirakan nyawanya masih bisa tertolong,"bebernya sembari menerangkan rekannya itu meninggalkan seorang istri yang saat itu hamil 6 bulan.

Dikonfirmasi terpisah keluarga pemilik lahan, Pendeta Shephard Supit tidaklah memungkiri kondisi tersebut. Pihaknya mengaku sudah berupaya untuk membuka akses keluar masuk lahan tersebut, namun hal itu masih sulit dilakukan. Karena itulah dibuat sebuah jembatan darurat, dengan tujuan agar penjaga lahan tidak menjadi terisolir. "Lahan kita ini memang dikelilingi lahan penyanding. Kami sebenarnya sudah berusaha negosiasi untuk agar diberikan akses jalan. Hal itupun sudah ditindaklanjuti oleh Bendesa Adat, agar kami bisa diberikan akses keluar masuk,"terangnya.

Untuk itu pihaknya berharap pihak berwenang bisa ikut mengatensi hal itu, agar masalah itu bisa dicarikan jalan keluar. Pada dasarnya ia mengaku siap membuka diri untuk dilakukan negosiasi.

wartawan
JRO
Category

Bangli Pimpin Revolusi Digital Pendidikan Indonesia melalui Ekosistem ClassOS

balitribune.co.id | Bangli - Kabupaten Bangli mengambil langkah konkret dan visioner dalam memimpin transformasi digital pendidikan di Indonesia. Bertempat di Gedung Bukti Mukti Bhakti (BMB) Kantor Bupati Bangli, Rabu (8/7/2026), Pemerintah Kabupaten Bangli menggelar Sosialisasi Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) pada perangkat Smartboard (IFP) bagi Kepala Satuan Pendidikan jenjang SD dan SMP se-Kabupaten Bangli.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sukses Digelar di Bangli, Pasar Rakyat PKK Bali ke-5 Dorong Ekonomi Kerakyatan dan Aksi Sosial

balitribune.co.id | Bangli – Pasar Rakyat TP PKK Provinsi Bali "Berbelanja dan Berbagi" ke-5 Tahun 2026 sukses digelar di Alun-alun Kota Bangli, Rabu (8/7/2026). Kegiatan yang menggabungkan pemberdayaan ekonomi kerakyatan dengan aksi sosial ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat dan diikuti ratusan pelaku usaha lokal.

Baca Selengkapnya icon click

Perkuat SDM Bali Unggul, BKKBN Bali Sinergikan Kebijakan Pembangunan Keluarga dengan Pendidikan Khusus

balitribune.co.id | Denpasar - Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Provinsi Bali terus memperkuat transformasi pembangunan keluarga berkualitas sebagai fondasi utama mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Bali yang unggul.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat SDM Bali Unggul, Kemendukbangga/BKKBN Bali Dorong Integrasi Pendidikan Kependudukan di Sekolah

balitribune.co.id | Denpasar - Dalam rangka memperingati Hari Kependudukan Dunia 2026, Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Bali menyelenggarakan webinar bertajuk "Mewujudkan Generasi Berwawasan Kependudukan Menuju Indonesia Emas 2045" pada Selasa (8/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Usung Semangat "Terhubung Dalam Aksi", Astra Cari Inisiator Perubahan di SATU Indonesia Awards 2026

balitribune.co.id | Jakarta - PT Astra International Tbk terus mendorong lahirnya lebih banyak inisiator perubahan yang mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat melalui 17th Semangat Astra Terpadu Untuk Indonesia (SATU Indonesia) Awards 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.