Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jumlah Pemilih Bertambah, KPU Jembrana Target 85 Persen

Bali Tribune / KPU Kabupaten Jembrana Kamis kemarin telah menetapkan DPT yang mana jumlah pemilih Pilkada Jembrana mengalami peningkatan dibandingkan Pemilu 2019.

balitribune.co.id | NegaraJumlah pemilih pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Jembrana 2020 kini mengalami peningkatan dibandingkan dengan DPT Pemilu 2019 lalu. Ditengah situasi pandemi covid-19, KPU Jembrana menargetkan partisipasi pemilih hingga 85 persen.

DPT Pilkada Jembrana 2020 telah ditetapkan pada Kamis (15/10). Terjadi perubahan data dari DP4 hingga DPS dan DPT. Komisioner Divisi Data KPU Kabupaten Jembrana, Ni Putu Angelia dikonfirmasi Kamis kemarin mengatakan data awal yang digunakan dalam pemutakhiran data pemilih Pilkada Jembrana 2020 adalah DP4 yang dikeluarkan KPU RI. Total pemilih dalam DP4 sebanyak 248.288. Setelah dilakukan coklit oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di masing-masing Tempat Pemungutan Suara (TPS) ditetapkan DPS sebanyak 237.422.

DPS tersebut menurutnya kembali dilakukan perbaikan lantaran salah satunya masih ditemukan adanya pemilih ganda. Sehingga DPT Pilkada Jembrana 2020 ditetapkan sebanyak 236.748. Rinciannya dari 176 TPS di 12 Desa/Kelurahan di Dapil I Kecamatan Negara terdapat 68.018 pemilih. Di Dapil II Kecamatan Melaya yang terdiri dari 128 TPS di 128 TPS jumlah pemilih 46.298. Di Dapil III Kecamatan Pekutatan terdapat 23.587 pemilih tersebar di 65 TPS di 8 Desa. Di Dapil IV Kecamatan Mendoyo ada 52.602 pemilih tersebari di 135 TPS di 11 desa.

Sedangkan di Dapil V Kecamatan Jembrana terdapat 46.241 pemilih tersebar di 640 TPS di 10 desa/kelurahan. Dari total 640 TPS di 51 desa/keluaran di Jembrana, jumlah pemilih perempuan lebih banyak 2.358 yakni 119.552 dibandingkan pemilih laki-laki yang berjumlah 119.552. “Pemilih disabilitas sebanyak 1.075 dan pemilih pemula 4.597” ujarnya. Pihaknya menyebut terjadi peningkatan jumlah pemilih sebanyak 1.462 dalam DPT Pilkada Jembrana 2020 ini dibandingkan jumlah pemilih dalam DPT Pemilu 2019 yang sebanyak 235.284.

Sementara Ketua KPU Kabupaten Jembrana, I Ketut Gede Tangkas Sudiantara mengatakan perbedaan data dari DP4 menjadi DPT disebabkan adanya perubahan data pemilih, “beberapa factor yang menyebabkan perubahan data dari DP4 ke DPS dan menjadi DPT misalnya meninggal dunia, pindah domisili dan masuknya pemilih baru” ujarnya. Ia mengakui DPS hasil coklit masih ditemukan data pemilih ganda sehingga saat ditetapkannya DPT jumlahnya menurun, “berkurang 694 pemilih, kita cirek karena ganda atau meninggal dunia” jelasnya.

Sedangkan pemilih pemula yang setelah DPT ini ditetapkan hingga hari pemungutan suara pada 9 Desember 2019 mendatang baru berusia 17 tahun, pihaknya memastikan telah terakomodir dalam DPT, “untuk pemilih pemula ada dua kategori, yang sudah kita ketemukan sudah masuk dalam DPT dengan catatan 9 Desember sudah memiliki KTP elektornik. Kalau yang belum terakomodir dalam DPT, tetap akan bisa menggunakan hak pilihnya dengan menggunakan KTP Elektornik dari jam 12.00 hingga jam 13.00 Wita” paparnya.

Begitupula dengan pemilih yang berasal dari Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas IIB Negara, ia menyebut ada 80 penduduk Jembrana yang hingga 9 Desember masih menjalani hukuman, “setelah penetapan DPS, kita dibolehkan membuat TPS di Rutan, DPT ada 80 pemilih di Rutan” ujarnya. Sedangkan penduduk Jembrana yang masuk Rutan setelah penetapan DPT ini menurutnya akan dibuatkan pindah pilih, sama halnya nantinya bagi pasien di RSU Negara, “nanti dimana mereka terdaftar akan dibuatkan pindah pilih” tegasnya.

Pihaknya pada Pilkada Jembrana 2020 ini bahkan menargetkan pastisipasi pemilih sekitar 85 persen. Artinya untuk memenuhi target kehadiran pemilih di TPS saat hari pemungutan suara ditengah situasi pandemic covid-19 ini sedikitnya harus ada 201.235 pemilih yang menggunakan hak pilihnya. Ia tidak menampik situasi pandemic ini perlu dilakukan upaya ekstra untuk merangsang pemilih untuk datang ke TPS sehingga target partisipasi pemilih tersebut bisa terpenuhi, “kami akan coba bekerjasama dengan desa adat untuk memfasilitasi, mudah-mudahan target 85 persen tercapai.” tandasnya. 

wartawan
Redaksi
Category

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.