Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kasal: Jadikan Angkatan Laut Militan, Jujur, Solid, dan Profesional

prajurit
PERWIRA -- Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, SE., MM., meminta kepada para perwira TNI AL untuk berperan serta dengan mendedikasikan segenap kemampuannya agar menjadi prajurit yang militan, jujur, solid, dan professional.

BALI TRIBUNE - Sesuai dengan misi TNI Angkatan Laut (AL), yaitu membina kekuatan TNI AL menjadi profesional dan modern guna menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, SE., MM., mengaku optimistis dan siap menjadikan TNI AL yang militan, jujur, solid, dan professional dalam setiap bidang dan tugas yang diemban para prajurit TNI AL. “Kami siap membangun kembali image TNI AL menjadi Angkatan Laut yang militan, jujur, solid, dan professional,” tegas Kasal dalam “entry briefing” di hadapan 1.130 perwira TNI AL wilayah timur yang juga dihadiri Panglima Komando Armada (Pangarmada) II Laksamana Muda TNI Didik Setiyono, SE., MM., di Gedung Samudera Bumimoro, Krembangan, Surabaya, pekan lalu. Perwira tinggi (Pati) TNI AL lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan-30 (1985) juga siap mewujudkan keberadaan TNI AL untuk menjadi kekuatan regional berkomitmen global, serta mendukung kebijakan politik negara sebagai poros maritim dunia. Pihaknya juga segera menyusun dan melaksanakan program 100 hari kerja, termasuk membahas permasalahan internal TNI AL yang harus selesai dalam kurun waktu 3 bulan ini.  Pada akhir briefingnya Kasal meminta kepada para perwira untuk berperan serta dengan mendedikasikan segenap kemampuannya. “Sekecil apa pun peran serta tersebut akan sangat berharga sebab akan berpengaruh secara signifikan terhadap keberhasilan program yang akan dicanangkan,” jelas Kasal.  Turut hadir, para Asisten Kasal, sejumlah Panglima Komando Armada dan Pangkotama TNI Angkatan Laut Wilayah Timur, para kepala dinas di lingkungan Mabesal, serta seluruh prajurit TNI AL di wilayah timur.

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.