Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kasus HIV/Aids Stagnan, Penyebaran di Wilayah Tak Terduga

Bali Tribune / Kegiatan VCT dilakukan secara sukarela setelah melalui proses konseling

balitribune.co.id | Gianyar - Meski penambahan kasus tetap ada, namun angka  kasus HIV/Aids di Gianyar terbilang stabil. Hanya saja penyebaran kasus ini justru di wilayah tak terduga. Ubud yang notabena daerah heterogen justru disalip daerah Gianyar Utara.

Dari data yang dihimpun, Selasa (5/10), tahun ini hinggga Agustus 2021 jumlah pengidap HIV/Aids di Kabupaten Gianyar bertambah 8 kasus, sedangkan untuk yang tertular HIV saja terdapat 102 kasus. Kasus baru ini didominasi umur produktif dari usia 18-48 tahun. Jumlah kasus ini terbilang kecil dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Kadiskes Gianyar, Ida Komang Upeksa, menyebutkan di Gianyar tidak ada lonjakan kasus seperti tahun-tahun sebelumnya. Secara akumulasi jumlah pengidap HIV dan Aids dari Tahun 1987 sampai saat ini terdapat 9.486 kasus. "Kalau dibanding dengan Tahun 2017 misalnya ada 129 kasus, sehingga dengan kasus saat ini relatif tidak ada lonjakan dan harapan kami tidak ada kasus baru," bandingnya.

Sementara data sebelumnya, jumlah kasus Tahun 2010 terdapat 132 kasus, 2011 ada 110 kasus, 2012 ada 85 kasus, tahun 2013 ada 156 kasus, 2014 ada 155 kasus, 2015 ada 177 kasus dan tahun 2016 terdapat 36 kasus. Di Tahun 2017 dengan kasus 129 tersebut, 70% didominasi oleh ODHA berumur 20-39 tahun. Di Tahun 2018 lalu terdapat 86 kasus, 2019 sebanyak 177 kasus dan tahun 2020 sebanyak 77 kasus. Dari akumulasi tersebut, 2,4% adalah Balita, yang ditularkan langsung oleh ibunya.

Ironisnya, penyebaran kasus ini didominasi di Gianyar Utara dan ada pula di Selatan. Padahal dari prediksi umum, Ubud kerap diduga memiliki potensi  kasus terbanyak. Karena Ubud masyarakatnya lebih heterogen dan menjadi pusat pariwisata. Namun senyatanya, kasus lebih banyak di Gianyar atas.

Tambahnya, bagi ODHA terdapat dua tempat pelayanan obat gratis, di RSUD Sanjiwani dan Puskesmas II Gianyar. Pada masa pandemi, ada beberapa kasus yang berhenti mengkonsumsi obat, namun hal ini sudah ditangani langsung oleh KPAID Gianyar.  Dalam perawatannya, tidak boleh putus obat karena sekali putus obat maka kekebalan tubuh akan menurun.

wartawan
ATA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Jembrana Tetapkan Dua Perda

balitribune.co.id | Negara - Setelah melalui proses pembahasana, DPRD Kabupaten Jembrana kini telah menyetujui dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Kedua Perda anyar tersebut adalah Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2026 dan Perda Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat serta Pelindungan Masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Suara Tuhan di Rumah Rakyat

balitribune.co.id | Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kembali bergemuruh oleh lautan massa aksi pada tanggal 27 Agustus lalu. Di bawah terik matahari, gelombang demonstran yang datang dari berbagai daerah khususnya elemen warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) mendatangi rumah wakil rakyat  membawa tuntutan tajam yang mencerminkan kejenuhan publik terhadap darurat rasuah di tanah air.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK: SMPN 9 Denpasar Raih Penghargaan Sekolah Implementasi KEJAR Terbaik Nasional

balitribune.co.id | Denpasar - Menorehkan prestasi terbaik, SMP Negeri 9 Denpasar meraih penghargaan sebagai Sekolah Implementasi Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Terbaik Nasional. Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali, Parjiman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.