Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Keberadaan Beras Produksi Lokal Kian Langka

Bali Tribune / AGEN BERAS - Tampak aktifitas karyawan di salah satu agen beras di Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Di tengah meningkatnya harga beras di pasaran, sejumlah usaha penggilingan padi yang ada di Kabupaten Karangasem, justru kesulitan mendapatkan pasokan gabah dari petani. Lantaran pasokan gabah dari petani lokal di Karangasem yang terus berkurang, beberapa pemilik usaha penggilingan padi bahkan harus mencari gabah dari petani hingga ke Singaraja, Jembrana, dan Badung.

Bagus Adnyana, pemilik salah satu usaha penggilingan padi di Karangasem, kepada Bali Tribune mengakui minimnya paasokan gabah dari petani lokal di Karangasem. “Kalau gabah dari petani lokal disini di Karangasem, sangat sedikit untuk sekarang ini. Paling banyak sehari kami hanya mendapatkan sekitar 1 ton saja,” ujarnya.

Itulah alasannya dia dan pengusaha penggilingan padi yang ada di Karangasem harus berjuang untuk mendapatkan gabah, bahkan harus keluar Karangasem seperti ke Buleleng, Jembrana dan Badung. “Tadi saya ke Buleleng untuk mencari gabah. Kalau tidak begitu kita tidak bisa memenuhi kapasitas produksi ditengah tingginya permintaan beras lokal,” sebutnya.

Diakuinya, beras lokal produksi Karangasem paling banyak dicari oleh masyarakat utamanya oleh para pegawai dan koperasi. Selain harganya yang jauh lebih murah, kwalitas beras lokal kemasan produksi Karangasem mendekati beras premium, sehingga laris di pasaran. “Kami mulai dari memilih dan mencari gabah dengan kwalitas bagus, kemudian kita lakukan pengeringan, penggilingan hingga proses pengemasan beras. Kami memiliki merek sendiri,” lontarnya.

Untuk gabah, saat ini harga di tingkat petani juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari Rp. 5.300 menjadi Rp. 5.600 perkilo. Kenaikan harga gabah petani inilah juga yang menjadi pemicu terjadinya kenaikkan harga beras di pasaran. Berkurangnya pasokan gabah dari petani lokal juga membuat produksi beras produksi lokal juga berkurang padahal permintaan dari konsumen cukup tinggi.

wartawan
AGS
Category

Melepas Adrenalin di Lintasan, Pembalap AHRT Temukan Ketenangan dalam Budaya Bali

balitribune.co.id | Denpasar – Kehangatan budaya serta keramahan masyarakat Bali memberikan kesan mendalam bagi lima pembalap muda kebanggaan Indonesia dari Astra Honda Racing Team (AHRT) yang hadir dalam rangkaian kegiatan HRC Visit Bali pada 2–3 Maret 2026. Kelima pembalap tersebut adalah Herjun Atna Firdaus, M. Adenanta Putra, Fadillah Arbi Aditama, Rheza Danica Ahrens, serta Muhammad Badly Ayatullah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

IM3 Antar Langsung Grand Prize BYD M6 untuk Pemenang IMPoin Pesta Hadiah 2025 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Menyusul pengumuman pemenang IMPoin Pesta Hadiah 2025 pada Januari lalu Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand IM3 pada Kamis, 5 Maret 2026 secara resmi menyerahkan grand prize kepada pelanggan terpilih di Bali.  Penyerahan ini menjadi wujud nyata komitmen IM3 dalam menjalankan program secara transparan sekaligus bentuk apresiasi atas loyalitas pelanggan IM3 di seluruh Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click

Pentingnya Melibatkan Peran Gen-Z Demi Kopi yang Berkelanjutan

balitribune.co.id | Mangupura - Kementerian Koperasi Republik Indonesia menginisiasi program bertema Coffee, Carbon & Climate lewat kolaborasi dua yayasan guna memperkenalkan kepada generasi muda, khususnya Gen-Z sebagai peminum kopi ‘kekinian’ pada konsep keterkaitan pasokan kopi dan perubahan iklim.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Bersama Gubernur Bali Dampingi Menteri LH Tinjau TPS3R di Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Gubernur Bali I Wayan Koster mendampingi kunjungan kerja Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Hanif Faisol Nurofiq dalam peninjauan pengelolaan sampah berbasis masyarakat di Kabupaten Badung, Kamis (5/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kunjungi Denpasar, Menteri LH Puji Pengolahan Sampah Berbasis Sumber di Banjar Adat Saraswati

balitribune.co.id | Denpasar - Sistem pengolahan sampah berbasis sumber di lingkungan Banjar Adat Saraswati, Desa Kesiman Petilan, diharapkan bisa menjadi percontohan bagi banjar-banjar lainnya yang ada di Kota Denpasar. Hal ini disampaikan Menteri Lingkungan Hidup yang juga Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq saat melakukan kunjungan ke Banjar Saraswati, Desa Kesiman Petilan, Kamis (5/3/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.