Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kembali Raih Wajar Tanpa Pengecualian, Gubernur Koster : Komitmen WTP yang Berkualitas dan Esensial untuk Masyarakat

Bali Tribune/PENYERAHAN- Gubernur Bali Wayan Koster menerima penyerahan hasil pemeriksaan BPK RI, Senin (24/5).


balitribune.co.id | Denpasar - Berdasarkan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Provinsi (LKPD) Bali Tahun 2020 telah sesuai dengan SAP berbasis akrual, telah diungkapkan secara memadai, dan tidak terdapat ketidakpatuhan yang berpengaruh langsung dan material, serta telah menyusun dan merancang unsur-unsur SPI yakni lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi serta pemantauan. 
 
Hal tersebut terungkap pada Sidang Paripurna ke-12 DPRD Provinsi Bali, dengan agenda “Penyerahan Hasil Pemeriksaan BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Provinsi Bali Tahun Anggaran 2020 di ruang Sidang Utama Kantor DPRD Provinsi Bali, Senin (24/5).
 
“Atas dasar tersebut BPK RI pun memberikan predikat opini “Wajar Tanpa Pengecualian” (WTP) atas LKPD Provinsi Bali Tahun Anggaran 2020,” cetus Anggota IV BPK selaku Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara IV, Dr. Isma Yatun, yang disambut riuh tepuk tangan peserta bentuk apresiasi atas keberhasilan Pemprov Bali kembali meraih predikat serupa untuk yang kedelapan kalinya secara berturut – turut sejak tahun 2013.
 
Bagi BPK RI, kata Isma Yatun, hal ini menunjukkan komitmen Pemprov Bali beserta jajaran perangkat daerahnya, terhadap kualitas laporan keuangan yang dihasilkan. Tentu hal ini tidak terlepas dari sinergi yang efektif dengan seluruh pemangku kepentingan serta dukungan dari DPRD Provinsi dalam pelaksanaan fungsi pengawasannya.
 
“Kami berharap Pemrov Bali kedepan dapat terus mempertahankan atau bahkan meningkatkan pencapaian indikator kesejahteraan yang sudah baik tersebut. Saya yakin Bali mampu,” ujar Isma Yatun sembari melanjutkan menyampaikan imbas pandemi Covid – 19  terhadap tingkat kesejahteraan yang secara umum menunjukkan penurunan kesejahteraan umum di provinsi Bali. Seperti yang pertama terlihat dari indikator perekonomian dari pada periode triwulan keempat 2020 mengalami kontraksi sebesar minus 12,21%, menurun dari tahun 2019 yang tercatat sebesar 6,35%. Capaian tersebut pun lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar minus 2,19%.
 
“Namun demikian, jika dilihat dari indikator rasio kemandirian APBD, provinsi Bali meskipun mengalami penurunan tapi masih berada di atas 50%. Hal ini, menunjukkan bahwa hubungan antara pemerintah pusat dan provinsi Bali dalam pelaksanaan otonomi daerah bersifat partisipatif, artinya peranan pemerintah pusat semakin berkurang dikarenakan tingkat kemandirian daerah dinilai mampu melaksanakan urusan otonomi daerah,” pungkasnya mengakhiri sambutan.
 
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster pun menyampaikan apresiasi sembari meminta bimbingan secara berkala terhadap penyusunan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah sebagai bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan APBD yang disusun oleh pejabat pengelola keuangan daerah berdasarkan laporan keuangan perangkat daerah sebagaimana telah diatur dalam peraturan perundang-undangan.
 
“Pemprov Bali dan Pemerintah kabupaten kota se Bali telah melakukan penyerahan LKPD Tahun Anggaran 2020 pada tanggal 26 Maret 2021 di kantor BPK Perwakilan Provinsi Bali secara bersama-sama, yang dilanjutkan dengan pemeriksaan oleh BPK perwakilan provinsi Bali dari 31 Maret sampai 7 Mei 2021 sebagai bentuk sinergitas yang baik antara pemerintah provinsi Bali bersama Pemerintah Kabupaten/Kota,” ujar Gubernur asal Desa Sembiran , Buleleng yang sebelumnya menjabat anggota DPR RI tiga periode ini.
 
“Dan pada momen ini, juga dilaksanakan penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK Perwakilan Provinsi Bali atas LKPD Provinsi Bali dan Kabupaten/Kota se Bali Tahun Anggaran 2020 secara bersama-sama pula. Saya sangat setuju dengan pola ini karena Bali wilayahnya kecil hanya 8 Kabupaten 1 Kota, dan sesuai visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali dimana pembangunan Bali diselenggarakan dalam satu kesatuan wilayah, satu pulau, satu pola, dan satu tata kelola, jadi itu pun diterapkan dalam konteks penerimaan laporan ini kepada Gubernur dan Bupati/Walikota se Bali sepanjang tidak menyalahi peraturan perundang-undangan,” cetusnya.
 
Lebih jauh terkait LKPD Provinsi Bali TA 2020 yang membuahkan predikat opini WTP, Gubernur Koster menyatakan selalu komitmen untuk melakukan tata kelola keuangan negara yang baik.
 
“Predikat opini memang sudah diraih secara rutin, tapi sebagai Gubernur saya terus meningkatkan kualitas WTP ini, tidak asal WTP, tetapi WTP yang betul-betul secara esensial berkualitas yang bisa dipertanggungjawabkan secara moral maupun juga secara politik. Jadi bukan asal-asal WTP tapi WTP yang memang betul-betul memberi keyakinan bahwa pekerjaan tata kelola itu dilakukan dengan sebaik-baiknya. Mudah-mudahan terus ke depan ini bisa ditingkatkan, lebih efisien serta tepat sasaran dan yang utama ujungnya adalah memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Bali,” pungkasnya sembari menyatakan akan segera menindaklanjuti rekomendasi yang menjadi catatan oleh BPK RI. 
wartawan
Hans Itta
Category

Aroma Tak Sedap Pengolahan Sampah Bikin Resah Warga Bajera

balitribune.co.id I Tabanan – Aktivitas pengolahan sampah di Banjar Bajera Jero, Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg, Kabupaten Tabanan diprotes warga karena menimbulkan bau menyengat.

Masalah pencemaran bau busuk yang sempat ramai hingga viral di media sosial ini memaksa jajaran Polsek Selemadeg bersama pemerintah desa setempat turun langsung melakukan pemeriksaan di lapangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pertamina Tindak SPBU Nakal, Bali Terbanyak Kena Sanksi

balitribune.co.id I Denpasar - Praktik penyaluran BBM yang tidak sesuai ketentuan masih menjadi persoalan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur (Jatimbalinus) mencatat sebanyak 237 SPBU telah dikenai sanksi sepanjang Januari hingga 3 September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Membara, Enam Kebakaran Landa Buleleng dalam Sehari

balitribune.co.id I Singaraja - Enam kejadian kebakaran terjadi di sejumlah wilayah di Buleleng, Senin (7/9/2026).

Kebakaran tercatat terjadi di Desa Bengkel, Busungbiu; Desa Pangkung Paruk dan Ularan, Seririt; Banjar Dinas Konci, Desa Tigawasa, Banjar; Jalan Jalak Putih LC Baktisraga; serta Desa Gitgit, Sukasada.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Langgar Tata Ruang, Bangunan Pertokoan di Jalan Suradipa Bakal Disegel

balitribune.co.id I Denpasar – Pengerjaan pembangunan pertokoan di Jalan Suradipa, Denpasar terpaksa dihentikan karena dinilai melanggar ketentuan tata ruang. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar akan menerbitkan Surat Peringatan Ketiga (SP3), yakni berupa Penyegelan.

Baca Selengkapnya icon click

Aktivitas Penerbangan Terganggu, Kunjungan Wisatawan ke Penglipuran Turun Drastis

balitribune.co.id I Bangli - Imbas dari erupsi gunung berapi menyebabkan terganggunya aktivitas penerbangan di sejumlah bandara di Indonesia salah satunya bandara Internasional Soekarno Hatta berdampak langsung terhadap iklim pariwisata di Bali. Salah satu destinasi yang merasakan imbas signifikan adalah Desa Wisata Penglipuran, Kabupaten Bangli, yang mencatatkan penurunan  pada angka kunjungan wisatawan domestik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.