Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kemenangan Koster-Ace

Bali Tribune

BALI TRIBUNE - Pesta demokrasi itu sudah selesai. Kedua pasangan calon (Paslon) yang mengerahkan seluruh sumberdaya untuk mengambil hati rakyat Bali, hari ini sudah bisa melihat hasilnya. I Wayan Koster-Cokorda Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace) meraih 58,39% dan Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) memperoleh 41,58 % suara versi hitung cepat. Hasil sementara Pilkada Bali versi 'hitung cepat' ini, tak jauh beda dengan prediksi yang dilakukan Desk Politik Koran BALI TRIBUNE - , berdasarkan amatan mendalam hingga sehari menjelang masa kampanye ditutup. Prediksi kami; 58%:42% untuk kemenangan Koster-Ace. Sejumlah variabel yang menjadi dasar analisis meliputi: popularitas tokoh, mesin parpol pengusung dan soliditas tim pemenangan. Variabel tersebut di-cross secara silang dengan pemetaan wilayah (geopolitik), intensitas sosialisasi media (publikasi) dan isu kampanye (program kerja). Analisis lintas variabel ini kemudian dikontrol lagi dengan hasil pengamatan jurnalistik selama masa kampanye berlangsung. Paslon Koster-Ace memang terus menerus digoyang isu korupsi baik yang berkembang di publik maupun yang sengaja disebarkan lawan politik sebagai bagian dari kampanye pencitraan. Namun, isu ini terpatahkan oleh belum adanya proses hukum konkret yang secara formal dapat divalidasi. Kehadiran jurkam dari DPP PDIP juga memiliki efek signifikan dalam mematahkan isu tersebut. Isu reklamasi juga sempat menjadi jualan politik rival yang seakan menempatkan Koster-Ace sebagai Paslon yang tidak mendukung upaya perlawanan elemen masyarakat Bali terhadap proyek reklamasi. Namun, di ujung masa kampanye, isu tersebut kembali menjadi bumerang dengan beredarnya surat yang menunjukan adanya kaitan proyek reklamasi dengan rival. Bagaimana dengan Paslon Mantra-Kerta?. Kekuatan paslon itu juga terbilang tangguh. Rai Mantra yang mantan Walikota Denpasar, putra tokoh legendaris Rai Mantra yang pernah menduduki kursi Gubernur, disatupaketkan dengan Sudikerta yang mantan Wakil Gubernur Bali dan Ketua DPD Golkar Bali, harusnya mampu menundukkan rival jika variabel lain mendukung. Isu nasional yang dikotori politik aliran juga sempat berimbas ke Bali melalui parpol-parpol pendukung. Namun sangat kecil pengaruhnya karena parpol pengusung paslon inipun tergabung secara acak, tidak sumetris dengan peta rivalitas parpol di tingkat nasional. Kekuatan parpol pengusung  Mantra-Kerta, bila dikonversikan ke dalam konfigurasi kekuatan di DPRD Bali,  mencapai 28 kursi dukungan, yakni Partai Golkar (11 kursi), Demokrat (8 kursi), Gerindra (7 kursi), dan Nasdem (2 kursi). Sedangkan rivalnya, Koster-Ace mengantongi 27 kursi, terdiri dari PDIP (24 kursi), Hanura (1 kursi), PAN (1 kursi), dan PKPI (1 kursi) serta PKB dan PPP. Dari segi kursi, Koster-Ace kalah satu kursi. Meski demikian, mesin PDIP di Bali terlalu tangguh untuk dipatahkan. Semua kekuatan, yang menguasai hampir semua daerah di Bali, ikut aktif dalam penggalangan. Kecuali itu, semua sel-sel parpol pengusung lain: Hanura, PAN, PKPI dan PKB juga aktif di semua lini. Akumulasi kekuatan yang diandalkan kedua Paslon beririsan dengan keberhasilan penggarapan wilayah kabupaten/Kota (geopolitik). Hasil sementara menunjukan, Koster-Ace menang di lima daerah: Buleleng, Tabanan, Badung, Bangli dan Gianyar. Sedangkan Mantra-Kerta menang di Kota Denpasar, Karangasem, Klungkung dan Jembrana. Lembaga survei Saiful Mujani Research Centre (SMRC) hingga edisi ini naik cetak, menampilkan hasil 58,35% untuk Koster-Ace dan 41,58% untuk Mantra-Kerta. Hasil ini dianggap mendekati final karena diolah dari 98% suara yang masuk. Dengan hasil ini, maka sudah bisa dipastikan kader PDIP kembali bertahta di kursi Gubernur Bali setelah sempat jedah dalam lima tahun terakhir. Koster-Ace yang sama-sama memiliki backround akademisi dan politisi mendapat kepercayaan rakyat Bali untuk memimpin pulau Dewata ini lima tahun ke depan. Ada sejumlah masalah serius yang segera disongsong: tergerusnya lahan pertanian dan lingkungan hidup untuk kepentingan komersial yang kian liar, mengentaskan kantong-kantong kemiskinan di sejumlah kabupaten seperti Karangasem, Buleleng dan Jembrana, serta mengurangi disparitas Bali Utara dan Bali Selatan dengan mengembangkan pusat-pusat industri baru di Buleleng. Selamat datang Pemimpin Baru, selamat datang matahari. Sinarmu sedang dinanti masyarakat Bali untuk membawa perubahan di segala bidang.

wartawan
Mohammad S. Gawi
Category

Rapat Paripurna, Pemkab Tabanan Sampaikan Tanggapan atas Pandangan Umum Fraksi DPRD terhadap Lima Ranperda

balitribune.co.id | Tabanan – Memasuki tahapan lanjutan pembahasan lima Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), Pemerintah Kabupaten Tabanan memberikan tanggapan dan jawaban atas berbagai pandangan yang disampaikan fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Tabanan dalam Rapat Paripurna DPRD.

Baca Selengkapnya icon click

Disperpa Badung Buru Anjing yang Gigit Tujuh Orang di Cemagi

balitribune.co.id | Mangupura - Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kabupaten Badung masih memburu anjing yang diduga menggigit tujuh orang di Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi. Dari ketujuh korban tersebut, dua di antaranya merupakan warga negara asing (WNA).

"Setelah menggigit anjing itu sudah tidak ditemukan," ungkap Kepala Disperpa Badung Anak Agung Ngurah Raka Sukadana, Kamis (10/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

RGS Karangasem Juara Turnamen Bola Voli Bupati Karangasem Cup 2026

balitribune.co.id I Amlapura - Setelah berlangsung sejak tanggal 29 Agustus 2026 lalu, kejuaraan Bola Voli Bupati Karangasem Cup 2026 akhirnya berakhir dan ditutup secara resmi oleh Wakil Bupati Karangasem yang juga Ketua KONI Karangasem, Pandu Prapanca Lagosa dan Ketua Pengkab PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia) yang juga Ketua DPRD Karangasem, I Wayan Suastika, pada Rabu (9/9/2026) malam, saat berlangsungnya babak Final.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kunjungan Wisatawan ke Desa Wisata di Badung Belum Merata, Empat Desa Masih di Bawah 1.000 Kunjungan

balitribune.co.id | Mangupura - Pengembangan desa wisata di Kabupaten Badung masih menghadapi persoalan pemerataan kunjungan. Dari 568.582 kunjungan yang tercatat sepanjang Januari hingga Juli 2026, lebih dari 92 persen terkonsentrasi di enam desa wisata.

Baca Selengkapnya icon click

Enam Subak di Petang Dilanda Kekeringan, Pemkab Badung Kirim 3 Truk Tangki

balitribune.co.id | Mangupura - Kekeringan mulai mengancam sejumlah lahan pertanian di Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. Sedikitnya enam subak terdampak akibat debit air irigasi yang terbatas dan distribusi yang belum mampu menjangkau seluruh areal persawahan, terutama kawasan hilir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.