Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kemenkum HAM Bali Ingatkan WNA Bandel Dipulangkan

Bali Tribune/ Eko Budianto
Balitribune.co.id | Denpasar - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) Provinsi Bali mengingatkan agar Warga Negara Asing (WNA) di Bali untuk menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan menggunakan masker. Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kemenkum HAM Provinsi Bali Eko Budianto mengatakan WNA yang membandel akan dideportasi jika berulangkali melanggar protokol kesehatan.
 
"Kami sudah menerima data orang asing yang melanggar dan tercatat. Jika kemudian nanti melakukan kegiatan berulang atau lalai prokes maka tidak menutup kemungkinan mereka akan dikenakan tindakan administrasi keimigrasian," kata Eko kepada wartawan, seperti dilansir merdeka.com, Selasa (19/1).
 
Selain itu, pihaknya mengakui bahwa sejumlah warga asing pernah terjaring razia protokol kesehatan.
 
"Namun, apabila mereka masih melakukan pelanggaran. Mereka (tidak) mengindahkan peraturan protokol kesehatan tersebut. Mungkin kita bisa lebih tegas dari pihak imigrasi untuk melakukan tindakan administrasi terhadap orang asing tersebut," imbuhya.
 
Sejauh ini, mereka yang melanggar dikenai sanksi administratif baik denda maupun hukuman lainnya. Dia mengatakan, pihaknya tergabung dalam tim Satgas Covid-19 dalam menegakkan protokol kesehatan.
 
"Kami sangat mendukung kebijakan pemerintah terutama satgas Covid-19 dalam penerapan Prokes di wilayah Bali," ujar Budianto.
 
Diberitakan, Warga Negara Asing (WNA) yang ada di wilayah Kuta, Kabupaten Badung, Bali, masih saja bandel tidak mengenakan masker dan tak mentaati protokol kesehatan.
 
Kasatpol PP Badung, I Gusti Agung Ketut Suryanegara menyampaikan, dari tanggal 7 September 2020 hingga saat ini sudah ditemukan 150 pelanggar protokol kesehatan yang tak mengenakan masker dan 80 persen adalah warga asing.
 
"Dari 150 pelanggar 80 persen WNA semua. Memang terus terang saja, bule kenyataan sampai sekarang itu seperti tidak mempan kepada (denda)," kata
Suryanegara, saat dihubungi Rabu (6/12) lalu.
 
Ia menyampaikan, bahwa paling banyak bule tak mengenakan masker terjadi di Wilayah Kuta Utara, seperti di Canggu, Tibubeneng dan juga ada Pererenan. Selain itu, para bule yang tak mengenakan masker didominasi warga Rusia serta Eropa.
 
Mereka, ditemukan tak mengenakan masker saat petugas melakukan sidak dan bagi yang tidak membawa masker didenda Rp 100 ribu.
 
"Tidak membawa masker. Kalau mereka membawa tapi mereka tidak pakai kita berikan hukuman pushup atau nyapu. Ataupun, tidak sama sekali membawa masker kita kenakan denda. Mereka, sudah tau dan memahami tentang itu. Bahwa, aktivitas keluar rumah harus pakai masker tapi kenyataannya seperti itu," ujarnya.
wartawan
Hans Itta
Category

Penataan Pantai Bingin Mulai Ditender, Desain Kawasan Masih Digodok

balitribune.co.id I Mangupura - Setahun setelah 48 bangunan liar di Pantai Bingin dibongkar, Pemerintah Kabupaten Badung mulai memproses penataan kawasan tersebut. Meski tender sudah berjalan, hingga kini desain induk (master plan) dan gambar teknis penataan masih dalam tahap pembahasan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terganjal Aturan Kepegawaian, Layanan Forensik RS Tabanan Belum Jalan

balitribune.co.id I Tabanan – Rencana RSUD Tabanan untuk mengoperasikan layanan forensik di Instalasi Pemulasaraan Jenazah yang baru masih menemui jalan buntu. Hingga kini, fasilitas tersebut belum bisa memberikan tindakan medis forensik karena terganjal aturan kepegawaian serta sulitnya mencari dokter spesialis di bidang tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Tetapkan 16.466,23 Hektar Lahan Sawah Jadi LP2B

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan resmi menetapkan ribuan hektar sawah produktif untuk mencegah masifnya ancaman alih fungsi lahan. Langkah strategis ini dilakukan dengan mengunci 16.466,23 hektar area persawahan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kuburan Tergerus Air Laut Pasang, Bangkai Paus Bungkuk Kembali Muncul ke Permukaan

balitribune.co.id I Negara - Dua hari setelah dikuburkan, bangkai paus bungkuk (Humpback Whale) yang sebelumnya terdampar dan mati di pesisir Pantai Perancak, Kecamatan Jembrana, kembali muncul ke permukaan. Karena dikhawatirkan menimbulkan dampak lingkungan, bangkai mamalia laut tersebut diminta dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.