Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kemenpar Sebut Lebaran 2026 Terjadi Kenaikan Perjalanan Wisata

perjalanan
Bali Tribune / BANDARA - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang merupakan salah satu bandara di bawah InJourney Airports mencatatkan kenaikan pergerakan penumpang saat Lebaran 2026

balitribune.co.id | Denpasar - Menurut Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia, Lebaran menjadi momentum penting untuk memperkuat peran pariwisata sebagai salah satu motor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dikutip di akun resmi Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (kemenpar.ri), pengeluaran sektor wisata tembus Rp19,86 triliun pada libur Lebaran 2026 yang dapat mendongkrak perputaran ekonomi negara. 

Dimana lebih dari 17 juta perjalanan wisata dan total pengeluaran sektor pariwisata yang menembus Rp19,86 triliun, terlihat jelas adanya pergeseran pola konsumsi masyarakat ke pengalaman berwisata yang lebih tinggi.

Dibandingkan libur Lebaran 2025, tahun 2026 ini terjadi kenaikan perjalanan wisata saat libur Lebaran 6,3%. Rata-rata pengeluaran saat melakukan perjalanan wisata libur Lebaran Rp3,78 juta per keluarga, sebesar Rp1,15 juta per orang. Total pengeluaran sektor pariwisata pada Lebaran tahun ini tercatat naik dari Rp11,04 triliun di tahun 2025 menjadi Rp19,86 triliun.

 Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa menyampaikan laporan dampak Idulfitri 2026 terhadap sektor pariwisata. Berdasarkan laporan ini, terdapat lonjakan pergerakan masyarakat yang signifikan, serta terjadi penguatan peran pariwisata sebagai penggerak ekonomi nasional.

"Momentum Lebaran tidak hanya menjadi tradisi sosial tahunan, tetapi juga berperan sebagai salah satu motor utama penggerak ekonomi nasional, yang semakin mengarah pada penguatan sektor pariwisata sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional," jelasnya. 

PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney menyatakan mobilitas masyarakat yang meningkat dapat berjalan dengan lancar berkat kesiapan operasional bandara, optimalisasi kapasitas penerbangan, serta dukungan konektivitas menuju kawasan pariwisata. "Momentum libur Lebaran merupakan fase dengan mobilitas masyarakat yang sangat tinggi,” ujar Direktur Utama InJourney, Maya Watono. 

Selama periode mudik Lebaran 13-29 Maret 2026, bandara-bandara di bawah InJourney Airports mencatat realisasi kumulatif 63.222 pergerakan pesawat atau tumbuh 9% dibandingkan periode Lebaran 2025, dengan jumlah penumpang yang dilayani mencapai 8.870.677 penumpang atau meningkat 6,4% secara tahunan. Kinerja ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang tetap dapat dikelola dengan baik selama masa angkutan Lebaran. Dari sisi pasar, pergerakan domestik menjadi penopang utama dengan 51.873 pergerakan pesawat dan 7.009.251 penumpang, masing-masing tumbuh 10,6% dan 7,5% dibandingkan tahun lalu. Realisasi 4.097 extra flight atau 75,5% dari total rencana tambahan penerbangan. 

Pada puncak arus mudik tanggal 18 Maret 2026, bandara-bandara InJourney melayani 568.871 penumpang, sementara pada puncak arus balik tanggal 29 Maret 2026 jumlah penumpang mencapai 603.575 orang, meningkat 14,8% dibandingkan puncak arus balik tahun sebelumnya. Capaian ini menegaskan kesiapan bandara-bandara dalam mengantisipasi lonjakan trafik pada periode puncak perjalanan masyarakat.

Pada angkutan Lebaran 2026, jumlah rute penerbangan di 37 bandara total mencapai 1.487 rute atau bertambah 53 rute dibandingkan dengan angkutan Lebaran 2025. Untuk jumlah maskapai penerbangan di 37 bandara pada tahun ini tercatat 247 maskapai atau bertambah 9 maskapai. Dampak positif ini turut mendorong perputaran ekonomi dan pertumbuhan di sejumlah destinasi pariwisata nasional. 

"Kami memandang capaian positif ini (Lebaran 2026) sebagai refleksi kuatnya sinergi dalam ekosistem aviasi dan pariwisata, yang melalui koordinasi dan komitmen bersama mampu menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkualitas bagi masyarakat,” tutup Maya Watono.

wartawan
YUE
Category

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Dukung Pengembangan Usaha Pemindangan Ikan Melalui Penyaluran KUR di Bali dan Nusa Tenggara

balitribune.co.id | Semarapura - Wayan Suitari yang merupakan salah seorang perajin ikan pindang di Sentra Pemindangan Ikan Desa Kusamba Kabupaten Klungkung meningkatkan usahanya dengan menggunakan kredit usaha rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Ia yang sudah selama puluhan tahun bergelut di dunia pemindangan ikan, mendapat dukungan dana dari perbankan.

Baca Selengkapnya icon click

Klasterku Hidupku BRI, Usaha Keripik Ayam Biru di Denpasar Terus Berkembang dan Berdaya

balitribune.co.id | Denpasar - Di sela rutinitas mengurus rumah dan keluarga, banyak ibu rumahtangga diam-diam menyimpan mimpi untuk membantu perekonomian keluarga. Mimpi itu kadang dimulai dari hal sederhana, seperti camilan rumahan yang dibuat dari dapur sendiri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.