Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ketua DPRD Bangli Dorong Peningkatan Pendidikan ASN

Bali Tribune / DIALOG - Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika (baju merah) usai dialog terkait program studi Megister Ilmu Hukum Pasca Sarjana dengan salah satu universitas swasta di Bali

balitribune.co.id | BangliBerbagai lompatan pembangunan yang selama ini dilakukan Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mesti juga diimbangi dengan peningkatan SDM. Untuk itu, kalangan DPRD Bangli mendorong para ASN untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi khususnya S2.

"Loncatan yang terus dilakukan di Bangli mesti diimbangi dengan peningkatan kualitas SDM," kata Ketua DPRD Bangli I Ketut Suastika, Kamis (18/5).

Hanya saja, karena kemampuan keuangan daerah yang masih belum pulih pascacovid-19, untuk sementara diharapkan peningkatan pendidikan bagi ASN dilakukan secara mandiri.

Kata politisi PDI-P ini, bila APBD kedepan memungkinkan, pihaknya akan berupaya mengusulkan agar ada program beasiswa yang diluncurkan Pemkab Bangli bagi ASN yang akan melanjutkan pendidikannya.

"Kita harus sadar dari hati paling dalam, bahwa pendidikan itu penting. Pada saatnya, siapa tahu ada kesempatan dan peluang pastinya akan lebih bermanfaat untuk kita semua," ungkap Suastika.

Lanjut Suastika, dalam peningkatan pendidikan ASN, perlu dilakukan pemetaan terkait kebutuhan dimasing-masing OPD untuk bisa menyelesaikan masalahnya. Misalnya, akutansi, hukum atau linguistik dan lain sebagainya.

"Kalau bisa BKD mesti melakukan pemetakan apa kebutuhan masing-masing OPD sesuai kompetensinya sehingga tidak perlu lagi swakelola dengan lembaga lain, karena ASN sendiri sudah bisa menyelesaikan persoalan-persoalan yang mengikuti era jaman sekarang. Mengikuti good goverment, dengan kualitas pendidikannya masing-masing," sebut Ketua Dewan asal Desa Peninjoan Kecamatan Tembuku ini.

Pihaknya mengharapkan dimasing-masing OPD ada sejenis bidang yang sifatnya khusus atau pengendali, baik di bidang advokasi,  IT dan akuntasi. 

"Jadi didalamnya itu ada satuan pengendali atau kegiatan tentang pengelolaan keuangan hingga program pembangunan dimasing-masing OPD. Nah disitulah orang-orang ahli itu masuk. Dengan begitu bisa melakukan efisiensi anggaran juga. Ketika masing-masing OPD punya para ahli kita kan tidak perlu lagi nyari," sebutnya.

Menurutnya, pola efisiensi anggaran seperti itu sejalan dengan loncatan yang diharapkan Bupati agar Bangli bisa melompat lebih tinggi.

"Sekarang kita sedang meloncat, kalau nanti terbang jika tidak diimbangi dengan peningkatan SDM maka tidak akan bisa mengikuti. Untuk itu, minimal SDM semua OPD ditingkatkan dan dibentuk ahli-ahli yang bisa menyelesaikan persoalan Bangli," jelasnya.

wartawan
SAM
Category

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dinas Pertanian Buleleng Gencarkan Vaksinasi Rabies Gratis, Ribuan Dosis Vaksin Masih Tersisa

balitribune.co.id I Singaraja - Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Buleleng melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) terus mengintensifkan pelayanan vaksinasi rabies sebagai upaya rutin melindungi kesehatan hewan dan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Kekurangan 15 Ribu Lampu Penerangan Jalan

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Badung mencatat kekurangan sekitar 15.000 unit lampu penerangan jalan (LPJ) pada ruas jalan kabupaten. Kekurangan tersebut terungkap berdasarkan evaluasi terhadap data sebaran LPJ yang dibandingkan dengan kebutuhan ideal dalam masterplan.

Baca Selengkapnya icon click

WFH Jumat di Denpasar, Layanan Publik Tetap Normal

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat mulai 10 April 2026. Meski demikian, seluruh sektor pelayanan publik dipastikan tetap beroperasi normal di kantor (Work From Office/WFO) guna menjamin kebutuhan masyarakat tidak terganggu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.