Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ketua DPRD Karangasem, I Gede Dana Motivasi Satgas Gotong Royong Covid-19 Desa Adat Dukuh

Bali Tribune / BANTUAN - Ketua DPRD Karangasem, I Gede Dana saat menyerahkan paket bantuan sembako kepada warga terdampak di Desa Dukuh, Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Keberadaan Satgas Gotong Royong Covid-19 di desa menjadi garda terdepan dalam penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19, termasuk gerakan upaya sosialisasi dan edukasi terhadap masyarakat di desa tentang penanganan dan pencegahan virus yang mematikan tersebut. Ketua DPRD Karangasem, I Gede Dana, sangat mengapresiasi kerja keras dan kesigapan Satgas Gotong Royong dalam melakukan langkah penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 di tingkat desa tersebut.

“Upaya pencegahan penyebaran pandemi Covid-19 memerlukan sinergi antar komponen, termasuk peran aktif masyarakat luas menjadi kunci utama menekan meluasnya penyebaran Corona,” tegas I Gede Dana, kapada waratwan Minggu (3/5) kemarin. dan pihaknya di lembaga dewan akan terus concern  mengedukasi dan memotivasi warga Karangasem guna bersama-sama bahu membahu bergotong royong mencegah penyebaran Covid-19.

Pihaknya bersama anggota dewan lainnya akan berupaya membantu warga atau masyarakat Karangasem yang terdampak Covid-19 utamanya dari sisi ekonomi, dan warga atau kepala keluarga yang tengah menjalani masa karantina mandiri dengan memberikan bantuan paket sembako yang diserahkan kepada Satgas Gotong Royong.

Rabu (29/4) lalu, Gede Dana menyambangi Posko Satgas Gotong Royong Desa Adat Dukuh, Kelurahan Padangkerta sembari memberikan bantuan sembako berupa beras, telur, minyak goreng dan sabun cuci tangan. “Saya ingin meringankan beban masyarakat melalui Satgas Gotong Royong, agar selalu disiplin mengikuti anjuran pemerintah. Satgas merupakan garda terdepan dalam mengedukasi warga,” ungkap politisi yang juga Ketua DPC PDIP Karangasem ini.

Pihaknya selaku Ketua DPRD Karangasem, mengucapkan terima kasih kepada Bendesa dan pecalang yang selalu sigap menjaga keamanan wilayah Desa Adat Dukuh menghadapi wabah Covid-19. “Mari selalu rajin cuci tangan, jika bepergian agar memakai masker, selalu jaga jarak dan upayakan diam di rumah saja, agar Corona tidak meluas,” cetus politisi asal Desa Datah, Kecamatan Abang ini.

Bantuan sembako dalam kesempatan itu diterima langsung oleh I Gusti Made Ardana, Bendesa Adat Dukuh yang sekaligus Ketua Satgas Gotong Royong. “Kami mewakili warga Dukuh mengucapkan terima kasih kepada Pak Ketua DPRD yang sudah berkenan turun memberikan bantuan kepada warga kami," ucap Gst Made Ardana.

wartawan
Husaen SS.
Category

Belanja Badung Tembus Rp13,09 Triliun, PDIP Soroti Infrastruktur dan Wajah Pariwisata

balitribune.co.id | Mangupura - Belanja daerah Kabupaten Badung dalam RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 dirancang mencapai Rp13,09 triliun. Angka tersebut meningkat Rp1,56 triliun atau 13,56 persen dibandingkan APBD induk yang sebesar Rp11,52 triliun. Sementara pendapatan daerah dirancang Rp10,50 triliun, naik Rp170,11 miliar atau 1,65 persen dari APBD induk Rp10,33 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Upah Pekerja di Bali Dinilai Terlalu Imut, Nyoman Parta Sebut Kebutuhan Hidup Layak Harus Jadi Acuan Pengupahan

balitribune.co.id | Gianyar - Upah pekerja di Bali dinilai belum sebanding dengan tingginya biaya hidup. Upah pekerja di Bali dinilai terlalu kecil alias Imut jika dibandingkan dengan kebutuhan hidup pekerja di Bali.  

Baca Selengkapnya icon click

Gerindra Setujui Perubahan APBD Badung 2026, Soroti Infrastruktur Kuta dan Banjir

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi Partai Gerindra DPRD Badung menyatakan menyetujui Ranperda tentang Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026. Persetujuan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-6 Masa Persidangan Pertama Tahun Sidang 2026–2027 di Gedung DPRD Badung, Jumat (11/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sertifikat Elektronik Pertanahan Disorot, Masyarakat Diingatkan Waspadai Data hingga Proses Peralihan Hak

balitribune.co.id | Singaraja – Munculnya sejumlah masalah pada digitalisasi layanan pertahanan memantik kekhawatiran sejumlah pihak. Terutama potensi kesalahan data, pemetaan bidang hingga lambannya proses administrasi berpotensi menimbulkan persoalan hukum dan administrasi. Karena itu masyarakat diminta untuk lebih teliti saat mengurus sertifikat berbasis digital.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.