Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kicen Tak Penuhi Panggilan Penyidik Tipikor

Tipikor
Ni Wayan Mariati saat diperiksa sebagai saksi di Tipikor Polres Klungkung.

Semarapura.Bali Tribune.

Anggota Komisi I DPRD Klungkung, Wayan Kicen Adnyana mangkir dari panggilan penyidik Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Klungkung, Kamis (2/6). Kicen yang semestinya memberikan keterangan terkait dugaan bansos fiktif yang menyeret putranya, Krisnia Adiputra senilai Rp200 juta itu, ternyata kemarin berada Jakarta untuk keperluan kunjungan kerja. Polisi pun hanya memeriksa saksi tambahan, Ni Wayan Mariati selaku staf DPRD.

Pukul 10.00 Wita, kemarin, penyidik Tipikor sudah bersiap menyambut kedatangan Kicen. Akan tetapi, dewan asal Getakan Klungkung itu tidak kunjung datang. Yang datang justru Ni Wayan Mariati. Staf DPRD kelahiran Gelgel itu tiba pukul 11.00 Wita, juga dipanggil dalam kasus yang sama. Sembari meminta keterangan Mariati, penyidik lainnya tetap menantikan Kicen. Namun, sampai sore, Kicen tidak kunjung datang.

Kanit Tipikor Polres Klungkung, Ipda Nengah Sulatra mengaku sampai sore kemarin, penyidik belum mendapatkan informasi terhadap keberadaan Kicen. Padahal, dalam surat panggilan penyidik telah mencantumkan nomor telepon. Apabila berhalangan, setidaknya bisa menghubungi nomor telepon dimaksud.

”Sampai saat ini belum ada pemberitahuan secara resmi dari yang bersangkutan. Tidak tahu ada kesibukan apa. Kami tetap menunggu kehadirannya,” ujar Ipda Sulatra, kemarin.

Polisi pun akan mengagendakan pemanggilan kedua terhadap Kicen. ”Tapi sebelumnya kami konfirmasi juga, apa alasannya. Ada alasan wajar, patut. Kalau wajar tidak masalah, bisa diterima,” jelasnya.

Disinggung soal data tambahan, pihak kepolisian mengaku telah berkoordinasi dengan BPKP Bali. ”Tapi tunggu pemeriksaan kelar dulu, baru bersurat ke BPKP, di sana kami akan gelar perkara,” ungkapnya.

Sementara terkait pemeriksaan Mariati, telah diperiksa sebanyak dua kali. ”Staf DPRD hanya saksi tambahan, ada 17 pertanyaan yang kami tanyakan,” ungkapnya dan menambahkan, keterangan Mariati akan disesuikan dengan bukti yang ada.

Di bagian lain, Kicen bersama Komisi I DPRD Klungkung melangsungkan kunjungan kerja ke Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Jakarta. Kicen bersama dewan lainnya bertolak ke Jakarta pada Rabu lalu (1/6) menggunakan pesawat Garuda.

Kasubag Humas Setda DPRD Klungkung, Putu Arya Semadi membenarkan jika Komisi I DPRD Klungkung berada di Jakarta. Ketika disinggung adanya pemanggilan terhadap Kicen untuk diperiksa  sebagai saksi di Tipikor Polres Klungkung, Putu Arya Semadi mengaku tidak tahu masalah tersebut karena tidak ada pemberitahuan dari yang bersangkutan.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Ketua DPRD Tabanan Kritik Kondisi Lapangan Penebel Tak Terawat Usai Ditata

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa mengritik kondisi lapangan Umum Penebel yang tidak terawat meski baru ditata dengan dana miliaran rupiah. Fasilitas publik yang menghabiskan anggaran APBD 2024 sebesar Rp 2,2 miliar tersebut kini justru dipenuhi rumput liar dan mulai mengalami sejumlah kerusakan fisik.

Baca Selengkapnya icon click

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.