Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kolaborasi Penyair dan Perupa dalam Buku 'Gajah Mina'

Bali Tribune/Ny.Putri Suastini Koster.
balitribune.co.id | Denpasar - Ny Putri Suastini Koster yang dikenal sebagai penyair atau seniman multitalenta mengapresiasi alih kreasi puisi, lukisan dan sketsa hasil kolaborasi penyair Dewa Putu Sahadewa dan perupa Made Gunawan yang tertuang dalam buku puisi ‘Gajah Mina’.
 
Apresiasi tersebut diutarakannya saat memberi pandangan pada acara timbang pandang alih kreasi puisi, lukisan dan sketsa dalam buku puisi ‘Gajah Mina’ yang dilaksanakan secara hybrid, perpaduan offline dan online. Narasumber dan peserta dibatasi untuk hadir di Ruang Sinema Gedung Ksirarnawa Taman Budaya Provinsi Bali.
 
Melalui daring dari ruang kerjanya di Gedung Jayasabha, menyampaikan bahwa terbitnya buku puisi ‘Gajah Mina’ menjadi bukti bahwa pandemi Covid-19 tak menyurutkan kreativitas seniman Bali dalam berkarya. Menurutnya, kreativitas yang ditunjukkan oleh para seniman dan budayawan Bali di tengah pandemi adalah hal yang sangat positif karena berkaitan dengan upaya mempertahankan imun tubuh.
 
“Ketika seorang seniman berkreasi, itu akan menimbulkan rasa bahagia karena pasti didasari dengan hati yang tulus. Ini akan memberi energi positif yang membuat imun dan iman kita tetap kokoh di masa pandemi,” ucapnya.
 
Terkait dengan alih kreasi lukisan dan puisi yang tertuang dalam sebuah buku puisi, Ny Putri Koster menyebutnya sebagai kolaborasi yang apik.
 
 Berdasarkan pengalamannya sebagai seorang penyair, inspirasi menulis puisi memang kerap muncul setelah melihat sebuah lukisan, foto atau gambar.
 
“Dalam menulis puisi, saya merasakan inspirasi banyak muncul saat melihat foto atau lukisan. Saat melihat foto bertema gothic, akan lahir puisi bertema seram. Sebaliknya, foto atau gambar pemandangan akan menjadi inspirasi untuk menulis puisi bertema romantis. Biarkan rasa dan emosi itu terpancing sehingga lahir karya puisi yang menarik,” tuturnya.
 
Berdasarkan pengalaman itu, ia memahami betul apa yang dirasakan penyair Dewa Sahadewa yang terpancing untuk menulis puisi setelah melihat lukisan karya perupa Made Gunawan.
 
Ia juga berharap, kolaborasi dua seniman ini menjadi inspirasi bagi yang lain untuk menghasilkan alih kreasi lain yang memperkaya khasanah karya sastra berupa puisi dan lukisan. Lebih dari itu, karya apik seperti ini diharapkan mampu menggugah minat generasi muda agar semakin tertarik membaca puisi sehingga mereka tidak terbawa arus dan termakan oleh hoax yang banyak bermunculan di berbagai media sosial.
 
Masih dalam arahannya, pendamping orang nomor satu ini juga menginformasikan adanya atensi yang diberikan Gubernur Bali Wayan Koster terhadap upaya pengembangan seni non-tradisi yang sebelumnya kurang mendapat perhatian.
 
“Pemerintah telah memberi ruang, tugas kita sebagai seniman dan budayawan adalah mengisi dengan karya yang makin berkualitas agar menjadi tuan di tanah sendiri hingga mampu go international,” tambahnya.
 
Selain Festival Seni Bali Jani, Pemprov Bali juga telah memulai proses pembangunan Pusat Kebudayaan Bali di Gunaksa, Kabupaten Klungkung yang ditargetkan kelar tahun 2023 mendatang. Ia berpendapat, keberadaan Pusat Kebudayaan Bali itu akan menjadi angin segar bagi seniman dan budayawan Pulau Dewata dalam menghasilkan karya-karya berkualitas.
 
Penyair Dewa Putu Sahadewa menyampaikan terima kasih atas pandangan yang diberikan Ny  Putri Koster. Ia menuturkan, buku puisi Gajah Mina terinsipirasi dari lukisan Gajah Mina karya Made Gunawan. Lukisan yang menggambarkan makhluk mitos dalam samudera ini sangat memukau Sahadewa.
 
Demikian dahsyat getaran yang dirasakan Sahadewa saat memandangi karya Gunawan sehingga semua puisi tercipta dalam rentang waktu satu bulan. Kolaborasi ini menjadi makin menarik karena beberapa lukisan Gunawan tercipta sebagai respon dari karya puisi Sahadewa.
wartawan
Made Ari Wirasdipta
Category

Giliran PHDI Pusat Tegaskan Pakem Nyepi: Tawur Saat Tilem Kesanga, Nyepi Esok Hari

balitribune.co.id | Denpasar - Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat menegaskan kembali pakem pelaksanaan Hari Suci Nyepi. Melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Universitas Hindu Indonesia (UNHI), Denpasar, Minggu (11/1), Sabha Pandita PHDI Pusat menyimpulkan bahwa upacara Tawur Kesanga dilaksanakan pada Tilem Sasih Kesanga, sementara Hari Raya Nyepi jatuh keesokan harinya.

Baca Selengkapnya icon click

Tak Kantongi PBG, Satpol PP Badung Stop Puluhan Proyek Vila di Kerobokan Kelod

balitribune.co.id | Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung menghentikan sementara pembangunan puluhan vila di wilayah Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Proyek akomodasi pariwisata tersebut diduga belum mengantongi perizinan lengkap, khususnya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Arus 25 KM, Jenazah Petani Banyuwangi Ditemukan Mengapung di Perairan Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Misteri penemuan sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas yang mengambang di Perairan Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali, akhirnya terungkap. Pengungkapan identitas ini sekaligus mengakhiri pencarian panjang dan penuh kecemasan yang dialami keluarga korban di Banyuwangi.

Baca Selengkapnya icon click

Jadi Tersangka Menghilangkan Arsip Negara, Made Daging Juga Dilaporkan Pemalsuan Surat ke Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah menyandang status tersangka atas dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan, Kepala Kanwil  Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging, A.Ptnh, MH kembali dilaporkan ke Polda Bali dengan tuduhan pemalsuan surat saat ia menjabat sebagai Kepala Pertanahan Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bali, Sepi Tapi Rindu

balitribune.co.id | Sebagai destinasi wisata dunia, Bali akan selalu menjadi perhatian semua orang, apa yang terjadi di Bali, seketika menjadi isu yang hangat dibicarakan, baik di level lokal maupun di level internasional, misalnya soal sampah, macet, dan banjir, ketiganya menjadi topik perbincangan global yang hangat, dan hal-hal semacam itu dianggap menjadi penyebab turunnya pamor Bali di mata wisatawan, mereka enggan ke Bali karena tidak nyaman dan f

Baca Selengkapnya icon click

Dibandingkan 2024, Inflasi Badung Melandai di Tahun 2025, Dampak Positif Bantuan Sosial Hari Raya Keagamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Program Bantuan Sosial menjelang Hari Raya Keagamaan berupa uang sebesar Rp. 2 juta per KK, berhasil menekan angka inflasi daerah Kabupaten Badung. Hal tersebut tertuang dalam laporan Inflasi Tahunan Wilayah Cakupan IHK se-Bali tahun 2024 dan tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.