Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Komisi III DPRD Bali Tinjau Bendungan Titab-Ularan di Buleleng, Kapasitas 13 Juta Kubik Air, Baru Terisi 25 Persen

Bendungan
BULELENG -- Komisi III DPRD Provinsi Bali saat meninjau Bendungan Titab-Ularan di Buleleng.

BALI TRIBUNE - Komisi III DPRD Provinsi Bali, meninjau kondisi Bendungan Titab-Ularan, di Buleleng, Jumat (8/12). Peninjauan ini dilakukan, menindaklanjuti semburan dan retakan yang terjadi di bendungan itu pada awal tahun ini. 

Pada kesempatan tersebut, rombongan dipimpin Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali I Nengah Tamba, didampingi beberapa anggota. Kedatangan mereka diterima Kepala Balai Wilayah Sungai Bali Penida, I Ketut Jayada, didampingi Putu Dudana (Satker Bendungan), Yubra Arnasa (PPK Bendungan Titab), dan Pancarasa (Kepala Teknik Bendungan).

Dalam penjelasannya di hadapan dewan, Jayada mengatakan, pada awal pembangunannya, bendungan ini memiliki 4 fungsi, yaitu untuk irigasi, sumber air baku, pembangkit listrik, dan pariwisata. Untuk saat ini, manfaat yang sudah sangat dirasakan adalah bendungan ini mampu menahan banjir di wilayah hilir yang sering menjadi langganan banjir. 

Selain itu, untuk irigasi pada musim kemarau, bendungan ini juga sangat membantu, karena tetap mampu mengalirkan air. Nantinya, untuk air baku dari bendungan Titab-Ularan diharapkan akan mampu memenuhi kebutuhan di wilayah Burana (Buleleng-Jembrana). 

Terhadap penjelasan ini, anggota Komisi III DPRD Provinsi Bali Nyoman Suyasa, mengatakan, sampai saat ini belum ada laporan yang masuk ke dewan terkait tindak lanjut setelah terjadi peristiwa letupan dan retakan di Bendungan Titab-Ularan. Terhadap hal ini, Jayada mengatakan, kejadian tersebut merupakan hal yang normal terjadi, sebab fisik bendungan yang baru ketika itu masih mencari komposisi yang pas. 

"Peristiwa semburan itu terjadi karena ada isntrumen dalam terowongan pembuangan air di Bendungan Titab-Ularan yang mengalami kerusakan. Untuk memastikan hal ini, kami sudah melakukan evaluasi dan pengecekan instrumen dan sudah selesai diperbaiki pada 26 November 2017," kata Jayada.

Setelah perbaikan selesai, kondisi Bendungan Titab-Ularan dievaluasi ulang oleh Komisi Keamanan Bendungan, selanjutnya diberikan rekomendasi untuk melakukan pengisian kembali air dalam bendungan. Pada 29 November 2017, bendungan mulai diisi kembali secara bertahap. "Sampai saat ini, sudah terisi 3,7 juta kubik air atau sekitar 25 persen, dari kapasitas bendungan 13 juta kubik air," ujarnya. 

Ketinggian air saat ini mencapai 32 meter dari dasar bendungan, jika terisi penuh, bendungan akan terisi air dengan ketinggian 162 meter dari dasar bendungan. Setiap tahap pengisian air akan dilakukan evaluasi untuk menilai keamanan dan kekuatan bendungan. "Kita lakukan evaluasi, sehingga tidak terjadi lagi peristiwa ledakan seperti awal itu," katanya. 

Mendengar penjelasan Jayada, anggota Komisi III DPRD Provinsi Bali Wayan Adnyana, menanyakan besaran air yang masuk ke bendungan. "Berdasarkan hasil yang dihitung Balai, air masuk ke bendungan sebesar 4500 liter/detik," jawab Jayada, seraya menambahkan, untuk sementara terkait pembangkit listrik alat-alatnya sedang dilakukan lelang di pusat, dan besaran anggaran yang sudah diserap oleh pembangunan bendungan ini, sebesar Rp483 miliar dan semuanya merupakan anggaran dari APBN. 

Adapun anggota Komisi III DPRD Provinsi Bali Kadek Diana, mengharapkan agar dengan pembanguanan bendungan ini, mampu memberikan manfaat kepada penduduk sekitar. Ia juga menekankan aspek keamanan saat pengisian kembali. "Jangan ada lagi peristiwa lain yang terjadi, yang dapat membuat masyarakat di hilir bendungan merasa tidak aman," pinta Kadek Diana.

wartawan
San Edison
Category

Puskesmas II Sanur Direncanakan Pindah Lokasi 

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar tengah mengkaji rencana relokasi Puskesmas II Denpasar Selatan yang saat ini berlokasi di Jalan Danau Buyan III, Sanur. Relokasi diusulkan sebagai langkah jangka panjang untuk memastikan keberadaan fasilitas pelayanan kesehatan tersebut berada di atas aset milik pemerintah daerah. 

Baca Selengkapnya icon click

5 Kebakaran dalam Sebulan, Polres Bangli Ancam Pidanakan Pelaku Pembakaran Hutan

balitribune.co.id | Bangli - Peristiwa kebakaran kerap mengancam kawasan hutan Bangli. Sepanjang September 2026, sedikitnya lima kali kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di wilayah hukum Polres Bangli. Meminimalisir terjadi kebakaran hutan, polisi pun mengeluarkan peringatan keras. Pelaku yang sengaja membakar hutan atau lahan terancam dipidanakan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Defisit Rp96,324 Miliar, P-APBD Buleleng 2026 Akhirnya Diketok

balitribune.co.id | Singaraja - Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kabupaten Buleleng Tahun Anggaran 2026 akhirnya mendapat persetujuan DPRD Buleleng. Di balik kesepakatan tersebut, pemerintah daerah harus menjalankan postur anggaran dengan defisit mencapai Rp96,324 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Salah Satu Tersangka Kasus Jual Beli Bayi dalam Kondisi Hamil

balitribune.co.id | Bangli - Penyedik Satreskrim Polres Bangli telah menetapkan tiga tersangaka dalam kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang melibatkan transaksi jual beli bayi. Ketiga tersangka yakni l IWD (35) warga Desa Songan, Kecamatan Kintamani; JR alias Ria (26), warga asal Pandeglang, Banten; dan CS alias Putri (18), warga Lampung, sudah sejak sepekan meringkuk di ruang tahanan Polres Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Copot Sekda Klungkung, Bupati Satria Tepis Spekulasi Politik

balitribune.co.id | Semarapura - Bupati Klungkung I Made Satria secara mendadak mengganti Sekretaris Daerah (Sekda) Klungkung A.A. Gede Lesmana dan melantik Gusti Ngurah Agung Mahajaya sebagai Penjabat (Pj) Sekda Klungkung. Prosesi pelantikan berlangsung di Ruang Rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Senin (28/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.