Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Komit Jaga Desa, Pecalang Ketewel Pastikan Keamanan Jelang Natal dan Tahun Baru

pecalang
Bali Tribune / tatap muka Pecalang Desa Adat Ketewel dengan Polda Bali di Kantor Desa Adat Ketewel, Kamis (13/11) malam

balitribune.co.id | Denpasar - Pecalang Desa Adat Ketewel, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar berkomitmen bersama untuk menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Komitmen ini disampaikan langsung Ketua Pecalang Desa Adat Ketewel, Komang Swasta, Bendesa Adat Ketewel, Ir. Nyoman Parwata, ST dan Perbekel Desa Ketewel, I Putu Gede Widya Kusuma Negara dalam acara tatap muka dengan Polda Bali di Kantor Desa Adat Ketewel, Kamis (13/11) malam.

Tatap muka dengan tema "Optimalisasi Peran Pecalang Desa Adat Ketewel Sebagai Mitra Strategis Polri menjelang Tahun Baru 2026 itu dikemas dalam suasana kekeluargaan. Polda Bali yang diwakili oleh Panit I Subdit IV Dit Intelkam IPTU I Made Wawan Sulastra, SH, M.AP menyampaikan, dipilihnya Desa Adat Ketewel karena banyak penduduk pendatang dan sebagai bentuk apresiasi terhadap para Pecalang Desa Adat Ketewel dalam menjaga Kamtibmas selama ini. 

"Pecalangnya sangat luar biasa proaktif dalam menjaga keamanan. Adanya pelanggaran hukum, diserahkan kepada aparat penegak hukum. Ini bentuk apresiasi dan menjelang Tahun Baru 2026 tetap semangat dalam menjaga keamanan," ungkapnya.

Perbekel Desa Adat Ketewel, Kusuma Negara mengapresiasi langkah Polda Bali yang datang memberikan suport dan mengapresiasi Pecalang Desa Adat Ketewel. Desa Adat Ketewel dengan penduduk yang majemuk sangat rentan dengan keributan atau kriminalitas. Sehingga peran aktif para Pecalang sangat diperlukan dalam menjaga keamanan Desa. 

"Ini bentuk sinergitas. Pecalang sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan Desa. Sangat rentan dengan tenaga kerja pendatang yaitu tempat usaha. Jangan sampai orang luar menikmati hasil disini, tetapi malah bikin ribut disini nama Desa kami yang rusak. Apalagi menjelang Nataru ini, kalau keamanannya kondusif roda ekonomi aman dan lancar. Untuk itu, kami sangat mengapresiasi kerjasama yang baik ini," ujarnya.

Sementara Bendesa Adat Ketewel Nyoman Parwata mengatakan, peran besar  Pecalang dalam menjaga keamanan. Ia mengpresiasi koordinasi dan sinergitasnya dalam menjaga Desa Ketewel dari penduduk pendatang yang mau merusak nama baik Desa. 

"Hasil sidak, tamu penduduk pendatang sampe jam sebelas malam. Ini karena pemilik kos tidak melakukan kontrol penghuni kos karena pembayarannya via transfer. Kami sudah siap perarem tentang usaha rumah kos aturan yang tegas, seperti identitas penghuni yan jelas, pemilik kos harus lapor 1 x 24 jam dan jam berkunjung tamu harus dibatasi. Setiap bulan kami melakukan sidak," katanya.

Ketua Pecalang Desa Adat Ketewel  Komang Swasta menambahkan, secara teknis sidak di setiap bulan untuk mengcek identitas dan ini sangat penting untuk mempermudah indentifikasi. Selain itu, untuk mencegah konsumsi minuman beralkohol oleh penduduk pendatang yang tidak pada tempatnya dan putar musik yang keras. 

"Himbauan kami adalah penduduk pendatang untuk ikut aturan di Desa kami. Kami juga mengimbau untuk tidak membawa senjata tajam karena itu sangat rentan. Hasil sidak sebelumnya kami menemukan adanya senjata tajam sehingga langsung disita dan diamankan oleh  Kamtibmas dan Babinsa. Permasalahan mungkin di pintu masuk Bali bisa lebih diperketat cek identitas karena saat kita sidak mereka sudah ada disini tidak mungkin kita usir," pungkasnya.

Guna mendukung Pecalang dalam menjaga Kamtibmas, diakhiri dengan penyerahan rompi pecalang dan fasilitas patroli oleh IPTU Wawan Sulastra kepada perwakilan Pecalang.

wartawan
RAY

Rem Blong di Pecatu, Truk Kontainer Tabrak Molen, Satu Sopir Tewas Tergencet

balitribune.co.id | Kuta - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Padang Padang-Labuan Sait, Pecatu, Kuta Selatan, Badung, pada Selasa malam (27/1) sekitar pukul 23.00 WITA. Truk kontainer diduga mengalami rem blong dan menabrak truk molen, menyebabkan sopir truk kontainer tewas di lokasi kejadian. Evakuasi para korban pun berlangsung dramatis. Pasalnya, kedua sopir tergencet kendaraannya masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click

Akses Kesehatan Masyarakat Diperkuat, Tabanan Raih Penghargaan UHC 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan meraih Penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026 dalam acara yang digelar di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Selasa, (27/1). Penghargaan diterima Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga yang mewakili Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., sebagai bentuk apresiasi atas komitmen daerah dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Awali 2026, BNN Bali Ungkap Jaringan Ganja Lintas Provinsi Sumatera – Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Mengawali tahun 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali berhasil mengungkap dua jaringan narkotika lintas provinsi Palembang-Bali. Dalam operasi ini, petugas mengamankan tiga orang tersangka beserta barang bukti ganja dalam jumlah besar.

Baca Selengkapnya icon click

Transformasi LPD Butuh SDM Unggul

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk memperkuat Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebagai pilar utama ekonomi desa adat. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Provinsi Bali, I Gusti Agung Kartika Jaya Seputra, saat membuka kegiatan Pra-Asesmen LPD di Denpasar, Senin (26/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belasan Ribu Pohon Perindang Kota Denpasar Diansurasikan

balitribune.co.id | Denpasar - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 juta pada tahun 2026 untuk asuransi pohon perindang. Program ini mencakup 15.863 batang pohon yang tersebar di sepanjang jalan protokol di bawah pengelolaan DLHK Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Pancasila sebagai Kompas Aksi, Bukan Sekadar Teks Suci

balitribune.co.id | Pendidikan Pancasila di sekolah masih sering dipandang sebagai pelajaran pelengkap dan kurang memiliki daya tarik dibandingkan mata pelajaran MIPA. Pembelajaran lebih sering menekankan pada hafalan, bersifat dogmatis dan miskin praktik reflektif. Akibatnya, murid hanya mengenal Pancasila sebagai rangkaian kalimat yang harus dihafal, bukan sebagai panduan moral dan dasar pengambilan keputusan dalam kehidupan nyata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.