Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Konsultan Psikiater Beberkan Dampak Kelebihan Beban Digital dan Solusinya

psikiater
Bali Tribune / Konsultan Psikiater, dr. I Gusti Rai Putra Wiguna

balitribune.co.id | Denpasar - Beberapa tahun terakhir, dunia menghadapi peningkatan signifikan dalam tingkat stres, burnout, gangguan tidur, kelelahan mental, serta penurunan fokus akibat gaya hidup modern yang semakin cepat dan penuh tekanan. Hal itu salah satunya disebabkan karena tekanan di dunia kerja, persaingan, kecanduan judi online, kelebihan beban dari informasi digital serta persoalan lainnya. 

Ditengah tantangan tersebut, muncul kebutuhan akan pendekatan yang tidak hanya berfokus pada pengobatan penyakit, tetapi juga pada pemeliharaan dan optimalisasi fungsi otak. Konsultan Psikiater, dr. I Gusti Rai Putra Wiguna, SpKJ (K) menyatakan, kesehatan mental masa depan tidak hanya berbicara tentang mengobati gangguan, tetapi juga menjaga fungsi otak agar tetap optimal.

"Kita hidup di era di mana tubuh sering dirawat, tetapi otak sering diabaikan. Padahal otak adalah pusat dari seluruh pengalaman manusia, bagaimana kita berpikir, merasakan, bekerja, mencintai, dan menjalani hidup. Exo-TMS hadir sebagai bagian dari konsep Brain Wellness, yaitu merawat otak sebelum terjadi kelelahan yang lebih berat," katanya di Denpasar, Minggu (7/6/2026).

Dijelaskan, Exo-TMS (Exomind Transcranial Magnetic Stimulation) merupakan teknologi non-invasif yang menggunakan stimulasi magnetik terarah untuk membantu mengoptimalkan aktivitas jaringan otak tertentu, khususnya area yang berperan dalam fokus, regulasi emosi, pengambilan keputusan, dan ketahanan terhadap stres. Layanan Exo-TMS, sebuah teknologi neuromodulasi modern yang dirancang untuk mendukung kesehatan otak, keseimbangan mental, dan kualitas hidup masyarakat modern. 

Langkah baru dalam pengembangan layanan kesehatan berbasis neuroscience di Bali, melengkapi layanan Brainmapping (QEEG), Neurofeedback, dan konsultasi spesialis yang telah tersedia di salah satu klinik di Denpasar. Salah satu area utama yang menjadi target stimulasi Exo-TMS adalah Dorsolateral Prefrontal Cortex (DLPFC), yang sering disebut sebagai "CEO of the Brain" karena berperan penting dalam fungsi eksekutif, konsentrasi, pengendalian emosi, serta kemampuan menghadapi tekanan sehari-hari. 

"Sekarang hidup di era kelelahan mental, manusia modern otaknya bekerja lebih berat bisa lelah dan tersinggung, mendapatkan notifikasi tanpa henti, multitasking, dan banjir informasi digital. Kita hidup dalam apa yang disebut para ilmuwan sebagai attention economy memperebutkan persaingan. Dimana dampak dari digital overload penelitian modern secara konsiten menunjukan dampak dari kelebihan beban digital terhadap kesehatan otak dan produktivitas," papar dr. Rai.   

Exo-TMS ini dengan konsep Mental Wellness Spa, sebuah pendekatan baru yang memandang kesehatan mental sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan perawatan diri yang modern. Konsep ini menekankan bahwa menjaga kesehatan otak sama pentingnya dengan menjaga kebugaran fisik, nutrisi, dan kualitas tidur.

Kehadiran teknologi ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan otak yang berbasis sains, nyaman, aman, dan sesuai dengan kebutuhan kehidupan modern.

wartawan
YUE
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sinergi Berkelanjutan, BPJS Kesehatan dan Kejari Tabanan Perkuat Pengawalan Program JKN

balitribune.co.id I Tabanan - BPJS Kesehatan secara resmi memperbarui sinergi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) pada Senin(13/4). Hal ini merupakan komitmen bersama dalam upaya meningkatkan kepatuhan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) Badan Usaha di Wilayah Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Bali dan Kodam IX/Udayana Perkuat Sinergi, Tata Ruang Jadi Sorotan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah pusat mempertegas komitmen menertibkan aset dan tanah terlantar di seluruh Indonesia melalui kebijakan strategis. Langkah ini sejalan dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 48 Tahun 2025 yang disahkan Presiden Prabowo Subianto, tentang penertiban kawasan dan tanah telantar untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.