Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Koster-Ace Didoakan Pesemetonan dan Sulinggih MGPSSR

pemilihan
Koster-Ace dan BAGIA saat memohon doa restu kepada para sulinggih Pasemetonan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi.

BALI TRIBUNE - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomer urut 1 Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace), bersama pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Klungkung Tjok Bagus Oka-I Ketut Mandia (BAGIA), Sabtu (2/6), memohon doa restu kepada para sulinggih dan Pasemetonan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Provinsi Bali. Permohonan doa restu dilaksanakan seusai kedua pasangan calon ini melaksanakan persembahyangan di Pura Penataran Agung Catur Parhyangan Ratu Pasek Linggih Ida Bhatara Mpu Gana di Banjar Punduk Dawa, Desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Klungkung. Sejumlah tokoh pesemetonan pasek juga tampak hadir di antaranya Nyoman Adi Wiryatama (Ketua DPRD Bali), Nyoman Giri Prasta (Bupati Badung), Putu Agus Suradnyana (Bupati Buleleng), Ni Putu Eka Wiryastuti (Bupati Tabanan) serta Pengurus Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi Provinsi Bali dan Kabupaten/Kota se-Bali. Persembahyangan yang diikuti ribuan semeton pasek dari seluruh Bali tersebut berjalan sangat khusuk. Ketua Pasemetonan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Provinsi Bali Wisnu Bawa Temaja mengucapkan terima kasih atas kehadiran kedua paslon di pura yang pembangunannya sudah mencapai 40 persen. “Kita mendoakan Bali aman dan damai, dalam menghadapi sejumlah kegiatan ke depan. Baik itu pilkada, pileg maupun kegiatan-kegiatan lainnya,” katanya. Ditambahkannya, kehadiran Koster-Ace dan BAGIA telah memohon doa restu kepada Ida Betara di Penataran Agung Catur Parhyangan Ratu Pasek, membuktikan kedua pasangan calon  yang meski berbeda soroh, bersedia hadir untuk menjadi satu. “Dalam pemilihan nanti tidak ada soroh, kita semua menjadi satu untuk Bali. Untuk kedamaian Bali dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya. Koster-Ace bersama BAGIA, di hadapan semeton pasek mengatakan, dengan tulus memohon doa restu dan dukungan, agar dirinya bisa ngayah skala niskala untuk masyarakat Bali.  "Saya menitip diri, mohon doa restu, dan dukungan, dalam pemilihan Gubernur Bali 27 Juni 2018,” ucapnya. Koster menyatakan siap ngayah sekala niskala untuk masyarakat Bali, dengan hati yang lurus dan setulus-tulusnya. Ketuluasan, dan kesederhanan Koster yang menyampaikan maksudnya ini menarik simpati pesemetonan yang hadir. Mereka pun memberikan aplus tepukan tangan atas apa yang disampaikan sosok yang tegas, lugas namun murah senyum ini. Koster juga mengaku sangat kagum dengan keberadaan Pura Penataran Agung Catur Parhyangan Ratu Pasek Linggih Ida Bhatara Mpu Gana di Banjar Punduk Dawa, yang dibangun atas semangat gotong royong semeton pasek. “Kedepannya saya berkomitmen untuk memberikan perhatian dan memfasilitasi keberadaa pura-pura di Bali agar tertata dengan baik. Baik itu bangunannya maupun fasilitas penunjangnya,” ujarnya. Setelah memohon restu semeton Pasek, Koster-Ace kemudian beranjak memohon doa restu kepada kepada para sulinggih pasemetonan Pasek. Puluhan sulinggih yang mewakili 302 sulinggih yang ada di pesemetonan Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) memberikan restu kepada Koster-Ace maupun pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Klungkung Tjok Bagus Oka- I Ketut Mandia (BAGIA). Ida Pandita Nabe Putra Sinuhun Pramadaksa Manuaba, dari Griya Bongkasa Manuaba yang mewakili puluhan sulinggih pasek mengatakan, sulinggih tidak boleh berpolitik. Akan tetapi sulinggih boleh memberikan doa restu serta arahan-arahan. “Kita sulinggih tidak boleh berpolitik, tapi disini kita memberikan doa restu serta arahan dan bimbingan,” katanya. Ida Pandita Nabe Putra Sinuhun Pramadaksa Manuaba mengingatkan Koster-Ace maupun BAGIA bila nanti terpilih jangan sampai melupakan kawitan maupun para sulinggih. Keduanya juga diminta memimpin dengan selalu berjalan di atas kebenaran. Koster sendiri telah menyatakan berkomitmen memberikan perhatian dan memfasilitasi keberadaa pura-pura di Bali agar tertata dengan baik. Baik itu bangunannya maupun fasilitas penunjangnya. Dalam programnya dalam bidang adat, agama, tradisi, seni dan budaya, akan memberikan perhatian kepada para pemangku dan sulinggih, terkait kesejahteraan termasuk dalam mendapatkan pelayanan kesehatan khusus.

wartawan
Redaksi
Category

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click

7 Proyek Vila Melanggar, Komisi I Rekomendasikan Penghentian Paksa

balitribune.co.id I Tabanan  – Komisi I DPRD Tabanan merekomendasikan penghentian paksa tujuh proyek pembangunan vila liar di Desa Kaba-Kaba dan Desa Cepaka, Kecamatan Kediri.

 

Ketujuh proyek vila milik investor luar daerah itu disetop pengerjaannya karena mencaplok sempadan sungai dan melanggar Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B).

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkot Denpasar Ajak Seluruh Stakeholder Jaga Keamanan, Kondusifitas dan Kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris Daerah Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Eddy Mulya mengajak seluruh stakeholder untuk bersama-sama menjaga keamanan, kondusifitas dan kelancaran Rangkaian Hari Suci Nyepi Caka 1948 Tahun 2026. Rangkaian tersebut dimulai dari Pelaksanaan Prosesi Makiyis/Melasti, Tawur Agung Kesanga, Malam Pangerupukan, Nyepi dan Ngembak Geni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.