Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Koster-Ace Siap Fasilitasi Musisi dan Industri Musik Lokal

Koster saat membuka Gelar Budaya Millenial Salam Satu Jalur di Lapangan Astina, Gianyar Senin malam.

BALI TRIBUNE  - Calon Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster, Senin (4/6) berkesempatan membuka Gelar Budaya Millenial Salam Satu Jalur di Lapangan Astina, Gianyar dan di Lapangan Umum Ki Lobar Bangli. Belasan ribu anak-anak muda Gianyar dan Banglu tumpah ruah menghadiri konser dengan semboyan Satu Jalur. Pagelaran budaya yang memadukan antara antraksi seni tradisional Bali dan modern ini menampilkan sejumlah bintang tamu artis pop Bali dan grup band lokal Pulau Dewata. Di awali dengan penampilan lawakan khas Bali serta genjekan, makin malam para penonton semakin tercapu andrenalinya dengan penampilan Lolot Band.  Band yang bermarkas di Panjer, Denpasar ini mampu menghipnotis ribuan penonton untuk berjingkrak mengikuti alunan musik grup band yang beraliran rock alternatif ini.  Band yang terdiri dari tiga personil ini mempersembahkan empat lagu unggulan mereka. Di antaranya, Bali Rock Alternatif, Dharmasetana danTresna Ngemasin Tiwas. Wayan Koster pada kesempatan tersebut mengajak para generasi muda Gianyar yang terkenal memiliki bakat seni salam untuk selalu mengembangkan jiwa berkesenian mereka. "Saya bangga terhadap generasi muda Bali khususnya Gianyar yang terkenal kreatif, ternyata sangat mencitai warisan seni para leluhur kita di tengah zaman globisasi seperti saat ini," pujinya.  Menurut dia, kecintaan dan aktivitas seni yang ditunjukan generasi muda Bali sejatinya adalah modal unggulan dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter. "Agar bisa bersaing dalam era globisasi saat ini, sumber daya manusia kita hanya unggul dalam pengetahuan dan penguasaan teknologi, tapi juga berkarakter kuat," tegasnya. Untuk itu, setelah terpilih sebagai gubernur periode 2018-2023, Koster menegaskan akan memfasilitasi serta memberi perhatian serius terhadap kreatifitas generasi muda Bali. "Nanti tiyang juga akan memfasilitasi perkembangan dan produksi musik Bali," sebutnya. Koster berkomitmen terus memajukan seni dan budaya Bali. "Maju terus dengan tradisi, seni dan budaya yang menjadi kekayaan maayarakat Bali," teriak Koster dari atas panggung.   Kendati begitu, Koster tak menampik bahwa tradisi, seni dan budaya Bali yang terus dipertahankan harus sejalan dengan perkembangan zaman. "Ke depan, kita bangun sini musik kita agar akomodatif terhadap perkembangan zaman," paparnya. Saat bersamaan, Koster menjamin akan memfasilitasi perkembangan kemajuan industri musik Bali sebagai wadah kreativitas generasi millenial. "Kami siap memfasilitasi kemajuan industri musik di Bali," ujarnya.  Kegiatan di kedua kabupaten yang menampilkan artis pop Bali serta grup band lokal Bali ini mampu menyedot ribuan kaum generasi muda atau melenia. Mereka bergembira dan bernyanyi bersama sambil berjingkrak mengikuti alunan musik grup band idolanya seperti Lolot Band serta Anak Agung Raka Sidan. Berbeda dengan yang lainnya, Koster-Ace tak mengklaim ribuan kaum melenia yang hadir sebagai massa pendukung mereka, namun betul-betul sebagai antraksi untuk memberikam hiburan sekaligus ajang menyapa masyarakat.   "Selamat bergembira, saya merasa senang bisa mempersembahkan kegembiraan kepada kaum milenia Bali. Inilah salah satu bentuk kepedulian Koster-Ace terhadap kaum milenia. Selamat bergembira dan terimakasih," ucap Wayan Koster singkat membuka Gelar Budaya Budaya Generasi Milenial Salam Satu Jalur di Lapang Umum Ki Lobar, Kabupaten Bangli.  Tak jauh beda dengan Gelar Budaya Budaya Generasi Milenial Salam Satu Jalur di Lapangan Umum Astina Gianyar,  Koster pun hanya memberikan sambutan singkat tak kuran dari 2 menit. Selebihnya ia bergembira bersama mereka yang hadir. Kegiatan sejenis ini dijadwalkan akan digelar di semua kabupaten/kota di Bali yang bertujuan selain memberikan hiburan serta menyapa masyarakat, juga mengajak kaum melenia agar menggunakan hak pilih mereka atau tidak golput pada Pilgub Bali 27 Juni 2018 ini.   Dalam kesempatan itu juga tampil penyanyi pop Bali Ray Peny, grup band Matan Ai. Selain itu pula ikut mendampingi Koster, diantaranya Kadek "Lolak" Arimbawa (DPD RI),Tagel Winarta (Fraksi PDIP Gianyar), Kadek Diana (Fraksi PDIP DPRD Bali), Nyoman Parta (Fraksi PDIP DPRD Bali), Pengurus DPC PDIP Gianyar dan perwakilan parpol pengsung.KSM  

wartawan
Redaksi
Category

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click

Pura-pura Bisu Saat Ditegur Pecalang, Bule Keluyuran Saat Nyepi Diamankan Polisi

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana hening pelaksanaan hari  Raya di Sukawati sempat terusik ulah seorang warga negara asing (WNA), Kamis (19/3/2026). Bule ini didapati dengan santai jalan- jalan di Jalan Raya Sukwati dan mengabaikan teguran para pecalang adat yang mencoba memperingatkan. Hingga akhirnya, WNA ini diarahkan ke Mapolsek Sukawati, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.