Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Koster: Berizin dan Tidak Berizin, Seluruh Toko Mafia Tiongkok Tutup

Gubernur Wayan Koster dan Wagub Cok Ace

 BALI TRIBUNE - Gubernur Bali Wayan Koster memimpin rapat khusus di Praja Sabha, Kantor Gubernur Bali, Kamis (8/11). Rapat tersebut membahas khusus aktivitas jaringan toko yang diduga mafia Tiongkok.  Awalnya rapat dipimpin oleh Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace), sekitar pukul 13.00 Wita. Rapat tersebut dihadiri Sekda Bali, jajaran Dinas Pariwisata, Imigrasi, stakeholder pariwisata, Satpol PP Bali, Satpol PP Badung, dan pihak terkait lainnya.  Gubernur Bali Wayan Koster, sekitar pukul 14.37 Wita, mengambil alih untuk memimpin pertemuan. Sekitar pukul 16.30 Wita, pertemuan berakhir dan Koster langsung memberikan penjelasan kepada awak media.  Koster menegaskan, pihaknya tidak memberikan toleransi kepada seluruh jaringan toko atau artshop yang berjalan dengan aktivitas tidak sehat. Begitu juga travel agent nakal, semuanya langsung ditutup.  “Kami rapat menyangkut pariwisata Bali, khususnya kasus jaringan Tiongkok, yang praktiknya tidak sehat. Mulai dari pertokoan, travel agent dan lainnya. Ada yang berizin atau yang tidak berizin, namun praktiknya tidak sehat dan merusak citra pariwisata Bali,” kata Koster, didampingi Wagub Cok Ace dan Sekda Bali Dewa Indra. Praktik-praktik ini, menurut Koster, sudah merusak citra Bali di mata dunia, bahkan citra Indonesia pada umumnya. Dengan kondisi ini, Koster memastikan akan terbit instruksi yang sudah dirancang oleh Sekda Bali Dewa Indra. Keputusannya, menutup usaha, baik yang berizin dan tidak berizin, karena aktivitasnya tidak sehat.  “Sekarang (kemarin, red) saya akan terbitkan instruksi. Perintah saya tegas, agar mulai besok (hari ini, red) usaha-usaha itu ditutup, baik yang berizin dan tidak berizin, karena aktivitas mereka tidak sehat dan merusak citra Bali bahkan Indonesia,” tandas mantan anggota DPR RI ini. “Perintah saya sudah tegas dalam rapat. (Perintah) Itu bisa menjadi landasan. Instruksi tertulis saya itu sebagai performa saja, akan terbit hari ini (kemarin, red), tetapi besok sudah harus ditutup semua,” imbuhnya. Ia mengatakan, dalam rapat tersebut data yang muncul baru dari Kabupaten Badung, dengan jumlah 16 toko. Dari semua toko jaringan Tiongkok itu, 4 dipastikan tidak berizin.  "Namun disimpulkan, 16 toko tersebut praktiknya memang tidak sehat. Sehingga dipastikan, Jumat (hari ini,red) Satpol PP Bali bersama Satpol PP Badung akan menutup 16 toko tersebut," tegas Koster.

wartawan
San Edison
Category

Bupati Pastikan Jalan Lingkar Barat dan Jalan Tembus Unud-Ungasan Berproses

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Kuta Selatan guna mengatasi persoalan kemacetan yang semakin meningkat, khususnya di kawasan Garuda Wisnu Kencana (GWK).

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat menghadiri puncak Karya Nyawa Wedana Utama di Wantilan Nusa Bangsul, Desa Adat Ungasan, Kuta Selatan, Minggu (31/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

175 PNS Pemkab Klungkung Dilantik

baitribune.co.id I Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung menggelar upacara Penyerahan Keputusan Bupati tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun 2024, Pengambilan Sumpah PNS, serta Pelantikan Jabatan Fungsional Teknis dan Kesehatan. Kegiatan ini diawali dengan prosesi ritual Mejaya-jaya di Pura Jagatnatha dan dilanjutkan dengan pengambilan sumpah di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, pada Selasa (2/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Klaim Lahan hingga Bibir Pantai, Desa Adat Sumberkima Babat Mangrove Tanpa Izin

balitribune.co.id | Singaraja - Aktivitas penebangan pohon mangrove serta dugaan reklamasi di kawasan pesisir Banjar Dinas Mandarsari, Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak, memicu polemik antara pihak Desa Adat dengan masyarakat nelayan setempat.

Baca Selengkapnya icon click

Ringankan Beban Warga Saat Galungan, Desa Tulikup Gelontor "Punia Bawi"

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Desa Tulikup Gianyar berupaya meringankan beban warga menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Meski alokasi dana desa (ADD) anjlok, Pemerintah Desa Tulikup tetap bisa memberika punia babi senilai Rp11 juta kepada belasan pura Dang Khayangan dan Kayangan Tiga di wilayah desa setempat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.