Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Krama Desa Adat Abang dan Desa Adat Karangasem Solid Menangkan DANA-DIPA

Bali Tribune / Krama Desa Adat Abang dan Desa Adat Karangasem Solid Menangkan DANA-DIPA
balitribune.co.id | Karangasem - Masyarakat Desa Adat Bunutan, Desa Adat Tista di Kecamatan Abang hingga Krama Adat Padangkerta dan warga di Desa Adat Karangasem, Kecamatan Karangasem memberikan dukungan penuh kepada Calon Bupati dan Wakil Bupati Karangasem Nomor Urut 1, I Gede Dana, S.Pd - Dr. I Wayan Artha Dipa, SH., MH pada Minggu (25/10). 
 
Dengan menyuarakan Dana-Dipa menang, menuju Karangasem Era Baru, krama di Desa Adat Bunutan, di Desa Adat Tista, di Desa Padangkerta, hingga di Desa Adat Karangasem serta Relawan Abang Bersatu dalam acara Kampanye Dana-Dipa siap membulatkan tekad hadir tanggal 9 Desember 2020 ke TPS untuk mencoblos Nomor 1.
 
Dalam pidatonya, Cabup Karangasem Gede Dana menegaskan kehadiran dirinya menjadi Calon Bupati Karangasem yang didampingi oleh Cawabup, I Wayan Artha Dipa adalah wujud keseriusannya untuk membawa Kabupaten Karangasem ke Era Baru dengan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana. 
 
"Arah program pembangunan kami sebagai Bupati Karangasem mencakup 5 bidang prioritas, yaitu (1) pangan, sandang, dan papan, (2) kesehatan dan pendidikan, (3) jaminan sosial dan ketenagakerjaan, (4) adat, agama, tradisi, seni dan budaya, (5) dan  pariwisata," ujar Gede Dana seraya menyebutkan Visi dan Program ini sangat selaras dengan Pemerintah Provinsi Bali, dengan tujuan untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Karangasem, karena dalam 4 tahun terakhir ini pembangunan di Karangasem sangat 'stagnan' akibat Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak mengalami peningkatan alias menurun. 
 
Untuk itu, ketika semua masyarakat Karangasem memberikan kepercayaan kepada Gede Dana sebagai Bupati Karangasem, maka pria asal Kecamatan Abang yang notabene bukan sebagai pengusaha ini dengan tegas akan melakukan upaya penyelamatan Pajak di Galian C dan Pajak di Sektor Pariwisata.
 
"Saya bukan pengusaha, karena itu saya berkewajiban menyelamatkan pajak-pajak ini untuk kepentingan pembangunan infrastruktur di Karangasem untuk kesejahteraan masyarakat, sehingga tidak ada lagi pajak yang bocor atau PAD yang menurun," tegasnya dan disambut riuh tepuk tangan oleh peserta kampanye.
 
Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali, Wayan Koster mengajak seluruh masyarakat Karangasem yang memiliki hak pilih agar 'ketog semprong' datang ke TPS tanggal 9 Desember.
 
"Demi Karangasem, dan supaya visi pembangunan Bali bisa terbangun di Kabupaten Karangasem yang harus dijalankan oleh Bupati dan Wakil Bupati yang bersih, memiliki komitmen yang kuat, tanggung jawab yang tinggi, memiliki integritas moral yang kuat, dan tahu cara membangun daerahnya, maka sekarang momentumnya Coblos Nomor 1, Dana-Dipa," ujarnya seraya mengatakan Bali dan Karangasem salah satunya merupakan daerah yang sakral dan memiliki potensi, jadi harus sungguh-sungguh dibangun. 
 
Mantan Anggota DPR-RI 3 Periode dari Fraksi PDI Perjuangan ini juga menceritakan sosok Cabup Karangasem, Gede Dana adalah sosok pemimpin yang polos, sederhana dan memiliki pengalaman di Pemerintahan karena ia pernah menjadi Ketua DPRD Karangasem. 
 
"Sebelum Gede Dana menjadi Calon Bupati, PDI Perjuangan serius mendidik Gede Dana, dan saya minta Gede Dana berkomitmen jika menjadi Bupati dengan cara harus fokus, lurus, dan lurus mengurusi pemerintah, melayani masyarakat dan jangan meminta uang ketika ada perekrutan pegawai, dan memotong perjalanan dinas para pegawainya," ceritanya dengan nada tegas.
wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Warga Sukawati Geger! Ular Sanca 5 Meter Masuk Rumah Warga

balitribune.co.id | Gianyar - Musim hujan, giliran tamu tak diundang berupa hewan liar mengusik kenyamanan warga. Kali ini ular besar gegerkan keluarga I Wayan Balik Eka Putra,  warga Gang Angsa Utara, Banjar Tangkuban, Desa Batuyang, Kecamatan Sukawati. Lantaran ukurannya sangat besar, warga pun melapor ke petugas Damkar Gianyar, Senin (12/1) dini hari.

Baca Selengkapnya icon click

Giliran PHDI Pusat Tegaskan Pakem Nyepi: Tawur Saat Tilem Kesanga, Nyepi Esok Hari

balitribune.co.id | Denpasar - Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat menegaskan kembali pakem pelaksanaan Hari Suci Nyepi. Melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Universitas Hindu Indonesia (UNHI), Denpasar, Minggu (11/1), Sabha Pandita PHDI Pusat menyimpulkan bahwa upacara Tawur Kesanga dilaksanakan pada Tilem Sasih Kesanga, sementara Hari Raya Nyepi jatuh keesokan harinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tak Kantongi PBG, Satpol PP Badung Stop Puluhan Proyek Vila di Kerobokan Kelod

balitribune.co.id | Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung menghentikan sementara pembangunan puluhan vila di wilayah Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Proyek akomodasi pariwisata tersebut diduga belum mengantongi perizinan lengkap, khususnya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Baca Selengkapnya icon click

Terseret Arus 25 KM, Jenazah Petani Banyuwangi Ditemukan Mengapung di Perairan Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Misteri penemuan sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas yang mengambang di Perairan Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali, akhirnya terungkap. Pengungkapan identitas ini sekaligus mengakhiri pencarian panjang dan penuh kecemasan yang dialami keluarga korban di Banyuwangi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jadi Tersangka Menghilangkan Arsip Negara, Made Daging Juga Dilaporkan Pemalsuan Surat ke Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah menyandang status tersangka atas dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan, Kepala Kanwil  Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging, A.Ptnh, MH kembali dilaporkan ke Polda Bali dengan tuduhan pemalsuan surat saat ia menjabat sebagai Kepala Pertanahan Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Bali, Sepi Tapi Rindu

balitribune.co.id | Sebagai destinasi wisata dunia, Bali akan selalu menjadi perhatian semua orang, apa yang terjadi di Bali, seketika menjadi isu yang hangat dibicarakan, baik di level lokal maupun di level internasional, misalnya soal sampah, macet, dan banjir, ketiganya menjadi topik perbincangan global yang hangat, dan hal-hal semacam itu dianggap menjadi penyebab turunnya pamor Bali di mata wisatawan, mereka enggan ke Bali karena tidak nyaman dan f

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.