Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kresna Budi Sebut Pansus TRAP Kebablasan

golkar
Bali Tribune / Wakil Ketua DPRD Bali, IGK Kresna Budi

balitribune.co.id | Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi, melontarkan kritik tajam terhadap arah kerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Aksi Pansus yang belakangan gencar menutup sejumlah unit usaha karena dinilai melanggar tata ruang, dianggapnya keliru karena belum menyentuh persoalan yang mendesak bagi masyarakat.

Menurut Kresna Budi, Pansus seharusnya memprioritaskan pengawasan terhadap masalah serius seperti penanganan banjir dan keberadaan bangunan berisiko di kawasan wisata khususnya di Kintamani daripada sibuk mengurusi persoalan yang kurang prioritas.

Ia menegaskan, sikap kritis ini sejalan dengan arahan Ketua DPD Golkar Provinsi Bali, Gde Sumarjaya Linggih. Kader Golkar di DPRD maupun di Pansus RTRW diminta untuk lebih selektif dalam menentukan fokus pengawasan.

"Arahan dari Pak Sumarjaya Linggih sudah jelas. Anggota Partai Golkar di Pansus RTRW harus memilah dan memberikan prioritas pengawasan pada hal-hal yang merugikan masyarakat banyak, utamanya penyebab banjir," ungkap Kresna Budi, Minggu (17/5/2026).

Kresna Budi membeberkan sejumlah persoalan tata ruang yang dinilai jauh lebih mendesak, mulai dari penyempitan daerah aliran sungai (DAS) yang memicu banjir di Denpasar, Badung, hingga kawasan Pancasari di Sukasada, Buleleng. Banjir di Pancasari bahkan dinilai belum mendapatkan perhatian serius meskipun dampaknya sangat dirasakan masyarakat.

Selain banjir, politisi Golkar ini juga menyoroti maraknya bangunan pariwisata yang berdiri di atas tebing dan jurang di kawasan Kintamani. Kondisi ini dinilai sangat berpotensi membahayakan keselamatan wisatawan.

"Yang menimbulkan bahaya buat wisatawan itu seperti bangunan di atas jurang di Kintamani. Kenapa Pansus RTRW tidak ke sana? Jangan hanya sibuk meributkan soal lift di Ayana atau pemotongan lima pohon mangrove," sentilnya.

Ia mengingatkan lambannya penanganan terhadap bangunan di kawasan rawan dapat dianggap sebagai bentuk pembiaran oleh pemerintah daerah.

"Analisisnya dari awal kok diberikan pembiaran bertahun-tahun? Di Kintamani itu, kalau tiba-tiba ada bencana dan longsor satu kilometer ke bawah, bagaimana tanggung jawab Pemda? Pemerintah bisa dituntut pasal kelalaian dan pembiaran," tegasnya.

Kresna Budi juga menyoroti perdebatan terkait Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Menurutnya, KEK sudah memiliki payung hukum tersendiri yang bersifat lex specialis, sehingga tidak perlu terus-menerus diperdebatkan dalam pembahasan RTRW reguler.

"Daerah memang harus mengikuti aturan pusat. Apalagi KEK itu sudah keluar dari jalur RTRW umum, sifatnya lex specialis. Jadi tupoksinya sudah jelas, tidak perlu tumpang tindih dan saling menyalahkan," ujarnya.

Di akhir penyampaiannya, ia mengingatkan bahwa fungsi DPRD sebagai lembaga pengawas harus dijalankan secara maksimal, termasuk memberikan kritik dan masukan yang berani kepada pihak eksekutif.

"Fungsi legislatif itu memberikan masukan kepada eksekutif. Kalau eksekutif salah, ya harus ditegur. Termasuk menasihati Gubernur, harus berani memberi masukan jika ada kebijakan yang kurang pas. Pelanggaran yang berat itu justru ada pada pembiaran," pungkasnya.

wartawan
CHA
Category

4.000 Ikan Ditebar di Tukad Badung

balitribune.co.id | Denpasar - Polda Bali berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Denpasar menggelar aksi Green Policing di kawasan Pasar Badung dan aliran Sungai Tukad Badung, Jumat (6/11/2026). Langkah ini diambil untuk menciptakan kawasan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman, sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan lintas sektor.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Cegah Banjir, Denpasar Anggarkan Eskavator Amfibi Rp6 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Mengantisipasi ancaman banjir parah saat musim penghujan, Pemerintah Kota Denpasar mengucurkan dana Rp6 miliar melalui APBD Perubahan 2026. Anggaran tersebut dialokasikan khusus untuk pengadaan satu unit eskavator amfibi guna membersihkan sedimentasi sungai secara masif.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Jembrana 2027 Telah Disahkan, Anggaran Harus Berdampak Nyata bagi Masyarakat

balitribune.co.id | Negara - Menjelang berakhirnya tahun 2026, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jembrana Tahun Anggaran 2027 kini telah disahkan.  Pengesahan tersebut dilakukan setelah melalu tahapan dan proses pembahasan antara eksekutif dan legislatif. Anggaran yang telah ditetapkan tersebut diminta bisa memberikan dampak nyatan bagi masyarakat.

Tags
Baca Selengkapnya icon click

Resky Raih Podium Kedua di IM4AC Qatar, Pebalap Binaan AHM Siap Tampil Maksimal pada Race 2

balitribune.co.id | Jakarta - Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Resky Yusuf Hermawan, sukses meraih podium kedua pada race pertama Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) putaran ke-6 yang berlangsung di Sirkuit Lusail, Qatar, Sabtu (7/11/2026).

Persaingan sengit di grup terdepan terpaksa dihentikan lebih awal pada lap ke-10 setelah munculnya bendera merah (red flag) akibat insiden di lintasan.

Tags
Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kapolres Buleleng Minta Warga Waspada Longsor dan Banjir

balitribune.co.id | Singaraja - Ancaman tanah longsor dan banjir bandang meningkat seiring masuknya musim penghujan di Kabupaten Buleleng. Masyarakat diminta tidak lengah menghadapi cuaca ekstrem, terutama warga yang tinggal di kawasan perbukitan, bantaran sungai, serta wilayah yang selama ini dikenal rawan bencana.

Baca Selengkapnya icon click

BI: Potensi Ekonomi Bali Utara Menanti Digarap

balitribune.co.id | Singaraja - Ketimpangan aktivitas ekonomi antara Bali Utara dan Bali Selatan masih menjadi tantangan dalam pembangunan ekonomi Pulau Dewata. Konsentrasi investasi dan aktivitas ekonomi yang lebih banyak terpusat di kawasan selatan membuat potensi wilayah lain, khususnya Bali Utara, belum tergarap secara optimal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.