Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lagi Ditemukan Anak Ular Cobra, Kali Ini Lebih Besar !

Bali Tribune/ dr Nengah Nadi
balitribune.co.id | Bangli  -  Sebelumnya para pekerja proyek perumahan di kawasan LC Uma Aya Kelurahan Bebalang, Bangli diusik dengan kemunculan anak ular cobra. Anak ular tersebut telah dibuang dialiran sungai. Selang dua hari anak ular cobra dengan ukuran yang lebih besar kembali ditemukan dilokasi yang sama, Minggu (22/12) sore hari. Sementara untuk stok Anti Bisa Ular (ABU) di RSU Bangli masih aman.
 
 Menurut  pelaksana proyek Dedy Upariawan anak ular cobra pertama kali ditemukan oleh salah seorang  pekerja proyek, Firdaus. Anak ular cobra dengan panjang sekitar 40 cm itu ditemukan saat berada di teras .
 
Selanjutnya  Firdaus menangkap anak ular tersebut  dan  menyimpanya dalam botol” Anak ular masih disimpan dalam botol, kemungkinan akan dibuang,” ungkap Dedy Upariawan, Senin (23/12).
 
Sebut Dedy Upariawan kemungkinan anak ular datang dari semak- semak yang ada   di sebelah timur proyek  atau juga bisa muncul dari gorong- gorong,” ungkapnya seraya menambahakan setelah dicek disekitar areal proyek tidak ditemukan telur ular.
 
Terpisah Plt Direktur RSU Bangli, dr Nengah Nadi mengatakan Anti Bisa Ular (ABU) masih tersedia di RSU Bangli karena bukan termasuk program khusus. Untuk pengadaan Anti Bisa Ular langsung dilakukan pihak RSU Bangli. ”Beda dengan Vaksin Anti Rabies pengadaanya rutin baik dilakukan pihak provinsi dan pemerintah kabupaten karena dianggap sebagai kasus luar biasa ,” ujar pria yang juga Kepala Dinas Kesehatan Bangli ini .
 
Kata dr Nengah Nadi, pengadaan ABU tahun 2019 sebanyak 50 vial dan yang masih tersisa sebanyak 35 vial ” Kalau dirata – ratakan,   setiap sebulan terjadi satu kasus gigitan ular yang ditangani RSU Bangli,” jelas Nengah Nadi. 
wartawan
Agung Samudra
Category

Kadisparbud Bangli Tegaskan Pungutan Retribusi Kintamani yang Viral Adalah Resmi dan Sesuai SOP

balitribune.co.id | Bangli - Pungutan retribusi wisata Kintamani, Bangli kembali viral dan menuai pro-kontra. Pasalnya, pungutan retribusi dilakukan di badan jalan. Menyikapi realita tersebut, Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli I Wayan Dirgayusa angkat bicara. Mantan Camat Kintamani ini mengatakan bahwa petugas yang melakukan pungutan adalah petugas resmi Pemkab Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gubernur Koster Minta Pansus TRAP DPRD Bali Awasi Ketat Alih Fungsi Lahan Produktif

balitribune.co.id I Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster meminta DPRD Provinsi Bali, khususnya Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP), untuk terus mengawasi alih fungsi lahan produktif yang semakin masif di Pulau Dewata.

Permintaan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-28 DPRD Bali, Rabu (25/3/2026), sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Arus Balik Lebaran, Kendaraan Roda Dua Mulai Padati Pelabuhan Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini arus balik masih terus mengalir di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk. Tidak hanya pengguna jasa penyeberangan yang masuk Bali yang mengalami peningkatan, menjelang berakhirnya Libur dan Cuti Bersama Hari Raya Idulfitri, arus keluar Bali juga mengalami peningkatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Periksa 5 Saksi dan Sisir CCTV Jalur Pelarian Pelaku Pembunuhan Bule Belanda di Kerobokan

balitribune.co.id | Denpasar - Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba mengatakan, pihaknya terus bergerak untuk mendalami kasus pembunuhan bule Belanda, Rene Pouw yang tewas dikeroyok oleh dua orang tak dikenal di seputaran Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita lalu. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.