Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

LDII Bali Peduli Korban Gempa Lombok

Agus Purmadi, SH

BALI TRIBUNE - Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Bali menunjukkan tingkat kepedulian tinggi menyikapi bencana gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Berbagai keperluan logistik sudah disalurkan sejak gempa pertama terjadi, beberapa waktu lalu. Sekretaris LDII Provinsi Bali, Agus Purmadi, SH, saat dikonfirmasi, Rabu (22/8) menjelaskan, LDII Bali sudah mengirimkan bantuan dua kali. Yang pertama mengirimkan 1 pick up sembako, kedua mengirimkan bantuan terpal, selimut dan pakaian layak pakai dan ketiga di momen Idul Adha 2018, mengirimkan bantuan dalam bentuk uang. “Kita akan bersama-sama warga menggalang terus bantuan untuk saudara-saudara kita di Lombok demi mengurangi beban penderitaan mereka. LDII sebagai wadah bersatunya masyarakat Islam, tidak boleh berpangku tangan terhadap bencana yang menimpa saudara kita semua, termasuk non-Muslim,” ungkapnya. LDII, kata Agus menambahkan, juga terus berkoordinasi dengan pihak/instansi  lainnya terkait bantuan untuk masyarakat di daerah yang sulit dijangkau. “Itu sebabnya kami bekerja sama dan berkoordinasi terus dengan pihak/instansi terkait agar bantuan yang kami kirimkan bisa sampai dan tepat waktu,” lanjutnya. Terkait hari besar Idul Adha tahun 2018 ini, LDII Bali menyembelih hewan kurban sapi sebanyak 106 ekor dan kambing 306 ekor. Dibanding tahun 2017, terdapat kenaikan cukup banyak. Tahun lalu sapi sebanyak 99 ekor, kambing 265 ekor. Hewan kurban dibagikan kepada warga sekitar dalam bentuk kupon, rumah-rumah dan yayasan. Total ada 10.000 paket yang dibagikan. “Tahun ini ada sumbangan 2 ekor kambing dari warga non-Muslim. Inilah bentuk menyamabraya yang sesungguhnya. Tema kurban kita tahun ini ‘Dengan berkurban, kita ingin menggugah rasa kemanusiaan, kebersamaan dan menyamabraya’. Kami menjunjung tinggi kebhinnekaan dan persatuan,” jelas Agus Purmadi.     LDII Provinsi Bali memiliki kepengurusan di 7 kabupaten/kota kecuali Klungkung dan Bangli.

wartawan
Agung Samudra

Pecatu Darurat Air dan Marak Pencurian Meteran, Made Sumerta Desak Progres Nyata PDAM Badung

balitribune.co.id | Mangupura -  Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Made Sumerta, memberikan atensi serius terhadap rentetan kasus pencurian meteran air (water meter) milik Perumda Tirta Mangutama (PDAM) Badung yang kian masif di wilayah Kuta Selatan. Selain masalah kriminalitas, politisi PDI Perjuangan ini juga menyoroti krisis distribusi air yang tak kunjung teratasi di Desa Pecatu.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Hadiri Prosesi Ngodak Pelawatan di Pura Dalem Bebalang Carangsari

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri sekaligus menjadi upasaksi dalam rangkaian Karya Ngodak Pelawatan Ida Sesuhunan di Pura Dalem Bebalang, Desa Adat Carangsari, Kecamatan Petang, Rabu (25/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mahkamah Agung Ambil Sumpah Dewan Komisioner OJK Baru, Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan Nasional

balitribune.co.id | Jakarta - Tujuh Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengucapkan sumpah jabatan di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Pengambilan sumpah dilakukan langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Sunarto berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 30/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Anggota Dewan Komisioner OJK.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kadisparbud Bangli Tegaskan Pungutan Retribusi Kintamani yang Viral Adalah Resmi dan Sesuai SOP

balitribune.co.id | Bangli - Pungutan retribusi wisata Kintamani, Bangli kembali viral dan menuai pro-kontra. Pasalnya, pungutan retribusi dilakukan di badan jalan. Menyikapi realita tersebut, Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli I Wayan Dirgayusa angkat bicara. Mantan Camat Kintamani ini mengatakan bahwa petugas yang melakukan pungutan adalah petugas resmi Pemkab Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.