Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Lebih dari Seribu Orang Nyurat Lontar di SMAN 1 Kediri

aksara bali
Bali Tribune / NYURAT - Suasana nyurat aksara Bali yang berlangsung massal di SMAN 1 Kediri pada Kamis (12/2)

balitribune.co.id | Tabanan - Lebih dari seribu peserta mengikuti kegiatan nyurat lontar massal di SMAN 1 Kediri pada Kamis (12/2/2026) yang berbarengan dengan Bulan Bahasa Bali 2026.

Selain para siswa, kegiatan budaya yang bertujuan untuk melestarikan aksara Bali ini juga diikuti para guru hingga prajuru adat di sekitar sekolah berjuluk Bakta tersebut. Seluruh peserta mempraktikkan langsung teknik menulis aksara Bali di atas daun lontar dengan pendampingan teknis dari Penyuluh Bahasa Bali Kabupaten Tabanan.

Kepala SMAN 1 Kediri I Nyoman Purwanta, menjelaskan bahwa kegiatan itu terfokus pada pemberian pengalaman langsung kepada subjek pendidikan dalam mengekspresikan budaya. Di sisi lain, kegiatan itu juga untuk memastikan eksistensi sastra dan aksara Bali tetap terjaga secara nyata. 

“Di tengah modernisasi, kami ingin tetap melestarikan warisan leluhur. Ini bukan untuk viral, tetapi memberikan pengalaman nyata kepada siswa, guru, hingga unsur pemerintah di Kecamatan Kediri,” ujar Purwanta.

Dipilihnya nyurat sebagai metode pelestarian bukannya tanpa perhitungan. Menurutnya, dengan nyurat memadukan bahasa, aksara, dan sastra Bali dalam satu aktivitas. Dengan pertimbangan itulah, pihaknya memandang nyurat sebagai metode efektif sebagai upaya pelestarian bahasa, aksara, dan sastra Bali. “Dengan nyurat lontar, penggabungan bahasa, aksara, dan sastra menjadi lengkap,” jelas Purwanta.

Dalam aksi massal ini, seluruh peserta menulis teks berjudul Prasasti Eling Kediri yang bermakna sebagai pengingat untuk membangun jiwa yang suci dan menyebarkan kebaikan. Seluruh hasil karya tersebut rencananya akan dipamerkan di aula sekolah selama satu bulan penuh sebagai bentuk apresiasi kepada para penulisnya. 

“Kami pajang di aula sebagai pengingat dan kebanggaan bersama. Ini bagian dari kualitas diri dalam melestarikan budaya,” tandasnya.

Kegiatan ini juga mendapatkan dukungan penuh dari Komite SMAN 1 Kediri. Seperti yang diungkapkan I Putu Jonit Sucahyono, selaku Ketua Komite SMAN 1 Kediri. Ia berharap, kegiatan massal seperti ini bisa membangun kesadaran kolektif untuk melestarikan bahasa, aksara, dan satra Bali. 

"Kalau melibatkan banyak orang, gaungnya terasa. Budaya Bali akan tetap terjaga lewat kesadaran bersama, bukan hanya lewat lomba semata,” pungkas Jonit.

wartawan
JIN
Category

Bupati Apresiasi Pembanguman Dua Jembatan Garuda di Jembrana

balitribune.co.id I Negara - Akses untuk mobilitas warga di Kecamatan Mendoyo akhirnya kembali terhubung. Personil TNI AD bersama masyarakat bahu membahu bergotong royong untuk membangun jembatan garuda di wilayah Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana. Tepatnya, di dua lokasi, yakni Banjar Sekar Kejulo Kelod, Desa Yehembang Kauh dan Banjar Nusamara, Desa Yehembang Kangin.

Baca Selengkapnya icon click

Hadiri Ketog Semprong Festival, Wagub Giri Prasta Ajak “Nyama Selam” Candikuning Bersama Merawat Bali

balitribune.co.id I Tabanan - Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta, menegaskan bahwa upaya merawat dan menjaga Bali merupakan tanggung jawab bersama, termasuk nyama selam yang secara turun-temurun telah menetap di Desa Candikuning, Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Truk Galian C Hilang Kendali, Tabrak Pejalan Kaki hingga Meninggal Dunia

balitribune.co.id I Amlapura - Warga di Banjar Dinas Besang, Desa Ababi, Kecamatan Abang, Karangasem, digegerkan dengan kejadian kecelakaan yang melibatkan truk Galian C yang mengangkut material pasir dengan seorang pejalan kaki pada Sabtu (11/4/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.