Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Legislator Pusat dan Daerah ini Ajak Generasi Muda Cintai Pertanian

Bali Tribune / Panen Padi dan menyerahkan bantuan traktor, pompa air dan bibit tanaman produktif di Desa Buahan, Payangan.

balitribune.co.id | Gianyar - Anggota DPRD Fraksi PDIP Dapil Payangan-Tegallalang I Nyoman Kandel, Ketua DPRD Gianyar I Wayan Tagel Winarta, dan Komisi IV DPR RI Dapil Bali I Made Urip, mengajak generasi muda cintai pertanian. Sektor pertanian tidak hanya urusan perut, namun juga pelestarian budaya dan lingkungan. Selain itu, sektor pertanian handal saat pandemi Covid-19, di tengah sektor lain sangat terpuruk. Hal itu dikatakan saat menyerahkan bantuan traktor, hand sprayer, pompa air dan bibit tanaman produktif di Jaba Pura Penataran, Banjar Satung, Desa Buahan, Kecamatan Payangan, Minggu(5/10).

Kegiatan itu dihadiri pula Dirjen Kementerian Pertanian, Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Gianyar, I Wayan Rio, Perbekel Buahan Kaja dan Perbekel Sebatu. Hadir pula pekaseh dan ketua kelompok tani se-Payangan dan Pengurus PAC, Ranting dan Anak Ranting PDIP se-Kecamatan Payangan.

I Nyoman Kandel mengatakan, sebelum dan sesudah kemerdekaan Indonesia merupakan negara agraris. Kalau sebelumnya Indonesia sebagai negara agraris masih  mampu mencukupi pangan masyarakat. Namun belakangan jumlah petani menurun. Kini dari 260 juta rakyat Indonesia hanya kurang lebih 35 persen petani. Dampak penurunan itu produksi pertanian pun menurun. Indonesia tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan pangan sendiri. Sebagian melalui impor dari negara lain. Tapi saat Covid-19, semua sektor drop. Hanya pertaian yang tidak kena imbasnya. “Mari, Covid-19 ini kita jadikan momentum ingat sejarah. Ingat sejarah Indonesia sebagai negara agraris,” ajaknya.

Disebutkan, turunnya produksi pertanian sekarang ini menyebabkan impor terus membesar. Sebagai masyarakat di negara yang menyandang negara agraris malu. Untuk itu, pihaknya mengajak generasi muda untuk tidak malu sebagai petani. “Generasi muda harus mau sebagai petani,” cetusnya.

Menurutnya, sistem pertanian organik cukup menjanjikan ke depan. Karena, pertaniann organik mampu menghasilkan produk pertanian yang ramah lingkungan dana man bagi kesehatan. Di samping itu pertanian organik juga bisa melestarikan lingkungan, menjaga ekosistem tanah. Untuk ini, pihaknya siap menjembatani dengan pemerinatah, baik di eksekutif maupun di legislatif. Baik di daerah maupun di pusat. Pada kesempatan itu, Kandel berterima kasih kepada I Made Urip atas kesediaanya memfasilitasi dan menyerahkan bantuan langsung kepada petani.

Ketua DPRD Gianyar I Wayan Tagel Winarta mengatakan, apa yang disampaikan I Nyoman Kandel memang benar. Pihaknya  bersama Bupati Giannyar I Made Mahayastra siap memfasilitasi aspirasi petani. Tetapi, tetap harus mengikuti mekanisme yang ada. Tagel Winarta mengapresiasi kinerja I Nyoman Kandel, baik sebagai anggota dewan maupun selaku kader PDIP yang cukup respon terhadap aspirasi masyarakat.Tagel Winarta juga berterima kasih kepada I Made Urip, atas bantuan yang diberikan kepada petani Gianyar. “Bantuan-bantuan seperti ini telah sering diberikan kepada masyarakat Gianyar. Dan ini adalah  bantuan yang riil menjadi kebutuhan petani,” sebutnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI I Made Urip mengatakan, World Health Organization (WHO) mengingatkan masa pandemi Covid-19 ini semua negara harus menjaga ketahanan pangan. Dampak dari pandemik ini memungkinkan negara-negara importir tidak lagi mengekspor produk pertaniannya. Untuk mengantisipasi itu, Ketua Umum PDIP Perjuangan Magawati Soekarno Putri mengintruksikan jajarannya baik di eksekutif maupun di legislatif melaksanakan gerakan menanam. Sesungguhnya tiap provinsi, kabupaten /kota wajib menyiapkan kawasaan hutan  hijau minimal 30 persen. Karena dari hutan hujau aka nada air. Ada air ada kehidupan. “Karena itu mari kita rajin-rajin menanam,” ajaknya.

Selain mengajak bertani, Made Urip juga menghimbau petani jangan mudah menjual lahan. Untuk ini, para prajuru harus ketat melaksanakan awig-awig, sehingga masyarakat tidak mudah menjual tanah. Agar tidak tergiur menjual tanah, masyarakat harus mengelola lahan dengan baik. Tren sekarang ini memfungsikan sebagai lahan pertanian organik, sehingga produksi pertanian dihargai lebih dan meningkatkan pendapatan petani. “Di kampung kami sudah ada masyarakat yang mampu mengelola desanya sebagai sentra tanaman hias. Ini cukup berdampak peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya. Saya siap memfasilitasi segala kebutuhan petani, asal masyarakat mau mengikuti prosedur yang ada,” pungkasnya. 

wartawan
I Nyoman Astana
Category

Selamat Memperingati Hari Pahlawan

Segenap Pimpinan dan Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Badung mengucapkan Selamat Memperingati Hari Pahlawan 10 November 2025.

“Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan.”

Mari kita kobarkan semangat kepahlawanan dalam diri, meneladani perjuangan para pahlawan bangsa
untuk membangun Badung yang maju, berdaya saing, dan berkarakter.

Baca Selengkapnya icon click

Soal Penyesuaian Target Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2026, Ketua DPRD Badung: Sangat Realisitis dan Keputusan yang Tepat

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua DPRD Kabupaten Badung I Gusti Anom Gumanti mengapresiasi langkah pemerintah yang telah merespons seluruh masukan secara jelas dan komprehensif terhadap pemandangan umum (PU) fraksi-fraksi DPRD Badung atas sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Komisi IV DPRD Badung Kawal Bansos Hari Raya Rp2 Juta per KK

balitribune.co.id | Mangupura - Komisi IV DPRD Badung mengaku akan terus mengawal seluruh bantuan kepada masyarakat Kabupaten Badung. Sejumlah bantuan yang sedang 'hot' akan disalurkan oleh Pemkab Badung adalah bantuan sosial (Bansos) tunai untuk hari raya sebesar Rp2 juta per KK. Bansos kali kedua yang disalurkan lewat Dinas Sosial ini kurang lebih menyasar 150 ribu KK penerima dengan anggaran sekitar Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Masalah Kemacetan Masih Jadi Sorotan Komisi II DPRD Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Komisi II DPRD Badung menyoroti besarnya anggaran yang dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung. Instansi ini mengelola anggaran lebih dari Rp3 triliun. Anggaran yang besar ini diharapkan bisa dikelola secara maksimal, terutama untuk menyelesaikan masalah kemacetan dan estetika utilitas.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Ojol Turun ke Jalan, URC Bergerak Tegaskan Empat Tuntutan dan Tolak Komisi 10 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Ribuan pengemudi ojek online (Ojol) yang tergabung dalam komunitas URC Bergerak menggelar aksi damai di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta. 

Dalam orasinya, perwakilan URC menegaskan pentingnya pelibatan langsung mitra pengemudi dalam pembahasan Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur ekosistem transportasi online. Mereka menolak apabila aturan disusun secara sepihak tanpa ruang dialog yang adil.

Baca Selengkapnya icon click

Bank BPD Bali Dukung Optimalisasi Pengelolaan Keuangan Daerah

balitribune.co.id | Denpasar - Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali memperkuat langkah optimalisasi pengelolaan keuangan daerah salah satunya melalui kolaborasi strategis dengan pemerintah pusat dan daerah, antara lain melalui ikut aktif dalam pengelolaan keuangan daerah serta optimalisasi elektronifikasi dalam penguatan sumber dana dan belanja daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.