Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mari Sambut Pendataan Keluarga Tahun 2021 Untuk Keluarga yang Lebih Baik

Bali Tribune / I Kadek Dwi Prisaadi, S.Sos. - Team Teaching Pendataan Keluarga tahun 2021 di Kota Denpasar
balitribune.co.id | Pendataan Keluarga tahun 2021 akan hadir mulai tanggal 1 April 2021 sampai dengan 31 Mei 2021 di seluruh keluarga Indonesia. Pendataan Keluarga berbeda dengan Sensus Penduduk yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik, perbedaan yang paling jelas adalah dari sasarannya yaitu kalau sensus penduduk sasarannya adalah jelas penduduk itu sendiri (jiwa) sedangkan pendataan keluarga menyasar keluarga. Kenapa pendataan keluarga menyasar keluarga ini disebabkan karena agenda pembangunan kerap menjadikan keluarga sebagai sasaran utama, sayangnya, tidak ada data keluarga dari sumber manapun dengan cakupan seluruh keluarga. Melalui pendataan keluarga diharapkan hadir “satu data keluarga Indonesia.”
 
Pendataan Keluarga dilaksanakan setiap 5 tahun sekali oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional dengan ujung tombak Penyuluh Keluarga Berencana dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana melalui kader-kader pendata terlatih di masing-masing banjar yang ada di seluruh Indonesia sudah dilakukan mulai tahun 1994 dan terus dilakukan setiap lima tahun. Metodenya pun terus diperbaharui sesuai dengan perkembangan jaman. Pendataan Keluarga tahun 2021 menggunakan dua metode yaitu metode Paper Based (formulir pendataan) dan smartphone (pendataan on line), dimana ini akan membuat data yang diperoleh dari keluarga langsung tersimpan di database PK pusat dan menekan human error dalam Pendataan Keluarga dimana harapannya adalah hasil dari Pendataan Keluarga tahun 2021 ini lebih valid.
 
Salah satu yang istimewa dari Pendataan Keluarga tahun 2021 adalah didatanya ibu hamil dan bayi/balita untuk mendapatkan data sebagai deteksi dini stunting. Stunting merupakan gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis yang terjadi selama periode paling awal pertumbuhan dan perkembangan anak. Pada tahun 2019 survei membuktikan sekitar 30 persen balita Indonesia mengalami stunting. Oleh karena itu BKKBN ingin mengetahui dimana persebaran stunting yang ada di Indonesia melalui pelaksanaan. Pendataan Keluarga tahun 2021 sehingga BKKBN sebagai leading sektor penanganan stunting bisa memberikan program tepat sasaran bagi balita stunting.
 
BKKBN telah melakukan persiapan-persiapan matang dalam pelaksanaan Pendataan Keluarga tahun 2021 di Provinsi Bali. Mulai dari pembagian sarana pendataan seperti blanko pendataan bagi yang menggunakan paper based. Protokol Kesehatan juga menjadi perhatian penting dalam pelaksanaan Pendataan Keluarga tahun 2021, oleh karena itu BKKBN Provinsi Bali menyediakan sarana seperti hand sanitizer dan masker. Tentu saja protokol kesehatan harus dikedepankan dalam pelaksanaan PK 2021 agar tidak menjadi kluster baru covid 19.
Selain persiapan sarana pendataan, BKKBN juga sudah mendata Manajer Pengelola, Manajer Data, Supervisor, Kader Pendata yang akan melaksanakan PK 2021. Hal ini menunjukkan kesiapan BKKBN dalam menyambut PK2021, pengorganisasian yang jelas dan tepat akan membuat alur kerja yang jelas dari tingkat provinsi sampai dengan tingkat banjar yang ada di desa-desa.
 
Selain itu pelatihan bagi team teaching sampai dengan kader pendata juga sudah mulai dilakukan untuk menciptakan profesionalitas pendata dalam mencari data kepada keluarga. Profesionalitas juga diperlukan untuk mendapatkan data yang valid dari keluarga.
 
Apa yang membuat data pendataan keluarga ini menjadi unggul? Yang pertama adalah data yang dihasilkan merupakan data mikro yang terperinci karena berbasis keluarga. Yang kedua adalah data primer mutakhir, karena setiap saat/periodik dapat di “update”. Yang ketiga adalah segmentasi sasaran fokus karena dapat dibuat “Peta Keluarga” sehingga sasaran lebih cermat. Mendapatkan Data Masyarakat, karena pendataan keluarga dikumpulkan dari, oleh dan untuk masyarakat. Selanjutnya adalah kita akan mendapatkan kondisi riil, karena data dikumpulkan dan dimutahirkan oleh masyarakat yang tahu persis keadaan/kondisi wilayahnya.
 
Bagaimana Pendataan Keluarga 2021 ini bisa berhasil? Menurut saya ada empat hal yang bisa membuat sebuah program bisa berhasil yaitu :
1. Persiapan yang bagus : diatas sudah saya ceritakan bagaimana persiapan BKKBN dalam menyambut PK 2021 ini dengan bertahap dan matang.
2. Sumber dana : Tentu saja BKKBN sudah menyiapkan sumber dana secara berjenjang untuk pelaksanaan PK 2021
3. SDM yang siap : diatas sudah dijelaskan mengenai pelatihan-pelatihan dari tingkat provinsi sampai dengan tingkat kader pendata dilengkapi dengan group-group whatsapp untuk kelancaran komunikasi selama pandemi
4. Dukungan dari masyarakat
 
Nah untuk dukungan masyarakat, kami melalui tulisan ini mengajak semua keluarga untuk ikut mensukseskan Pendataan Keluarga tahun 2021 dengan menyambut kader pendata di rumahnya masing-masing dan memberikan data yang jujur kepada kader pendata, sehingga data yang didapat menjadi valid.
wartawan
Redaksi
Category

Desa Adat Sesetan Gelar Mapandes Massal

balitribune.co.id | Denpasar - Desa Adat Sesetan kembali menggelar Karya Atma Wedana dan Mapandes Kinambulan secara massal di Pemelisan Desa Adat Sesetan, Rabu (9/9/2026). Ratusan krama, baik dari dalam maupun luar wilayah Sesetan, tampak memadati areal bale peyadnyan untuk mengikuti rangkaian prosesi Manusa Yadnya dan Pitra Yadnya ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Satgas Pangan Pusat Sidak Harga Beras di Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Satgas Pangan Pusat bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Satgas Pangan Daerah menggelar inspeksi mendadak (sidak) di wilayah Denpasar, Kamis (10/9/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan harga beras tetap terkendali sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), mutu terjaga, dan penyalurannya berjalan lancar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pembangunan Videotron di Penelokan Dihentikan Sementara

balitribune.co.id | Bangli - Menyikapi viralnya pembangunan videotron di pertigaan Penelokan Kintamani di media sosial disikapi oleh pemerintah daerah kabupaten Bangli. Tim yang beranggotakan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Satpol PP serta Dinas Lingkungan turun ke lokasi pembangunan pada Kamis (10/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Polres Bangli Serahkan Penanganan Bayi Terlantar ke Dinsos

balitribune.co.id | Bangli - Setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Bangli sejak tanggal 7 September 2026 kini  kondisi bayi terlantar yang ditemukan di Desa Songan, Kintamani  membaik dan telah dinyatakan sehat. Pihak Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bangli akan segera mengirim bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut ke Dinas Sosial Provinsi Bali guna proses selanjutnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.